News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Bamboo Dome, Tempat Santap Siang Para Pemimpin G20 di Bali

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, menyisakan banyak hal menarik. Salah satunya adalah Bamboo Dome yang terletak di tepi pantai.
Kamis, 17 November 2022 - 22:08 WIB
Bamboo Dome yang menjadi tempat jamuan santap siang delegasi G20 di Bali (Dok UGM).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, menyisakan banyak hal menarik. Salah satunya adalah Bamboo Dome yang terletak di tepi pantai.

Tempat itu menjadi lokasi Presiden Joko Widodo bersama para pemimpin dan delegasi G20 menikmati santap siang. Bentuknya yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang berada di dalamnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bamboo Dome ini merupakan mahakarya kolaborasi dari tiga orang. Yakni Elwin Mok sebagai visual creative consultant KTT G20, Rubi Roesli sebagai desainer Bamboo Dome, dan Ashar Saputra, pakar bambu dari Universitas Gadjah Mada.

Ashar sendiri tidak menyangka jika akan dilibatkan dalam pembuatan Bamboo Dome ini. Ia bercerita awalnya dikontak seorang teman penggiat bambu dari Bali.

Teman tersebut menawarkan kerja sama dengan panitia nasional G20 dalam pembuatan lokasi jamuan makan para pemimpin dan delegasi G20. Tawaran ini bukan tanpa tantangan karena perajin hanya memiliki waktu yang relatif singkat untuk menyiapkan lokasi yang estetik dan aman.

“Para penggiat, perajin bambu disediakan tiga minggu untuk menyelesaikan Bamboo Dome. Ini menuntut kerja sama yang intens antara arsitek, perajin bambu, dan saya untuk memastikan keamanannya sehingga harus dikawal dengan cukup ketat karena pekerjaannya cukup banyak dan harus zero tolerance terkait keamanan struktur bangunan,” kata Ashar dalam keterangan resmi UGM, Kamis (17/11/2022).

Foto: Bamboo Dome yang menjadi tempat jamuan santap siang delegasi G20 di Bali (Dok UGM).

Dijelaskan Ashar, ide pembuatan bangunan Bamboo Dome ini adalah mencari sesuatu yang unik. Dan bambu dipilih karena memiliki keunikan dibanding bahan lain.

Bambu adalah bahan yang mudah dibentuk melengkung karena sifatnya yang lentur dan elastis. Selain itu, bangunan bambu juga dikenal kuat atau tahan terhadap guncangan gempa.

“Idenya dari para desainer itu adalah di mana di saat dunia itu senang memilih yang artifisial, justru Bali masih memiliki yang original. Bambu jadi pilihan karena sudah menjadi keseharian masyarakat Bali," ujar dosen Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik UGM ini.

Adapun jenis bambu yang digunakan menurut Ashar adalah bambu apus. Sedangkan sebagai penyangga menggunakan bambu jenis petung.

Bambu petung ini berasal dari Tabanan dan dibawa ke Gianyar untuk digarap oleh perajin. Prosesnya dimulai dari menentukan pondasi, menyusun lengkung-lengkung utama, sampai keseluruhan dapat diuji karena strukturnya lengkung.

Lebih lanjut Ashar menjelaskan ada tantangan tersendiri dalam pembuatan bangunan ini. Yakni untuk membentuk lengkungan yang estetik, namun segi keamanan tetap bisa tercapai.

Berbeda dengan bangunan yang dibuat dari beton atau baja, membangun bambu memiliki ketidaktentuan yang cukup tinggi, baik dari segi dimensi, kematangan, maupun kinerja sambungannya.

Bahkan, ada satu momen yang ia sebut sebagai Moment of Truth dalam proses pengerjaan Bamboo Dome. Satu hari sebelum Presiden Joko Widodo melakukan cek lokasi, saat itu di Nusa Dua terjadi hujan yang sangat lebat dan angin kencang selama 2 jam.

Ia berada persis di bawah bangunan yang sedang dikerjakan sembari memperhatikan seluruh bangunan. Beruntung kondisi seluruh struktur bangunan masih stabil dan tetap kokoh walau diterpa hujan dan angin kencang.

“Di titik ini saya menjadi yakin dengan keamanan struktur bangunan Bamboo Dome yang hampir 100% pengerjaannya. Ketika saya tidak dapat menguji secara langsung tetapi bangunan langsung diuji oleh alam,” kenangnya.

Ashar sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para perajin bambu yang telah membantu dalam pengerjaan Bamboo Dome. Komitmen dan keseriusan para perajin bambu yang telah cukup lama dikenalnya ini sangat terlihat dalam pengerjaan bangunan ini.

“Sangat luar biasa, betapa para perajin bambu dari desa Gianyar ini sangat serius, sungguh-sungguh, berkomitmen. Saya merasa bersyukur, beruntung, dan bangga dapat menjadi bagian dari kerja besar ini dan berharap dapat menyampaikan kepada masyarakat global bahwa di saat dunia cenderung memilih hal-hal yang artifisial tetapi kita masih punya yang masih orisinal,” bebernya.

Melalui momen ini ia berharap, bambu dapat dimanfaatkan dan diperkenalkan lebih baik kepada masyarakat. Ia juga berharap di masa depan UGM bisa membuat bangunan yang bagus, lekat dengan Indonesia, dan dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat.

Sebagai catatan, Ashar adalah seorang peneliti yang giat mengkaji bambu. Awal keseriusannya meneliti bambu terjadi pada 2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu ia bekerja sama dalam pembangunan sekolah alam internasional yang seluruh bangunannya menggunakan bambu di Bali. Dari awal kerja sama tersebut ia kenal dengan para penggiat bambu.

Sampai saat ini Ashar telah bekerja sama dengan penggiat bambu untuk membuat bangunan bambu. Tak hanya di Indonesia, namun juga di beberapa negara seperti Belgia, Cina, dan India. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tolak Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, India Ketiban Sial dan Dipermalukan Brasil di Kandang Sendiri

Tolak Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, India Ketiban Sial dan Dipermalukan Brasil di Kandang Sendiri

India menelan pil pahit setelah memilih laga melawan Brasil ketimbang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Di laga tersebut, skuad The Blue Tigers alami kalah telak.
Curhat ke Suami, Megawati Hangestri Terenyuh dengan Kebaikan Sopir Taksi di Korea Selatan

Curhat ke Suami, Megawati Hangestri Terenyuh dengan Kebaikan Sopir Taksi di Korea Selatan

Ditunggu hingga dapat tumpangan gratis dari sopir taksi di Korea Selatan, Megawati Hangestri ceritakan kebaikan itu kepada suaminya Dio Novandra lewat telepon.
Fakta-Fakta Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas: Sempat Tunjukkan Pelaku Lewat Foto

Fakta-Fakta Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas: Sempat Tunjukkan Pelaku Lewat Foto

Inilah fakta-fakta siswa kelas 2 SD di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia diduga menjadi korban bullying kakak kelasnya.
Timnas Vietnam Ketiban Sial Jelang Hadapi Malaysia di Perebutan Tempat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, 3 Pemain Terancam Absen

Timnas Vietnam Ketiban Sial Jelang Hadapi Malaysia di Perebutan Tempat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, 3 Pemain Terancam Absen

Timnas Vietnam ketiban sial menjelang duel kontra Malaysia dalam perebutan tempat ketiga di FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak tiga pemain terancam absen.
PSMS Medan Hajar Persikad Depok 4-0, Puncaki Klasemen Grup A

PSMS Medan Hajar Persikad Depok 4-0, Puncaki Klasemen Grup A

Tambahan tiga poin membuat PSMS Medan mengoleksi 10 poin dari tiga kemenangan dan sekali imbang. Hasil tersebut sekaligus membawa PSMS memuncaki klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Belum Juga Bertanding, Media Thailand Sindir Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Belum Juga Bertanding, Media Thailand Sindir Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Media Thailand menyoroti kemenangan 9-2 Timnas Indonesia atas Bangladesh jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Drama injury time menjadi sorotan utama.

Trending

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT