News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Lain Bersuara, Pedagang Kuliner di Alkid Yogyakarta Cerita Dimusuhi Tetangga Gegara Tolak Pungli

Seorang pengusaha kuliner Bolosego, Dyah Laily Fardisa cerita pengalaman berhadapan dengan pungutan liar (pungli). Korban pungli lainnya mulai berani berbicara
Selasa, 22 September 2026 - 12:12 WIB
Pemilik usaha kuliner Matcha Raku turut bagikan pengalamannya terkait polemik pungli
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @matcharaku

tvOnenews.com - Polemik masyarakat Kota Yogyakarta mengenai keberadaan pungli semakin berkembang. Persoalan ini muncul lantaran seorang pengusaha kuliner berani bersuara.

Seorang pengusaha kuliner Food Truck Bolosego, Dyah Laily Fardisa memutuskan tidak lagi melanjutkan berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta lantaran berhadapan dengan pungutan liar (pungli).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dyah Laily Fardisa atau akrab disapa Mbak Dy menceritakan pengalamannya menghadapi sejumlah permintaan biaya tambahan di lapangan, meski telah mendapatkan perizinan secara resmi.

Pengalamannya itu diunggah melalui akun media sosial, tak disangka curahan hatinya itu viral dan mendapatkan banyak perhatian netizen.

Setelah membaca berbagai komentar netizen, menurut Dyah pengalamannya itu juga pernah dialami oleh beberapa pedagang lainnya.

Salah satunya pemilik usaha minuman Matcha Raku yang berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul Yogyakarta.

Pemilik usaha kuliner Matcha Raku turut bagikan pengalamannya terkait polemik pungli
Pemilik usaha kuliner Matcha Raku turut bagikan pengalamannya terkait polemik pungli
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @matcharaku

Pemilik Matcha Raku ini mengatakan bahwa dirinya memiliki keterkaitan dengan apa yang dialami oleh Dyah. Dirinya dengan tegas menolak keberadaan pungli.

“Sebagai pedagang di Alkid juga, aku paham betul rasanya jadi Mbak Dy yang punya Bolosego. Jujur aku sangat sedih mendengarnya dan aku sangat relate sebagai pedagang yang dagang di sini,” ungkap pemilik Matcha Raku pada unggahan di akun Instagram @matcharaku.

“Tapi tenang aja teman-teman, kami juga tidak memfasilitasi pungli,” sambungnya.

Ia mengaku tinggal di sekitar wilayah Alkid, untuk sampai ke tempat usahanya cukup dengan berjalan kaki.

Namun, wanita pelaku UMKM ini mengaku dimusuhi oleh tetangganya lantaran menolak adanya pungli.

“Aku pertegas sekali lagi, kalau Matcha Raku juga tidak mendukung pungli. Walaupun pada akhirnya, karena kita menolak pungli kita dimusuhi, diperlakukan tidak enak, diomongin nggak enak, dan dikeluarin dari grup Whatsapp pedagang setempat sama mereka,” terangnya.

“Cuma ya udah, aku di sini cari duit, nggak nyari bolo (kawan), nggak nyari konco (teman). Jadi kalau misalnya aku mau dimusuhi ya monggo aja,” tegasnya.

Setelah adanya kejadian tersebut, pemilik Matcha Raku itu mengingatkan bahwa kesulitan menjadi pelaku UMKM itu salah satunya karena adanya pungli dan premanisme.

Oleh karena itu, dirinya sangat menolak keberadaan pungli yang menimpa para pedagang.

“Tapi satu hal yang kita sama-sama kalau UMKM itu susah untuk maju dan berkembang karena kepentok sama pungli dan premanisme. Terdengar menyakitkan, tapi itu kenyataan,” pungkasnya.

Oknum Polisi Telah Diamankan

Berkaitan dengan ramainya kasus pungli yang dialami Dyah Laily Fardisa, seorang anggota Polsek Kraton berpangkat Aipda terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dugaan kasus pungutan liar (pungli) foodtruck Bolosego di kawasan Alkid Yogyakarta.

Oknum anggota polisi itu disebut meminta jatah makan kepada pemilik usaha kuliner.

Propam Polresta Yogyakarta telah melakukan penyelidikan secara intensif, termasuk meminta keterangan resmi dari pihak manajemen Bolosego.

Berdasarkan hasil gelar perkara, Propam telah menetapkan satu personel Polsek Kraton berinisial S dengan pangkat Aipda sebagai terduga pelanggar.

“Saat ini, Aipda S telah dilakukan pengamanan dalam tempat khusus atau patsus,” ujar Kasipropam Polresta Yogyakarta, AKP Wahyu Tri Handono, pada Selasa (22/9/2026).

Sementara itu, hasil gelar perkara terhadap dua personnel lainnya, berdasarkan keterangan pihak Bolosego dan para saksi dinyatakan tidak terbukti melanggar SOP.

(kmr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Semarak HUT TNI Ke-81, Kodam I/BB Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Semarak HUT TNI Ke-81, Kodam I/BB Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81, Kodam I/Bukit Barisan (BB) menggelar bazar dan pasar murah secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Banjir Bandang Rusak Komplek Perkantoran Bupati dan Rumah Warga di Solok

Banjir Bandang Rusak Komplek Perkantoran Bupati dan Rumah Warga di Solok

Sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, terdampak banj
Kementerian ATR/BPN Apresiasi Inovasi SISGITA Tangsel, Dorong 58 Daerah Segera Integrasikan Data

Kementerian ATR/BPN Apresiasi Inovasi SISGITA Tangsel, Dorong 58 Daerah Segera Integrasikan Data

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta pemerintah daerah yang mengadopsi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) untuk mempercepat integrasi data tanah dan pajak di wilayah masing-masing. 
UU Reforma Agraria Atur Lembaga di Bawah Presiden hingga Pembatasan Penguasaan Tanah

UU Reforma Agraria Atur Lembaga di Bawah Presiden hingga Pembatasan Penguasaan Tanah

Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria resmi disahkan DPR RI menjadi UU
Polri Maksimal Tangani Banjir Bandang di Solok

Polri Maksimal Tangani Banjir Bandang di Solok

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy pastikan jajaran memberikan upaya maksimal dalam menangani dampak bencana banjir bandang yang terjadi di Solok pada Senin (21/9) malam.
Badai Cedera Belum Berhenti di Juventus, Randal Kolo Muani Kini Naik Meja Operasi

Badai Cedera Belum Berhenti di Juventus, Randal Kolo Muani Kini Naik Meja Operasi

Badai cedera Juventus seakan masih belum ada ujungnya. Setelah Kamil Grabara, Randal Kolo Muani kini ikut naik meja operasi.

Trending

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Malaysia tampaknya mengalami kesialan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Sebab, pelatih Tan Cheng Hoe perlu melakukan perombakan dari 23 pemain yang dipanggilnya.
Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett memberi sorotan tajam terhadap kemenangan Arman Tsarukyan atas Mauricio Ruffy di UFC 331, meski mengakui brutalnya serangan siku yang mengakhiri
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT