News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Sinkronkan Data untuk Perkuat Mitigasi Banjir di Kawasan Perkotaan 

Kemendagri bersama sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memperkuat sinergi dalam rangka menyatukan data serta strategi mitigasi bencana, khususnya banjir
Rabu, 30 September 2026 - 23:16 WIB
Diskusi digelar di Sleman, DIY dengan menghadirkan Sekda beberapa kota di Indonesia sebagai pembicara.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama sejumlah pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia memperkuat sinergi dalam rangka menyatukan data serta strategi mitigasi bencana, khususnya untuk menghadapi risiko banjir di kawasan perkotaan. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam "Rapat Pengumpulan Data Pemerintah Daerah dalam Mendukung Penanganan Banjir di Daerah" yang berlangsung di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Upaya tersebut dilakukan seiring pengembangan Knowledge Management Platform (KMP) yang diinisiasi Kemendagri. Pengembangan ini merupakan bagian dari kerangka National Urban Flood Resilience Project (NUFReP). Pada tahap awal, platform tersebut menyasar enam kota, yakni Medan, Banjarmasin, Bima, Semarang, Manado, dan Gorontalo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahap awal pengembangan KMP diarahkan untuk memetakan ketersediaan dan kualitas data banjir sekaligus mengidentifikasi kesenjangan data di masing-masing daerah. Data tersebut nantinya diharapkan dapat terintegrasi dengan InaRISK, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta memanfaatkan data meteorologi secara realtime untuk mendukung sistem peringatan dini.

Ketersediaan data yang lengkap dinilai penting bagi pemerintah daerah karena karakter ancaman bencana pada setiap wilayah memiliki tingkat kompleksitas yang berbeda. Misalnya Kota Banjarmasin, Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, menghadapi karakter ancaman banjir yang berbeda dari wilayah lain di Indonesia karena berada sekitar 16 sentimeter di bawah permukaan air laut yang membuatnya rentan terhadap genangan akibat rob.

Menurut catatan, Banjarmasin pernah mengalami banjir besar selama berhari-hari pada 2021 yang dipicu luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito dan Martapura. Kondisi tersebut membuat penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan bahwa pemerintah kota saat ini berupaya melakukan pembenahan terhadap 10 Wilayah Pengendali Banjir (WPG). Namun, upaya tersebut menghadapi tantangan berupa potensi pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.

"Dari 10 WPG yang ada di Kota Banjarmasin, empat di antaranya sudah ditangani oleh BWS (Balai Wilayah Sungai) dengan menggunakan anggaran dari BWS. Untuk salah satu WPG, yakni Sungai Veteran, itu dibagi menjadi tiga tahap. Tahap satu sudah selesai, tahap dua sedang berjalan, namun tahap tiga ada kemungkinan dibatalkan. Jadi kami berharap kawan-kawan dari Kementerian PUPR, khususnya BWS bisa mengevaluasi kembali terkait rencana pembatalan untuk anggaran tahap tiga tersebut," papar Ichrom.

Selain pembenahan WPG, Pemkot Banjarmasin juga melakukan pengerukan di sejumlah kawasan yang selama sekitar 20 tahun tidak tersentuh. Salah satunya berada di kawasan Pulau Bromo yang rencananya akan dikembangkan menjadi kolam retensi.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam pembangunan embung seluas 33 hektare. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan air baku dengan nilai pembangunan mencapai Rp87 miliar.

Dalam kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjanjikan dukungan anggaran sekitar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar, sementara kebutuhan anggaran yang masih belum terpenuhi akan diupayakan melalui intervensi bantuan dari kementerian terkait.

Diskusi yang diinisiasi oleh Kemendagri ini juga membahas pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara mandiri untuk menjaga keamanan data dan membantu pengumpulan data terkait bencana banjir.

Dalam merespons rencana pengumpulan serta pengelolaan data kebencanaan berbasis kecerdasan buatan, Pemerintah Kota Banjarmasin memilih untuk mengembangkan AI secara mandiri. Kebijakan tersebut diambil agar pengelolaan data daerah tidak sepenuhnya bergantung pada platform AI yang telah tersedia secara terbuka.

"Terkait rencana satu data, kami akan membuat AI sendiri, tidak menggunakan AI yang sudah ada. Ini diambil kebijakannya karena kami ingin data-data kami tidak terekspos secara liar di luar. Hal ini semata-mata untuk menjaga kerahasiaan data karena tidak semua data bisa diekspos ke publik. Harus ada pengamanan-pengamanan yang dilakukan oleh pemerintah daerah," tegas Ichrom.

Sementara itu, di Kota Yogyakarta, potensi terjadinya banjir tidak pernah luput dari perhatian pemerintah. Hal ini disebabkan oleh lokasi kawasan perkotaan padat penduduk yang dilalui tiga sungai utama, yakni Sungai Code, Sungai Winongo, dan Sungai Gajah Wong. Selain ancaman banjir, wilayah tersebut juga berpotensi terdampak aliran lahar dingin Gunung Merapi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, menyatakan bahwa hampir seluruh wilayah kecamatan di Kota Yogyakarta memiliki keterkaitan dengan aliran sungai. Dari 14 kecamatan yang berada di wilayah seluas 32 kilometer persegi tersebut, hanya Kecamatan Kraton yang tidak dilewati sungai.

Menurutnya, perubahan pola cuaca dan semakin sulitnya memprediksi siklus musim membuat sistem peringatan dini menjadi salah satu aspek utama dalam mitigasi bencana.

"Di tiga sungai tersebut sudah ditempatkan early warning system (EWS) atau peringatan dini. Penanganan bencana harus dimulai utamanya dari peringatan dini. Ketika peringatan itu bisa diterima dengan baik dan mencakup seluruh warga masyarakat, insyaallah akan terbentuk kesiapsiagaan serta ketahanan masyarakat sehingga korban bisa diminimalisir," ujar Nur Hidayat.

Selain mengandalkan EWS, BPBD Kota Yogyakarta juga menyiapkan sistem digitalisasi dan mobilisasi informasi kebencanaan yang melibatkan masyarakat hingga tingkat akar rumput. Dua inisiatif yang disiapkan adalah Jogja Bencana Connecting (JONEC) dan Gerakan Edukasi Masyarakat Penanggulangan Tanggap Bencana (GEMPITA).

Nur Hidayat menjelaskan, saat ini, Kota Yogyakarta telah memiliki 36 EWS yang tersebar di sejumlah titik, termasuk salah satunya yang berada di titik puncak.

"Saat ini, terdapat 36 EWS dengan salah satunya berada di titik puncak. Ke depan, kami juga akan membangun JONEC, yaitu jaringan komunikasi untuk menyampaikan informasi peringatan dini maupun edukasi kebencanaan melalui berbagai sumber jaringan seperti radio HT. Pada tanggal 1 nanti, kami mencanangkan sistem informasi kebencanaan wilayah dengan menempatkan rig radio di 14 kecamatan untuk memobilisasi dan menyampaikan informasi kebencanaan," jelasnya.

Melalui JONEC, informasi mengenai peringatan dini dan edukasi kebencanaan nantinya diharapkan dapat disebarluaskan melalui berbagai jaringan komunikasi, termasuk radio HT. Sistem tersebut juga akan diperkuat dengan penempatan rig radio di 14 kecamatan. (Scp/Ard)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.
Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Zaidul Akbar pernah menjelaskan banyak bahan-bahan bisa disantap jadi menu sahur. Sebab bisa membuat tubuh melemah, karena gizinya tidak memenuhi kebutuhanmu.

Trending

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT