GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alhamdulillah, 4 Pasien Gagal Ginjal Akut di RSUP Sardjito Dinyatakan Sembuh

Sebanyak 4 orang pasien gagal ginjal akut yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta dinyatakan sembuh oleh tim dokter.
Rabu, 26 Oktober 2022 - 00:20 WIB
Tim dokter RSUP Dr Sardjito saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (25/10/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Sebanyak 4 orang pasien gagal ginjal akut yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, dinyatakan sembuh. Mereka sebelumnya didiagnosis mengalami gangguan ginjal akut progresif atipikal atau Acute Kidney Injuri (AKI).

"RSUP Dr Sardjito saat ini yang kami laporkan ada 13 pasien dengan yang sembuh atau rawat jalan itu ada 4 pasien di mana 1 masih pemantauan dialisis atau cuci darah," kata Pakar Nefrologi Anak RSUP Dr Sardjito Retno Palupi, Selasa (25/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Retno, dari 4 pasien gagal ginjal akut yang sembuh tersebut 2 di antaranya berasal dari DIY dan 2 sisanya dari luar DIY. Mereka sebelumnya telah menjalani perawatan medis selama kurang lebih 2 hingga 3 pekan.

Adapun indikasi kesembuhannya adalah fungsi ginjal yang sudah membaik dibanding sebelumnya. Bahkan, fungsi ginjalnya sudah bisa dikatakan mendekati normal.

"Misalnya normalnya 90 dia 89, jadi fungsi ginjalnya sudah jauh lebih baik dari pada waktu dia gagal ginjal akut di Rumah Sakit Sardjito," terangnya.

Retno melanjutkan, 1 dari 4 pasien yang sembuh sebenarnya masih dalam monitoring cuci darah. Namun pada saat kontrol hari kemarin, fungsi ginjalnya sudah berangsur-angsur membaik.

Pihaknya masih memonitor apakah masih diperlukan cuci darah lagi atau tidak. Sebab menurutnya ureum dan kreatininnya dari pasien berusia 13 tahun rujukan dari Jawa Tengah itu juga membaik.

Retno menambahkan, 4 orang tersebut saat di Sardjito ditangani menurut panduan pasien gagal ginjal. Pihaknya tidak memberikan obat-obatan khusus kepada pasien hingga akhirnya dinyatakan sembuh.

"Terapi-terapinya sesuai dengan gagal ginjal akut, pemenuhan kebutuhan cairan, kemudian bila ada infeksi kami atasi infeksinya dengan antibiotik, kemudian pemantauan hemodinamik pasien. Secara umum tata laksana dari gagal ginjal akut," ungkap Retno.

Di sisi lain, Retno juga menyampaikan bahwa hingga kini total ada 7 pasien yang meninggal dunia di RSUP Dr Sardjito. Namun 1 pasien terakhir yang meninggal dunia itu bukan karena gangguan ginjal akut.

"1 pasien meninggal itu sudah kami ketahui underline desease-nya atau penyakit yang mendasarinya. Jadi pasien ini sudah kami kriteriakan sebagai diskerdit atau sudah kami keluarkan dari gangguan ginjal akut progresif atipikal," urainya.

Selain itu, pihaknya juga masih merawat 2 pasien lagi yang masuk kategori gangguan ginjal akut. Namun kedua pasien tersebut sudah tidak dirawat inap di ruang intensif, melainkan ruang bangsal anak biasa.

Dokter Spesialis Anak RSUP Dr Sardjito, Kristia Hermawan menyatakan, empat pasien yang sembuh tersebut saat masuk ke Sardjito dalam kondisi gagal ginjal akut stadium berat. Bahkan, untuk beberapa pasien memiliki keterlibatan organ lain seperti gangguan fungsi hati dan penurunan kesadaran.

"Namun umumnya pasien yang baik (sembuh) ini tidak ada masalah dengan gangguan pendarahan. Kebanyakan pasien yang meninggal itu ada gangguan pendarahan," ujar Kristia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua Cabang Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DIY Tunjung Wibowo meminta masyarakat tetap tenang menyikapi kasus gangguan ginjal akut atipikal ini. Meski demikian, masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan apabila mendapati anak mengalami gejala gagal ginjal akut.

"Semua anggota IDAI DIY telah meningkatkan perhatian khusus atas kasus AKI ini. Orang tua diharapkan waspada terutama yang memiliki anak di bawah 6 tahun yang mengalami penurunan volume atau frekuensi urin atau tidak ada urin, baik dengan atau tanpa gejala demam dan atau diare," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026 Pekan Ini: Saatnya Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Unjuk Gigi

Jadwal AVC Champions League 2026 Pekan Ini: Saatnya Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Unjuk Gigi

Jadwal AVC Champions League 2026 pekan ini, di mana dua tim tuan rumah yakni Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya akan unjuk gigi di turnamen kandang.
Gagal Reuni dengan Bukilic, Megawati Hangestri Selangkah Lagi Gabung Hyundai Hillstate

Gagal Reuni dengan Bukilic, Megawati Hangestri Selangkah Lagi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar masa depan Megawati Hangestri di V-League mulai menemui titik terang. Media Korea menyebut sang opposite hitter Indonesia kini tinggal selangkah lagi.
Setia Pada Benny Laos, Sherly Tjoanda Ceritakan Momen Pertama Kali Jatuh Cinta dengan Mendiang Suami: Se-Simpel itu

Setia Pada Benny Laos, Sherly Tjoanda Ceritakan Momen Pertama Kali Jatuh Cinta dengan Mendiang Suami: Se-Simpel itu

Dibalik kesetiaan Sherly Tjoanda terhadap suaminya, publik bertanya-tanya mengapa orang nomor satu di Maluku Utara saat ini memilih Benny Laos sebagai suaminya.
Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT