News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Dirugikan, Pelaku Wisata Parangtritis Laporkan Pengungah Video Parkir Rp 100 Ribu

Merasa dirugikan karena video tarif masuk Gumuk Pasir Rp 100 ribu yang viral di Tiktok beberapa waktu lalu, pelaku wisata Parangtritis laporkan pengunggah video
Minggu, 5 Juni 2022 - 12:17 WIB
Merasa Dirugikan, Pelaku Wisata Parangtritis Laporkan Pengungah Video Parkir Rp 100 Ribu
Sumber :
  • Andri Prasetyo

Yogyakarta - Merasa dirugikan karena video tarif masuk Gumuk Pasir Rp 100 ribu yang viral di Tiktok beberapa waktu lalu, pelaku wisata Parangtritis laporkan pengunggah video.

Akun media sosial Tiktok @dwi_riyantoo mengunggah tentang tarif parkir di Gumuk Pasir Parangtritis, Bantul, Yogyakarta yang tak masuk akal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video berdurasi 49 detik itu memperlihatkan percakapannya dengan pelaku wisata.

Pengunggah video mengaku dimintai tarif Rp 100 ribu untuk masuk ke Gumuk Pasir, padahal ia sudah sering ke lokasi dan tak dimintai tarif dengan nominal itu.

"Sering banget ke Gumuk Pasir antar teman atau cm jalan2 aja dan baru kali ini dimintai 100rb, alasan nya lahan pribadi. Padahal biasanya cm bayar parkir aja," demikian narasi yang tertulis dalam akun tersebut dikutip, Minggu (5/6/2022).

Wanita yang membawa karcis tersebut diketahui bernama Nursiyati (64), warga Grogol IX, Parangtritis, Kretek, Bantul. 

Ia merupakan pemilik sebagian lahan yang dikelola sebagai Gumuk Pasir.

Nursiyati menceritakan peristiwa itu terjadi Senin, 30 Mei 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. 

Saat itu ada satu mobil datang yang berisi dua laki-laki dan dua perempuan yang sudah dandan serta membawa bunga.

"Aku bertanya 'maaf mas ada acara apa?' Dia menjawab foto-foto Bu. Saya kira udah bawa bunga itu biasanya Prewed," katanya kepada wartawan di Kantor DPD Federasi Advokad Republik Indonesia (Ferari) DIY.

Nursiyati menjelaskan, karena mengira orang tersebut akan melakukan sesi foto prewedding, maka dirinya menyerahkan kuitansi bertuliskan Rp 100 ribu. 

Menurutnya, harga itu merupakan paket wisata khusus untuk foto prewedding atau komersil lainnya.

"Mohon maaf pak ini kalau foto-foto yang bersifat khusus atau komersil ini kwitansinya, terus kalau prewedding itu ada fasilitasnya, kamar mandi, kamar dandan plus mushola dan parkir nggak dimintai lagi. Terus sama itu catok-catok rambut kalau untuk make up," terangnya.

Menurut Nursiyati, dirinya juga sudah menjelaskan jika Rp 100 ribu itu merupakan harga paket wisata khusus untuk foto prewedding dan sejenisnya.

 Namun orang tersebut justru menuding-nudingkan tangan ke arahnya.

Nursiyati mengaku paket wisata khusus Rp 100 ribu tersebut hanya diberlakukan di lokasi miliknya sejak setelah lebaran 2022. 

Sebab sebagian tanah tersebut merupakan milik pribadi dan sebagian lainnya milik orang lain yang telah mendapat izin untuk ia kelola bersama keluarganya.

"Tanah hak milik, sebagian tanah saya sebagian tanah orang dan sudah ada izinnya. Bukan Sultan Ground, karena itu sudah ada patoknya," ujarnya.

Nursiyati menambahkan, paket Rp 100 ribu itu berlaku selama seharian dan tidak terbatas jam. 

Sebelumnya, bahkan ada beberapa orang yang juga membayar paket khusus tersebut dan tidak mempersoalkan harga.

"(Mereka) menerima, malah seneng kadang-kadang ada orang saking senengnya gitu, ini buat ibu, (saya tanya) uang apa ini? (dia jawab) pokoknya buat ibu ya. Saya terima kasih. Banyak dari Jakarta, dari Aceh, dari Surabaya bayar Rp100 ribu. Masalah jam itu fleksibel, kadang-kadang satu hari full," bebernya.

Nursiyati sendiri menyebut jika ia tidak mengetahui kalau ternyata direkam oleh orang tersebut. 

Setelah videonya viral, ia mengaku terkejut dan tidak mau makan hingga beberapa hari.

"Saya tidak tahu (kalau direkam), trus saya syok sampai dua hari gak makan, syok saya," ucapnya.

Pasca kejadian itu, ia akhirnya mengadukan kasus tersebut ke Polda DIY pada Sabtu, 4 Juni 2022. 

Ia merasa dirugikan, utamanya pariwisata di Parangtritis. 

"Supaya dia dijerat melalui proses hukum yang ada, bukan saya juga yang merasa dirugikan, pertama saya, kedua pariwisata daerah Parangtritis semakin turun adanya gini, 1-2 ada pengunjung tapi nggak sebesar sebelumnya," tandasnya.

Kuasa Hukum Nursiyati, Rohmidhi Srikusuma menerangkan aduan ke polisi dilakukan karena tak hanya merugikan kliennya, tapi juga dunia pariwisata Parangtritis dan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bantul.

"Masalah ini jangan dianggap sepele, atau membenarkan video yang tidak benar muatannya. Makanya saya segera melakukan langkah hukum terkait dengan pengaduan," ungkap Rohmidhi.

Adapun pasal yang dijadikan bahan aduan adalah Pasal 27 ayat 3 terkait dengan pencemaran nama baik.

"Sementara yang kita masukkan adalah pasal 27 ayat 3 terkait dengan pencemaran nama baik, nanti pengembangannya saya minta agar Polda DIY mengusut tuntas permasalahan terkait unggahan video di medsos supaya ini tidak terulang lagi. Sehingga nanti baik yang membuat, mengunggah, ataupun yang menyebarkan harus diusut sebagai pembelajaran," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan masih akan mengecek terkait adanya aduan tersebut.

"Saya cek dulu," ujarnya singkat. (Apo) (ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT