Tak Hanya Menjadi Transportasi Menuju Bandara, Layanan Kereta Api Bandara YIA Berbasis PSO Permudah Mobilitas Masyarakat Wates
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Tak hanya menjadi transportasi bagi penumpang pesawat yang berangkat maupun tiba di Yogyakarta International AIrport (YIA), keberadaan Kereta Api (KA) Bandara juga membantu akses masyarakat Wates, Kulon Progo ke Kota Yogyakarta melalui dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.
Tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Bandara tercermin dari jumlah pengguna yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 261.551 penumpang menggunakan layanan KA Bandara melalui Stasiun Wates. Sementara itu, hingga periode Januari–Juni 2026, jumlah pengguna telah mencapai lebih dari 140 ribu penumpang, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
Executive Vice President KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho mengatakan bahwa kehadiran layanan KA Bandara tidak hanya mempermudah akses menuju bandara, tetapi juga menjadi penghubung penting bagi masyarakat yang beraktivitas antara Wates dan Kota Yogyakarta.
"KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan pemerintah melalui skema PSO memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau sehingga mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar," ujar Porwanto.
Keberadaan layanan KA Bandara berbasis PSO juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi lokal. Kemudahan akses transportasi mendorong meningkatnya pergerakan masyarakat, memperluas peluang usaha, mendukung sektor pariwisata, serta mempermudah masyarakat dalam menjangkau pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun layanan publik.
KAI Bandara akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penyediaan transportasi yang tepat waktu, aman, nyaman, serta terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Dengan demikian, layanan KA Bandara diharapkan semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas yang berkelanjutan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.
KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik. (Scp/Ard)
Load more