News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terhimpit Ekonomi, Pria Asal Sleman Beli Printer Untuk Cetak Uang Palsu, Dipakai Belanja Rokok dan Mie Instan

Himpitan ekonomi mendorong seorang pria asal Kabupaten Sleman nekat memproduksi uang palsu menggunakan printer yang dibelinya sendiri. 
Rabu, 15 Juli 2026 - 20:43 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti dalam kasus dugaan peredaran uang palsu saat rilis kasus di Mapolsek Tempel, Rabu (15/7/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Himpitan ekonomi mendorong seorang pria asal Kabupaten Sleman nekat memproduksi uang palsu menggunakan printer yang dibelinya sendiri. 

Uang palsu tersebut kemudian digunakan untuk berbelanja ke sejumlah warung kelontong di daerah ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Tempel, AKP Gunawan Setiabudi menuturkan bahwa tindak pidana ini terjadi di warung kelontong milik IY (57), Dusun Rebobong Kidul, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Sementara, pelaku diketahui inisial JPU (34) warga Ngaglik. 

Dari pemeriksaan awal, pelaku nekat memalsukan uang karena mengalami kesulitan ekonomi. Karena faktor tersebut, pelaku kemudian membeli printer merek HP M177FW warna hitam secara online seharga Rp2.200.000. Pada 4 Juni 2026, printer yang dipesan oleh pelaku akhirnya datang. 

Berbekal alat tersebut, pelaku mulai melakukan pembuatan uang rupiah palsu tersebut. Aksi tersebut dilakukan seorang diri. 

"Pelaku membuat uang palsu dengan cara uang rupiah asli pecahan Rp50.000 dan Rp100.000, difotokopi menggunakan kertas buram dan dipotong-potong kemudian disatukan menggunakan lem kertas," terang Gunawan saat rilis kasus di Mapolsek Tempel, Rabu (15/7/2026). 

Setelah beberapa kali percobaan dan dirasa uang palsu presisi, lanjut Gunawan, pelaku lalu mengedarkan ke warung-warung kelontong di wilayah Sleman dengan cara membeli barang seperti rokok dan mie instan dengan menggunakan uang palsu tersebut dan meminta uang kembalian. 

Aksi tersebut berlanjut pada 3 Juli 2026. Pelaku JPU pergi dari rumahnya ke arah Tempel dengan maksud dan tujuan mengedarkan uang rupiah palsu buatannya ke warung-warung kelontong. 

Sekitar pukul 11.30 WIB, pelaku JPU dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat miliknya tiba di sebuah warung kelontong milik korban IY.

Disitu, pelaku membeli sebungkus rokok merek 76 kretek isi 12 dan membayarnya menggunakan uang palsu pecahan Rp50.000 yang sudah disiapkan. Sementara, harga rokok tersebut sebesar Rp18.000 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari pembelian rokok itu, pelaku mendapatkan uang kembalian sebesar Rp32.000 dengan uang rupiah asli. Setelah itu, pelaku pergi untuk mencari warung-warung kelontong lainnya," ucap Gunawan. 

Adapun, tindak pidana peredaran uang palsu terbongkar setelah pemilik warung curiga dengan keaslian uang tersebut. Selanjutnya, korban melakukan pengecekan dengan cara dilihat, diraba dan diterawang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Periksa Anggota V BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini 

KPK Periksa Anggota V BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo Rizaldi pada pekan ini. 
Penggeledahan Maraton KPK di Sukoharjo, Rumah Dinas Bupati hingga 9 OPD Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Etik Suryani

Penggeledahan Maraton KPK di Sukoharjo, Rumah Dinas Bupati hingga 9 OPD Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Etik Suryani

KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan pemerasan di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang menjerat Bupati nonaktif Etik Suryani.
Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah melasma, gangguan hiperpigmentasi yang membutuhkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror bom di SDN Srengseng Sawah 15 disebut-sebut terjerat pinjaman online. MY disebut terlilit utang dari koperasi hingga bank keliling. 
Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Pertumbuhan industri pariwisata dan hospitality di Bali turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan fasilitas penunjang yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman.
Marc Marquez Mulai Dekati Puncak Klasemen MotoGP 2026 usai Menang di Sachsenring, Jorge Martin Langsung Bilang Begini

Marc Marquez Mulai Dekati Puncak Klasemen MotoGP 2026 usai Menang di Sachsenring, Jorge Martin Langsung Bilang Begini

Marc Marquez terus menekan Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia musim ini usai kemenangan di MotoGP Jerman 2026.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel

Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel

Israel dilaporkan telah merobohkan sebuah pabrik, bangunan pertanian, serta meratakan lahan di Kota Beit Ula, barat laut Hebron, Tepi Barat.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott Permanen ke Klub Kasta Kedua Liga Inggris

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott Permanen ke Klub Kasta Kedua Liga Inggris

Ipswich Town melepas Elkan Baggott dengan status permanen ke klub kasta kedua Liga Inggris, Millwall FC. 
Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah melasma, gangguan hiperpigmentasi yang membutuhkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror bom di SDN Srengseng Sawah 15 disebut-sebut terjerat pinjaman online. MY disebut terlilit utang dari koperasi hingga bank keliling. 
Penggeledahan Maraton KPK di Sukoharjo, Rumah Dinas Bupati hingga 9 OPD Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Etik Suryani

Penggeledahan Maraton KPK di Sukoharjo, Rumah Dinas Bupati hingga 9 OPD Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Etik Suryani

KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan pemerasan di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang menjerat Bupati nonaktif Etik Suryani.
Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Pertumbuhan industri pariwisata dan hospitality di Bali turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan fasilitas penunjang yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT