News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah Kakak Beradik Bakar Sekolah Dasar di Gunungkidul, Pelaku Masih Berusia 15 Tahun

Kakak beradik berusia 15 dan 14 tahun membakar sebuah dapur di Madrasah Ibtidaiyah (MI) YAPPI Natah, Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:30 WIB
Bocah kakak beradik bakar sekolah dasar di Gunungkidul
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

tvOnenews.com - Kakak beradik berusia 15 dan 14 tahun membakar sebuah dapur di Madrasah Ibtidaiyah (MI) YAPPI Natah, di Jalan Ngawen-Nglipar, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kedua kakak beradik itu melakukan aksinya diduga karena timbulnya rasa dendam sang kakak yang pernah menjadi korban perundungan (bullying) dan kerap dipukul oleh guru saat masih bersekolah di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers, Polres Gunungkidul menyampaikan kasus tindak pidana yang mengakibatkan sebuah sekolah swasta terbakar.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, pihak kepolisian telah mengamankan dua orang terduga anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) berinisial PL alias L dan SPL yang keduanya merupakan bocah perempuan kakak beradik berusia 15 dan 14 tahun.

“Modus operandi yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan jerami dan kertas di sekitar sekolah, kemudian disiram dengan solar dan dibakar menggunakan korek api batang,” ungkap AKP Tri Hartanto di Polres Gunungkidul, pada Jumat (21/8/2026).

Kasus dugaan pembakaran di lingkungan sekolah ini bermula dari sebuah laporan polisi yang diterima pada Rabu (19/8/2026). Saksi melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB.

Saksi pelapor yang merupakan penjaga sekolah hendak membuka pintu sekolah. Ia mendapati kondisi sekolah dalam keadaan berantakan, serupa dengan bekas tindakan pembobolan. 

Saksi kemudian menghubungi saksi lain untuk melakukan pengecekan bersama di lokasi.

Ditemukan bekas titik kebakaran dan tumpukan kertas yang sengaja disusun di kusen pintu ruangan serta sisa ceceran bahan bakar jenis solar di lantai sekolah.

Hal ini menjadi dugaan kuat bahwa bahan bakar yang berceceran menjadi media untuk membakar bangunan.

Menurut hasil pemeriksaan, kakaknya mengaku pernah menjadi korban bullying sekitar 7 tahun yang lalu.

“Kalau pengakuan daripada kedua pelaku anak ini mengaku pernah menjadi korban bullying, waktu dulu 7 tahun yang lalu, menjadi korban bullying maupun ada pemukulan daripada guru. Tapi itu baru sebatas pengakuan, tapi belum kita tindak lanjuti lebih lanjut,” jelas Tri.

AKP Tri Hartanto juga mengatakan peristiwa perundungan yang dialami pelaku saat dirinya duduk di kelas 1 SD/M1 sekitar 7 tahun yang lalu.

(kmr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana Hari Ini, Kejagung Kerahkan 34 Jaksa Penuntut

Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana Hari Ini, Kejagung Kerahkan 34 Jaksa Penuntut

Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, hari ini Rabu (7/10).
Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Kwon Soon-chan menyampaikan kata-kata pertamanya setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Jung Kwan Jang Red Sparks untuk menghadapi musim 2026-2027.
Jangan Kirim CV Sebelum Coba Prompt ChatGPT Ini, Hasilnya Bisa Lebih Profesional dan Ramah ATS

Jangan Kirim CV Sebelum Coba Prompt ChatGPT Ini, Hasilnya Bisa Lebih Profesional dan Ramah ATS

Cara bikin CV profesional pakai ChatGPT dengan prompt yang tepat. Simak contoh prompt, hasil CV, tips ATS, dan kesalahan yang harus dihindari.
Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang paling sering dicari di ChatGPT 2026? Riset menunjukkan pengguna lebih banyak memakai AI untuk mencari informasi, meminta panduan praktis, dan membantu menulis.
Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

John Herdman mengungkap besarnya tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi juara. (7/10).

Trending

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa itu Top Halal Award 2026? Simak pengertian, cara penilaian, tema, hingga alasan penghargaan ini penting bagi brand dan kepercayaan konsumen.
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan sering kesemutan dan kebas saat malam hari jangan selalu dianggap salah posisi tidur. Kenali perbedaan Carpal Tunnel Syndrome dan gangguan saraf leher.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT