GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta Meluas ke Prodi Lain, Total 8 Dosen Jadi Terduga Pelaku

Dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta terus berkembang. 
Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB
Ilustrasi Kekerasan Seksual
Sumber :
  • ANTARA

Sleman, tvOnenews.com - Dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta terus berkembang. 

Setelah sebelumnya mencuat dari satu program studi (prodi), kini laporan dugaan pelecehan disebut meluas ke sejumlah prodi lain. Total ada delapan dosen dari berbagai prodi dilaporkan sebagai terduga pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal mula kasus ini mencuat di platform X beberapa hari lalu. Akun @onlonenyside membagikan utas dugaan kekerasan seksual yang menyeret seorang dosen prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian.

Modusnya, yang bersangkutan mengajak makan, meminta bantuan mengoreksi pekerjaan hingga ditemani ke lokasi pengabdian. 

Meluasnya informasi dugaan kasus tersebut setelah sejumlah korban mulai berani menyampaikan pengalaman mereka dalam balasan utas tersebut. 

"Kami mencatat kurang lebih yang sudah masuk laporan satgas saat ini ada 8 (dosen dari berbagai prodi) yang buktinya sudah terkumpul," ungkap Muhammad Risyad Hanafi, perwakilan mahasiswa dihubungi, Kamis (21/5/2026).

Ketua BEM UPN Veteran Yogyakarta tersebut menyebutkan, delapan dosen berasal dari Fakultas Pertanian ternyata ada tiga orang, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) satu orang, Fisip dua orang, FEB satu orang. Sementara, satu orang dosen lainnya masih dalam konfirmasi. 

Atas peristiwa ini, para mahasiswa menuntut pertanggungjawaban universitas agar segera menonaktifkan dosen-dosen tersebut dari jabatannya. Sebelumnya, pihak kampus telah menonaktifkan sementara seorang dosen Agroteknologi seusai terlibat dalam dugaan kasus ini. 

Risyad mendesak pimpinan universitas untuk menyelesaikan persoalan ini dalam tempo 3 hari. 

"Yang sudah dinonaktifkan sementara ada satu, kami menunggu tujuh lainnya dinonaktifkan dan diproses dalam tempo 3 hari," tegasnya.

Pasalnya, dugaan kekerasan seksual ini terjadi sejak angkatan 2013-2025. Jangan sampai jumlah korban semakin bertambah. Rata-rata korbannya adalah mahasiswi tingkat akhir. Biasanya, satu orang dosen membimbing enam sampai tujuh orang. 

"Modusnya ini relasi kuasa antara dosen dan mahasiswinya. Karena kebanyakan selama ini mahasiswi takut berkomentar karena bimbingan beliau, takut nilainya diancam, skripsinya tidak jalan, penelitiannya tidak jalan," kata Risyad. 

Rupanya, pelecehan baik fisik maupun non verbal juga terjadi ketika oknum dosen tersebut mengajar di kelas maupun forum. 

"Bentuknya ada bentuk fisik dan non verbal juga ada. Ada video-video yang kami himpun gimana beliau bertutur kata di dalam kelas ataupun di forum-forum terbuka dengan jokes-jokes seksisnya," ucap Risyad. 

Selain penonaktifan, pihaknya juga menuntut komitmen dan transparansi dari penanganan kasus ini. Serta, perlindungan dan hak restitusi dari korban yang paling utama. 

Pasca kasus ini mencuat Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan seksual sesuai mekanisme penanganan yang berlaku. 

"Sejak Selasa (19/5/2026) lalu, Satgas PPKPT telah memeriksa dan menggali keterangan dari terduga pelaku dan korban," kata Iva Rachmawati, Ketua Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta. 

Ia melanjutkan bahwa proses pemeriksaan dilakukan dengan mengutamakan prinsip keadilan, kerahasiaan serta keberpihakan bagi korban. 

Tim Satgas PPKPT segera menuntaskan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai landasan rekomendasi kepada rektor.

Satgas PPKPT berkomitmen penuh untuk menyelesaikan penanganan kasus ini secara objektif, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku. 

"UPN Veteran Yogyakarta tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus," tegas Iva. (scp/buz) 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Diminta Belajar dari Arsenal, RedBird Harus Berani Investasi demi Datangkan Striker Berkualitas ke San Siro

AC Milan Diminta Belajar dari Arsenal, RedBird Harus Berani Investasi demi Datangkan Striker Berkualitas ke San Siro

AC Milan mendapat sorotan terkait arah pembangunan skuad mereka untuk musim depan. Rossoneri dinilai perlu belajar dari keberhasilan Arsenal dalam hal transfer.
Mohamed Salah Dikaitkan dengan AC Milan, 2 Raksasa Liga Italia Kabarnya Jadi Destinasi Sang Mesin Gol Liverpool Musim Panas Nanti

Mohamed Salah Dikaitkan dengan AC Milan, 2 Raksasa Liga Italia Kabarnya Jadi Destinasi Sang Mesin Gol Liverpool Musim Panas Nanti

AC Milan kembali jadi sorotan menjelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026. Rossoneri dikabarkan tertarik mendatangkan bintang Liverpool, Mohamed Salah.
Polda Jawa Tengah Ungkap Penghimpunan Triliunan Dana Ilegal Berkedok Koperasi

Polda Jawa Tengah Ungkap Penghimpunan Triliunan Dana Ilegal Berkedok Koperasi

Polda Jawa Tengah mengungkap tindak pidana penghimpunan dana secara ilegal berkedok Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dengan perputaran dana mencapai Rp4,6 triliun.
Gebrakan San Siro! AC Milan Bidik Murid Ideologis Diego Simeone untuk Perkuat Lini Belakang Musim Depan

Gebrakan San Siro! AC Milan Bidik Murid Ideologis Diego Simeone untuk Perkuat Lini Belakang Musim Depan

AC Milan bergerak agresif menjelang bursa transfer musim panas demi memperkuat skuad untuk musim depan. Rossoneri dikabarkan memburu bek senior Atletico Madrid.
Kabupaten Sleman Defisit 5 Ribu Ekor Sapi untuk Penuhi Kebutuhan Iduladha

Kabupaten Sleman Defisit 5 Ribu Ekor Sapi untuk Penuhi Kebutuhan Iduladha

Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta masih mengalami kekurangan sekitar 5 ribu ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada Iduladha 2026.
Jalur Sempit Rawan Maut, 172 Perlintasan Kereta di Indonesia Bakal Ditutup Permanen

Jalur Sempit Rawan Maut, 172 Perlintasan Kereta di Indonesia Bakal Ditutup Permanen

Menhub usulkan 172 perlintasan sebidang ditutup permanen karena lebar jalan kurang dari 2 meter dan dinilai berisiko tinggi.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT