News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Beberkan Motif Istri Gorok Leher Suami di Losmen Parangtritis Bantul, Diduga Perselingkuhan

Polres Bantul akhirnya mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. 
Senin, 11 Mei 2026 - 20:56 WIB
Perempuan inisial AF (26) yang tega menggorok leher suaminya di losmen wilayah Mancingan, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, DI. Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Polres Bantul akhirnya mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta

Seorang istri inisial AF (26) diduga nyaris menghabisi nyawa suaminya S (35) dengan cara menggorok leher korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tragis tersebut terjadi di sebuah losmen pada Sabtu (9/5/2026) sore, ketika korban sedang tertidur bersama anaknya. 

Terungkap, sebelum mereka berangkat berwisata ke kawasan wisata Parangtritis, hubungan rumah tangga pasangan suami istri (pasutri) asal Karanganyar, Jawa Tengah tersebut memang sudah tidak harmonis. 

"Korban disebut telah mengetahui adanya komunikasi antara pelaku dengan pria lain," kata Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul saat dihubungi, Senin (11/5/2026). 

Ia melanjutkan, perselisihan dipicu setelah korban menemukan percakapan mencurigakan di telepon seluler milik pelaku. 

"Sebelumnya, (mereka) sempat cek-cok di rumah Karanganyar, setelah korban mengetahui di handphone pelaku ada komunikasi yang diduga dengan pria lain," ucap Rita. 

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka serius dibagian leher hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati, Bantul. 

"Luka (korban) dijahit 17," ungkapnya. 

Meski nyawanya terselamatkan, namun korban kini harus melakukan rawat jalan di rumah sakit tersebut. 

Rita menuturkan bahwa proses hukum terhadap kasus ini masih terus berlanjut. 

Diberitakan sebelumnya, kronologi kejadian ini bermula ketika pasutri asal Karanganyar berwisata bersama sang anak di Pantai Parangtritis.

Seusai jalan-jalan di kawasan pantai, sang suami beristirahat di Losmen Dworowati bersama istri dan anaknya.

Saat itu, korban tidur bersama anaknya di dalam kamar penginapan. Namun, tiba-tiba situasi berubah menjadi mencengkam.

Menurut keterangan polisi, pelaku sempat memeluk dan meminta maaf kepada suaminya sebelum aksi nekat tersebut.

"Setelah itu, pelaku mengiris leher suaminya menggunakan pisau yang dibawanya sebanyak satu kali sampai leher suaminya mengeluarkan darah," kata Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, Minggu (10/5/2026).

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka serius dibagian leher sehingga yang bersangkutan berteriak minta tolong.

Alhasil, teriakan korban terdengar oleh warga sekitar yang kemudian mereka berdatangan untuk menyelamatkan korban. 

Sedangkan, pelaku seusai menggorok leher suaminya lantas pergi bersama anaknya. Adapun, pisau yang digunakan pelaku ditinggal di kamar losmen.

Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kretek untuk proses hukum lebih lanjut. Berbekal laporan yang diterima, polisi melakukan penyelidikan dengan mencari sejumlah saksi di sekitar lokasi. Di hari itu juga, petugas kepolisian berhasil mengamankan pelaku.

"Sekitar pukul 21.00 WIB, Tim Unit Reskrim Polsek Kretek berhasil mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Selanjutnya, AF ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan," tutur Rita.

Kini, tersangka AF mendekam di Polsek Kretek. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti di antaranya sebuah pisau bergagang kayu ukuran kurang lebih 20 cm dan sebuah kaus merk NTV8 warna hitam bertuliskan “OH, GOOD MORE BULLSHIT” bergambar tengkorak.

Atas perbuatannya, tersangka AF disangkakan melanggar Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang (UU) RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT). (scp/buz) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT