Pedestrianisasi Ubah Sirkulasi Kendaraan di Malioboro, Gubernur DIY Ajak Warga dan Swasta Sewakan Lahan Kosong Untuk Parkir Swadaya
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
"Kami menurunkan tim, satu sirip satu tim, satu sirip satu tim untuk mengkaji. Masing-masing sirip kan punya masalah sendiri, masalah pedagangnya, bisa tidak kendaraan itu putar balik, ada tidaknya kantong parkirnya," kata Hasto.
Setelah pengkajian, lanjut Hasto, pihaknya menjadwalkan pertemuan dengan pihak-pihak terkait guna membahas persoalan di tiap-tiap sirip tersebut.
"Kami merencanakan minggu depan ini, kami akan rapat satu per satu sirip itu, terus keputusannya sirip ini harus bagaimana, termasuk pertimbangan Ngarso Dalem ada loading dari hotel, toko-toko," ucap Hasto.
Mantan Bupati Kulon Progo itu juga menyebutkan pertimbangan Sultan mengenai akses warga dalam mengantarkan anaknya sekolah di pagi hari.
"Kalau pagi hari, ada mengantar anak sekolah dan sebagainya itu juga menjadi pertimbangan. InsyaAllah Minggu depan, kami secara bertahap akan rapat bersama misalnya (persoalan) empat sirip dulu, kita putuskan. Setelah itu, empat sirip lagi dan akhirnya semua sirip terputuskan," pungkas Hasto.
Belum lama ini, pemerintah setempat telah memasang portal teleskopik dengan perpaduan warna hijau dan kuning yang identik dengan Keraton Yogyakarta di tiap jalan penghubung atau sirip-sirip sepanjang kawasan Malioboro. (scp/ard)
Load more