GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhatan Warganet Diminta Donasi Rp100 Ribu di Sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta, KAI Daop 6: Oknum Sudah Ditegur

Seorang warganet mengeluhkan adanya praktik permintaan donasi dengan nominal cukup besar di area sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta. 
Jumat, 27 Maret 2026 - 18:59 WIB
Ilustrasi Ornamen Ramadan menghiasi Stasiun Tugu Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Seorang warganet mengeluhkan adanya praktik permintaan donasi dengan nominal cukup besar di area sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta. 

Dalam unggahannya pada Kamis (26/3/2026) kemarin, ia mengaku diminta sumbangan hingga Rp100 ribu oleh seseorang untuk kegiatan sosial. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warganet tersebut menceritakan kejadian tak menyenangkan itu terjadi pada Selasa (24/3/2026) lalu sewaktu dirinya berlibur di Yogyakarta. 

Ia tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Selasa sore. Setibanya di stasiun, ia menunggu taksi di area smoking

Setelah berada di pintu kedatangan, ia mengaku didatangi oleh seorang perempuan yang menawarkan kesempatan donasi untuk orang cacat, terkena musibah bencana maupun mereka yang membutuhkan. Karena terketuk hatinya, ia akhirnya menerima permintaan donasi tersebut. 

"Disitu, gue disodorin Qris dari handphonenya sendiri dan gue diminta donasi sebesar Rp100.000. Gue tetap melakukan transaksi dan setelah itu gue dikasih kopi. Terus disitu, gue langsung mikir ini mah penipuan berkedok donasi," ucap warganet dalam akun TikToknya @olania_

Karena merasa ditipu, lanjutnya, ia langsung pergi dari area smoking. Bersamaan dengan itu, taksi yang ia tunggu-tunggu sudah mau datang. 

Ternyata, oknum serupa banyak ditemui di area penjemputan taksi. Disitu, ia kembali ditawari dengan modus serupa namun permintaan tersebut langsung ditolak. 

Atas peristiwa ini, ia sangat menyayangkan terkait keberadaan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di Stasiun Tugu Yogyakarta yang terkenal istimewa. 

Hingga pukul 18.33 WIB, unggahan tersebut mendapat 2,3 ribu like dan 350 komentar. Serta, 74 repost dan 584 kali dibagikan. 

Sontak, postingan tersebut memicu beragam komentar warganet. Banyak warganet yang kecewa atas peristiwa tersebut. 

"Waduh, jangan sampai merambah kemana-mana nih. Harapan ke Yogya mau liburan kalau buntutnya kena tipu ya wassalam. Rencana besok Minggu mau ke Malioboro," tulis warganet @buasep80.

"Itu sebenarnya udah lama dengan berbagai bentuk, ada yang voucher, ada yang alasan charity dan macam-macam. Kalau bisa itu tolak aja, karena kita gak tau saluran dimana. Yang jelas, bagi yang bisa customer udah otomatis dapat sekian persen dulu entah 20 persen atau 30 persen," tulis warganet @arja.rama.

Berdasarkan penelusuran lapangan dan koordinasi oleh petugas KAI Daop 6 Yogyakarta, kejadian tersebut terjadi di luar area Stasiun Tugu Yogyakarta. 

Secara prosedur, segala bentuk kegiatan dan aktivitas apapun jika masih di dalam area stasiun harus mendapatkan izin dari KAI.

Selain itu, pihak yang akan menggelar kegiatan di stasiun tidak mengganggu pelayanan penumpang, serta harus mengutamakan kenyamanan para pengguna jasa KA. 

Meskipun kejadian dalam konten tersebut terjadi di luar area stasiun, KAI Daop 6 Yogyakarta telah menegur oknum tersebut. Serta, meminta pihak yang berwenang untuk menindak aktivitas para oknum yang sudah meresahkan kenyamanan para pengguna jasa Kereta Api (KA) seperti yang diutarakan dalam konten tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tim pengamanan KAI sudah menegur oknum yang mengaku menggalang dana tersebut. Karena kegiatannya berada di luar stasiun, KAI Daop 6 juga berharap sinergi pihak yang berwenang untuk dapat menindak aktivitas yang dilakukan para oknum yang sudah meresahkan kenyamanan penumpang kereta," tegas Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Jumat (27/3/2026). (scp/buz) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat mengungkapkan temuan dugaan aparatur desa (gampong) belum menyetorkan dana pajak yang telah dipungut pada tahun anggaran 2025 dan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

Di tengah krisis sampah yang kian menggunung di berbagai daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menggeber teknologi pengolahan sampah dari level rumah tangga hingga kota besar.
3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

Kepulangan Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Mereka menyebut Megatron bisa ubah peta V-League.
Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT