News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Ormas Terlibat Demo Ricuh di Simpang Gramedia, Kesbangpol DIY: Jangan Ada Generalisasi

Dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan aksi demonstrasi di kawasan simpang Gramedia Yogyakarta menjadi sorotan.
Kamis, 3 September 2026 - 22:49 WIB
Aksi unjuk rasa yang terjadi di Simpang Empat Gramedia Yogyakarta pada Selasa (1/9/2026) malam sempat memanas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan aksi demonstrasi di kawasan simpang Gramedia Yogyakarta menjadi sorotan.

Menanggapi isu tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DI Yogyakarta meminta publik tidak terburu-buru melakukan generalisasi sebelum informasi mengenai keterlibatan pihak tertentu benar-benar terverifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengimbau agar tidak ada kesimpulan atau generalisasi terhadap organisasi maupun kelompok tertentu sebelum informasi tersebut benar-benar terverifikasi. Kami pun menyerahkan proses klarifikasi dan verifikasi kepada pihak yang berwenang," tutur Lilik Andi Aryanto, Kepala Kesbangpol DIY, Kamis (3/9/2026).

Pasca insiden ini, Kesbangpol DIY mengingatkan seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan provokasi, kekerasan, intimidasi, maupun tindakan lain yang dapat memperkeruh situasi.

Pun, bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong terciptanya Yogyakarta yang aman, damai, demokratis, dan kondusif dengan tetap menjunjung tinggi kebebasan menyampaikan pendapat, toleransi, serta penghormatan terhadap hukum.

"Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat umum, termasuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas," ucap Lilik.

Berdasarkan data dari Kesbangpol DIY, setidaknya ada 112 ormas yang terdata di daerah ini. Ratusan ormas tersebut telah terverifikasi legalitasnya.

"Jumlah ormas yang terdaftar di DIY sampai saat ini ada 112. Sudah lengkap (legal hukumnya)," ungkap Lilik.

Menurut Lilik, kondusivitas DIY merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri.

"Kami tentu akan selalu melaksanaan pembinaan terhadap ormas. Melalui forum-forum yang ada di kesbangpol, kami mengajak untuk bersama-sama menjadi bagian dari upaya pencegahan," kata dia.

Disinggung soal penggunaan bubuk merica oleh terduga pelaku ormas saat terjadi kericuhan, Kesbangpol juga menyerahkan proses penyelidikan ke aparat kepolisian.

"Meniko jadi kewenangan Polri nggih," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya, enam mahasiswa dari dua perguruan tinggi di wilayah DI Yogyakarta dilaporkan menjadi korban dugaan kekerasan oleh ormas saat aksi unjuk rasa di Simpang Empat Gramedia Yogyakarta pada Selasa (1/9/2026) malam.

Dari jumlah tersebut, lima mahasiswa diketahui dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan seorang mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai faktor ketidakberuntungan ikut memengaruhi hasil pertandingan tersebut.
Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas pengakuan di tingkat internasional tersebut. 
Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

ASIOP memastikan tempat di final Piala Soeratin 2026 kategori U-13 setelah mengalahkan Papua Football Academy (PFA) dengan skor mencolok 3-0.
Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Aki mobil menjadi salah satu komponen penting yang sering kali luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Empat penggawa Timnas Indonesia belum mendapat kesempatan bermain di klub setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Simak nasib Paes, Baggott, Romeny, dan Pattynama.
Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar pemain film Laut Bercerita terungkap, termasuk Aksara Dena sebagai Gusti Suroso, karakter dokumentator Geng Winatra yang menyimpan rahasia besar.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT