News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Insiden Bentrok Suporter di Yogyakarta, Polisi Tangkap 36 Orang Diantaranya Bawa Senjata Tajam

Sebelumnya telah terjadi kericuhan antar suporter bola dengan warga di wilayah Sleman, Yogyakarta pada Senin (25/7/2022) yang melibatkan dua kelompok suporter
Rabu, 27 Juli 2022 - 18:49 WIB
Polisi tetapkan 5 tersangka dibalik bentrok suporter di Yogyakarta
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @polresleman

Yogyakarta, DIY - Sebelumnya telah terjadi kericuhan antar suporter bola dengan warga di sejumlah titik di wilayah Sleman, Yogyakarta pada Senin (25/7/2022). Kericuhan tersebut diduga terjadi melibatkan dua kelompok suporter, yaitu suporter Persis Solo dengan PSIM Yogyakarta.

Terkait dengan kejadian tersebut, pihak kepolisian telah menangkap sebanyak 36 orang yang diduga terlibat bentrokan suporter pada kejadian tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sejumlah orang yang tertangkap, sebagian besar diantara mereka mengaku sebagai bagian kelompok suporter PSIM Yogyakarta.

Mereka ditangkap di sejumlah lokasi yang berbeda. Mulai dari wilayah Kalasan, Jombor, Depok Barat, Gejayan, hingga Berbah. 

Kini Polisi telah menetapkan 5 orang diantaranya sebagai tersangka karena telah membawa senjata tajam dan berupa pemukul. Nantinya jumlah tersangka tersebut masih dapat bertambah. 

Baca Juga Buntut Bentrok Suporter di Yogyakarta, Pemilik Klub Ancam Hengkang: PERSIS Tak Tinggal!

Hingga kini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. Sementara kelima orang tersangka tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Darurat tentang Senjata Tajam dengan ancaman hukuman selama 10 tahun penjara.

Kericuhan ini terjadi saat rombongan suporter dari Solo sedang melintas di Sleman, DIY, menuju ke Magelang, Jawa Tengah

“Jadi keributan hari ini, ini ada perselisihan untuk rombongan suporter dari Persis Solo yang akan menonton pertandingan di Magelang. Tadi sempat datangnya rombongan menuju ke Magelang melintas di seputaran jalan di Sleman,” ujar Kapolsek Mlati, Kompol Andhies Fitriya Utomo, Senin (25/7/2022).

Polisi mengamankan sejumlah orang terkait bentrokan suporter di Yogyakarta. (Tim tvOne - Andri Prasetiyo)

Menurut Andhies, keributan terjadi karena ada cekcok dengan warga. Bahkan sempat juga terjadi lemparan batu di lokasi bentrokan. 

“Tadi ada sedikit cekcok dengan masyarakat karena ada lemparan batu juga,” ungkapnya.

Telah dilaporkan sebanyak tiga orang menjadi korban dalam bentrokan tersebut. Ketiganya sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Depok III.

“Terdapat tiga korban yang saat itu langsung kami bawa ke Puskesmas Depok III untuk ditangani secara medis dan saat ini ketiganya korban itu rawat jalan,” ungkap Kapolsek Depok Barat, Sleman, AKP Mega Tetuko. 

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam bentrokan antar suporter bola tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahwa tadi ada keributan yang terjadi di beberapa tempat di wilayah DIY. Ada di Jalan Gejayan, kemudian di Jombor, dan kemudian beredar informasi bahwa ada suporter yang meninggal ini kami pastikan bahwa informasi itu tidak benar,” terang Yuli.

Beredarnya kabar bahwa terdapat dua orang suporter bola yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Polisi langsung melakukan pemeriksaan kebenaran informasi tersebut dan menanyakan kepada beberapa pihak rumah sakit. Saat ini telah dipastikan kabar tersebut merupakan berita bohong atau hoaks. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Dibuka Menguat meski Inflasi Juni Melonjak, Bursa Asia Variatif & Wall Street Anjlok

IHSG Dibuka Menguat meski Inflasi Juni Melonjak, Bursa Asia Variatif & Wall Street Anjlok

IHSG dibuka menguat 14 poin atau 0,26 persen di level 5.709 pada pembukaan perdagangan Kamis, 2 Juli 2026.
Lodewyk Pusung Lawan Kejagung, Eks Waka BGN Ajukan Praperadilan Kasus Korupsi MBG

Lodewyk Pusung Lawan Kejagung, Eks Waka BGN Ajukan Praperadilan Kasus Korupsi MBG

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, menggugat Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui mekanisme praperadilan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BPH Migas Ungkap Penyebab Antrean BBM di Surabaya dan Gresik, Distribusi Kini Normal

BPH Migas Ungkap Penyebab Antrean BBM di Surabaya dan Gresik, Distribusi Kini Normal

BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga terus melakukan langkah percepatan distribusi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat, terutama sektor logistik, terpenuhi dengan baik.
Ramalan Nasib Weton 3 Juli 2026: Peluang Bisnis untuk Jumat Kliwon Terbuka Luas, Sabtu Pahing Rawan Berkonflik di Tempat Kerja

Ramalan Nasib Weton 3 Juli 2026: Peluang Bisnis untuk Jumat Kliwon Terbuka Luas, Sabtu Pahing Rawan Berkonflik di Tempat Kerja

Ada lima weton yang akan dinaungi keberuntungan besar dan lima weton lainnya yang berpotensi sial pada tanggal 3 Juli 2026. Bagaimana nasib Anda esok hari?
Terungkap Fakta Baru Kasus Penyekapan-Penganiayaan Karyawan Lapangan Padel di Jakarta Selatan, Korban Lebih Dulu Dipolisikan Terkait Pencurian

Terungkap Fakta Baru Kasus Penyekapan-Penganiayaan Karyawan Lapangan Padel di Jakarta Selatan, Korban Lebih Dulu Dipolisikan Terkait Pencurian

Terungkap fakta baru terkait kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang karyawan tempat olahraga padel di Kebayoran Lama.
Media Vietnam Ingatkan Betapa Bahayanya Tim Kuda Hitam Mirip Cape Verde yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di AFF 2026

Media Vietnam Ingatkan Betapa Bahayanya Tim Kuda Hitam Mirip Cape Verde yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di AFF 2026

Tanda bahaya yang harus diwaspadai John Herdman. Media Vietnam ungkap satu tim yang disebut sebagai kuda hitam mirip Cape Verde yang jadi lawan Timnas Indonesia

Trending

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Belum sempat merasakan debut apalagi diperkenalkan secara resmi, Persib dikaitkan erat dengan nama Osmar Loss Vieira dibandingkan menyegel Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak. 
Cetak Brace dalam Comeback Inggris, Harry Kane Salip Pencapaian Pele di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026

Cetak Brace dalam Comeback Inggris, Harry Kane Salip Pencapaian Pele di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026

Harry Kane tak hanya mengantarkan Inggris melaju ke babak 16 besar, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi namanya sendiri di Piala Dunia
Mantap Gugat Hak Asuh, Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Ingin Rebut Anak dari Sarwendah Terbongkar

Mantap Gugat Hak Asuh, Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Ingin Rebut Anak dari Sarwendah Terbongkar

onflik pascacerai antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, persoalan tersebut memasuki babak baru usai Ruben resmi ajukan gugatan hak asuh anak.
Sidang Dokter Tifa, PN Jakarta Timur Izinkan Media "Live"

Sidang Dokter Tifa, PN Jakarta Timur Izinkan Media "Live"

PN Jakarta Timur mengizinkan media untuk melakukan siaran langsung atau live saat sidang perdana Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa berlangsung. 
Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Drama Penalti Kontroversial Menit Akhir, Belgia Pulangkan Senegal

Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Drama Penalti Kontroversial Menit Akhir, Belgia Pulangkan Senegal

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan Belgia melawan Senegal di Stadion Seattle, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB. 
Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub milik pengusaha Indonesia, Hartono Bersaudara itu akan tampil di Liga Champions di musim depan. Alih-alih mengejar kompetisi elit tersebut bersama Como 1907, Emil Audero justru diburu berbagai klub Italia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT