GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sapi Ukuran Jumbo Milik Anak Yatim di Sleman Dipesan Presiden Jokowi untuk Kurban

Seekor sapi milik warga lereng Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta, menjadi salah satu hewan yang dipesan Presiden Jokowi untuk disembelih saat Idul Adha 2022.
Rabu, 22 Juni 2022 - 16:35 WIB
Hendy bersama sapi Abimanyu yang dipesan Presiden Jokowi untuk kurban.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Seekor sapi milik warga lereng Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta, menjadi salah satu hewan yang dipesan Presiden Joko Widodo untuk disembelih saat Hari Raya Idul Adha 2022. Sapi bernama Abimanyu tersebut sehari-hari dipelihara seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang juga anak yatim.

Adalah Hendy Oktri Pamungkas (14), remaja yang memelihara sapi tersebut bersama ibunya, Siti Kusmiatun (59). Keduanya tak menyangka sapi yang telah mereka pelihara sekitar 2 tahun itu akan dibeli Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemui di kandangnya Dusun Rejosari, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Siti bercerita sejak awal hingga akhirnya sapi milik anaknya yang dipilih presiden. Awalnya ia mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi sapi kurban Presiden Jokowi.

Ia harus bersaing dengan 11 sapi lain di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemudian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY melakukan survei dan memeriksa terkait kelayakan serta kesehatan Abimanyu. 

"Saya sebenarnya juga pesimis soalnya pesertanya banyak tapi pokoknya semangat aja deh. Mudah-mudahan Yang Kuasa bisa mengabulkan permohonan kita, mudah-mudahan masuk seleksi, ternyata Alhamdulillah lolos," kata Siti, Rabu (22/6/2022).

Siti menjelaskan, sapi miliknya berumur sekitar 3 tahun dan memiliki berat 850 kilogram. Sapi berjenis PO (Peranakan Ongole) tersebut memiliki panjang 144 cm, lingkar dada 205 cm dan tinggi pundak mencapai 150 cm.

Sekitar tiga bulan lalu, sapi tersebut baru berbobot sekitar 718 kg. Siti kemudian membawa Abimanyu ke Bengkel Sapi Kalijeruk untuk penggemukan dan hasilnya luar biasa.

"Jadi jangka waktu tiga bulan itu kenaikannya 1,5 kuintal, sekitar itu," terangnya.

Menurut Siti, sapi tersebut rencananya akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1443 H. Untuk lokasinya, ada dua alternatif.

"Kemarin kan ada dua pilihan, kalau gak di Istana (Gedung Agung) Yogya, itu di Cangkringan tapi Cangkringan sebelah mana kita juga belum tahu, kita nunggu aja," ujar Siti.

Saat ditanya terkait harga jual sapi miliknya, Siti terlihat enggan untuk menjawabnya. Namun disebut-sebut harganya mencapai sekitar Rp 80 juta.

Guna mencegah Abimanyu terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK), Siti dan Hendy mengawasi dengan sangat ketat. Kandangnya ditutup rapat dengan pintu gerbang dan diberi tulisan 'Maaf sementara tidak boleh masuk kandang'.

"Biar gak keluar masuk banyak orang, cuma dua orang ini (Hendy) sama Mas Pur (orang yang dipercaya membantu merawat) tadi. Kita juga selalu menjaga kebersihan kandang, trus dikasih suplemen, telor bebek, gula Jawa (gula merah) direbus tiap tiga hari sekali," bebernya.

Siti menambahkan, saat ini ada tiga ekor sapi yang dipelihara di kandang miliknya. Ketiganya dirawat oleh Hendy bersama tetangganya bernama Mas Pur.

Sementara bagi Hendy, sapi bukanlah hewan yang asing. Sebab almarhum ayahnya memang sudah lama menjadi peternak sapi.

Keluarganya bahkan menjadi langganan untuk menyediakan hewan kurban jenis sapi dari Pemda DIY. Selain itu, Hendy sejak kecil juga kerap diajak ayahnya untuk membeli dan merawat sapi.

"Sering ikut bapak ke pasar, sering diajak untuk kulakan sapi atau lihat sapi yang mau dijual," ucapnya.

Lantaran masih sekolah, Hendy harus bisa membagi waktu antara belajar dan merawat sapi. Ia pun sudah membuat jadwal kapan harus memberi makan sapi dan kapan menuntut ilmu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena sudah menjadi anak yatim, Hendy pun bercita-cita meneruskan usaha ayahnya jika sudah lulus sekolah. 

"Insya Allah tapi sekarang mau belajar dulu, sekolah dulu yang utama," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tawaran Kerja Ilegal di Luar Negeri Masih Marak Terjadi, Andy Saputra Ingatkan Masyarakat: Harus Jalur yang Sesuai

Tawaran Kerja Ilegal di Luar Negeri Masih Marak Terjadi, Andy Saputra Ingatkan Masyarakat: Harus Jalur yang Sesuai

Meningkatnya minat masyarakat Indonesia bekerja ke luar negeri dibayangi maraknya praktik kerja ilegal.
BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026, Perkuat Implementasi Asta Cita Melalui Pemberdayaan Ekonomi Desa

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026, Perkuat Implementasi Asta Cita Melalui Pemberdayaan Ekonomi Desa

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung Asta Cita Pemerintah
Buntut Bus Berasap di Pancoran, Transjakarta Langsung 'Kandangkan' 59 Bus Zhongtong

Buntut Bus Berasap di Pancoran, Transjakarta Langsung 'Kandangkan' 59 Bus Zhongtong

PT Transjakarta angkat bicara terkait insiden munculnya kepulan asap pada salah satu bus Transjakarta ketika sedang menarik penumpang.
Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Red Sparks tengah mengalami keterpurukan di V-League 2025/2026. Mantan finalis musim lalu itu kini terjerembap dalam 10 kekalahan beruntun, mendapat julukan.
Megawati Hangestri Jadi Inspirasi Pemain Asing di Proliga 2026, Kehebatan Megatron Makin Diakui

Megawati Hangestri Jadi Inspirasi Pemain Asing di Proliga 2026, Kehebatan Megatron Makin Diakui

Siapa sangka Megawati Hangestri menjadi sosok inspirasi bagi salah satu pemain asing yang juga bermain di Proliga 2026.
Bek Asing Persib Optimistis Maung Bandung Balikkan Keadaan dari Ratchaburi FC di Leg Kedua ACL Two

Bek Asing Persib Optimistis Maung Bandung Balikkan Keadaan dari Ratchaburi FC di Leg Kedua ACL Two

Persib harus unggul dengan selisih empat gol jika ingin lolos ke babak perempatfinal. Laga leg kedua sendiri akan dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT