News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Kirim Chat Tak Senonoh ke Mahasiswi, Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Sementara usai Viral di Medsos

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengambil langkah tegas menyusul beredarnya dugaan percakapan atau chat tak senonoh yang diduga dikirim oleh seorang dosen Program Studi (Prodi) Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) kepada mahasiswinya.
Senin, 13 Juli 2026 - 07:25 WIB
Tangkapan layar Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengambil langkah tegas menyusul beredarnya dugaan percakapan atau chat tak senonoh yang diduga dikirim oleh seorang dosen Program Studi (Prodi) Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) kepada mahasiswinya.

Percakapan tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal ini mencuat setelah diunggah melalui akun Threads @silentscrm pada 29 Juni 2026.

Dalam postingan tersebut, dosen farmasi yang diketahui inisial F mengirimkan chat tak senonoh kepada mahasiswinya mulai dari keinginannya untuk dipijat, merasa kegerahan, serta dilengkapi dengan emoticon cium. 

Sontak, postingan tersebut mendapat sebanyak 2,2K like, 492 komentar dan telah direpost sebanyak 392 kali dan 1,5K kali dibagikan. 

Pasca kasus tersebut mencuat, UMY telah bergerak secara pro aktif untuk melakukan investigasi secara menyeluruh dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKT) Universitas. 

Proses ini dilakukan guna memperoleh informasi yang lengkap, akurat, objektif dan berbasis fakta mengenai dugaan kejadian pelecehan seksual tersebut. 

Pada Sabtu (11/7/2026) kemarin, Prodi Farmasi dan FKIK telah melakukan investigasi bersama dengan Satgas PPKT Universitas untuk melakukan penelusuran, pemeriksaan dan identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Tim juga akan menelaah kemungkinan adanya kasus lain yang berkaitan, serupa atau belum sempat dilaporkan agar tidak ada informasi maupun persoalan yang terabaikan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi awal dari Prodi Farmasi, FKIK dan Satgas PPKT UMY, pihak kampus mengambil langkah tegas berupa penonaktifan sementara kepada dosen yang bersangkutan. 

"Universitas menonaktifkan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh tugas akademik dan non akademik. Penonaktifan sementara berlaku sampai proses pemeriksaan selesai dan diterbitkan keputusan lebih lanjut oleh kampus sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Achmad Nurmandi, Rektor UMY dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UMY pun menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, kekerasan, intimidasi maupun tindakan lainnya yang dapat mengancam keamanan, kenyamanan dan martabat setiap individu di lingkungan kampus. 

"Kami meminta kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk memberikan ruang bagi proses pemeriksaan agar dapat berjalan secara objektif dan bertanggungjawab," ucap Achmad. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Dugaan kekerasan itu disebut bermula dari persoalan sepele. Serda Ahmad diminta membeli mi kuah oleh seniornya di TNI AU akan tetapi ia pulang membawa mi goreng
Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Hal itu diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026)....
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Diketahui, KPK sendiri telah mengamankan 19 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.....
Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Konten mindfulness Maudy Ayunda menuai kritik karena dinilai kurang peka terhadap krisis sosial. Di tengah polemik, komentar lama Dave Hendrik kembali viral

Trending

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Dugaan kekerasan itu disebut bermula dari persoalan sepele. Serda Ahmad diminta membeli mi kuah oleh seniornya di TNI AU akan tetapi ia pulang membawa mi goreng
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Hal itu diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026)....
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT