News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Persaingan E-commerce di Ramadhan 1444 H, Snapcart Beberkan Hasil Riset soal Tren Perilaku Belanja Online

Melihat perkembangan peta persaingan e-commerce yang semakin menarik menjelang bulan Ramadan 2023, Snapcart melakukan riset konsumen untuk mengetahui lebih dala
Selasa, 4 April 2023 - 22:20 WIB
Ada Persaingan E-commerce di Ramadhan 1444 H, Snapcart Beberkan Hasil Riset soal Tren Perilaku Belanja Online
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Melihat perkembangan peta persaingan e-commerce yang semakin menarik menjelang bulan Ramadan 2023, Snapcart melakukan riset konsumen untuk mengetahui lebih dalam terkait “Tren Perilaku Belanja Online Sambut Ramadhan 2023” selama 3 bulan terakhir. 

Bahkan, Riset ini dilakukan dengan metode online yang diikuti oleh 1000 responden dari usia 20 - 35 tahun dan tersebar di berbagai area di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Director Snapcart Indonesia, Astrid Wiliandry mengatakan, dalam dua tahun terakhir, tren belanja online juga terus berkembang, mulai dari faktor yang dicari saat berbelanja online, pilihan promo yang dimanfaatkan hingga berbagai cara baru atau fitur yang muncul untuk melengkapi pengalaman berbelanja. 

"Pada survei ini, terdapat 4 indikator utama yang kami gunakan untuk mengetahui pilihan konsumen pada 3 bulan terakhir," kata Director Snapcart Indonesia, Astrid Wiliandry.    

tvonenews


 
●    Berdasarkan indikator Brand Use Most Often (BUMO) atau merek yang paling sering digunakan, 61% responden memilih Shopee, disusul dengan E-Commerce 2 (22%), E-Commerce 3 (9%) dan E-Commerce 4 (7%). 

●    Pada indikator merek yang paling pertama diingat atau Top Of Mind, Shopee unggul di peringkat pertama dengan angka 70%, diikuti oleh E-Commerce 2 (22%), E-Commerce 4 (5%) dan E-Commerce 3 (2%). 

●    Untuk indikator pangsa pasar jumlah transaksi (share of order), Shopee berhasil mencatatkan pangsa pasar jumlah transaksi tertinggi dalam tiga bulan transaksi, yakni 51%, diikuti dengan E-Commerce 2 (22%), E-Commerce 3 (11%) dan E-Commerce 4 (8%). 

●    Pada indikator pangsa pasar nilai transaksi, Shopee menduduki peringkat pertama yang mencatatkan pangsa pasar nilai transaksi terbesar, yaitu 46%. Peringkat kedua disusul oleh E-Commerce 2 (26%), E-Commerce 3 (10%) dan E-Commerce 4 (7%).

Sambung  Director Snapcart Indonesia, Astrid Wiliandry menjelaskan, di antara pemain e-commerce di Indonesia, hasil yang kami dapat, Shopee memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan yang lain pada 4 indikator utama.

Bahkan dia menyebutkan, tren ini tentunya bisa berpengaruh pada perilaku belanja konsumen pada Ramadan tahun ini. 

"Melalui hasil riset Snapcart, 98% responden tertarik untuk berbelanja online guna memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan. Momentum yang berlangsung kurang lebih satu bulan ini menjadi ruang e-commerce untuk berlomba. Faktor-faktor yang dicari pun berbeda, khususnya saat Ramadan. 4 faktor pertimbangan konsumen untuk memilih sebuah platform saat berbelanja online selama bulan Ramadan meliputi, Gratis Ongkir masih mengambil peringkat pertama, dilanjutkan oleh metode pembayaran COD, Program Ramadan Menarik dan Keseruan Livestream," jelasnya. 

●    Mengacu pada hasil survei ini, Shopee menduduki posisi pertama sebagai e-commerce yang menawarkan promo gratis ongkir terbaik (62%), memimpin jauh dari E-Commerce 2 (20%), dilanjutkan oleh E-commerce 3 (9%) dan E-commerce 4 (6%).
●    Selain itu, Shopee juga terpilih sebagai platform belanja online dengan metode pembayaran COD terbaik (60%), jauh unggul dari kompetitor terdekatnya yaitu E-commerce 2 (17%), E-commerce 3 (12%) dan E-commerce 4 (9%). 
●    Melalui survei juga terungkap bahwa Shopee Affiliate menawarkan program afiliasi dengan komisi terbesar (57%), memimpin jauh dari E-commerce 2 (18%), diikuti oleh E-commerce 3  (16%) dan E-commerce 4 (5%).

Kemudian, disinggung soal pandangan Snapcart terkait faktor-faktor pertimbangan konsumen saat memilih sebuah platform untuk berbelanja online selama bulan Ramadan dari survei tersebut. 

Astrid Wiliandry menuturkan, Sejak hadir di tengah masyarakat, Gratis Ongkir kerap menjadi bagian dari strategi para pemain e-commerce untuk menarik minat masyarakat berbelanja online. 

"Jadi, kemudahan yang ditawarkan, menarik minat masyarakat yang tinggi, khususnya bagi masyarakat yang berasal dari daerah. Dapat dikatakan, tahun ini Gratis Ongkir masih menjadi bintang dan mempengaruhi keputusan konsumen dalam pemilihan platform untuk berbelanja online," ujarnya.

Di samping itu, Astrid Wiliandry mengungkapkan, hal menarik lainnya juga yang kami temukan juga terkait Program Ramadan Menarik salah satunya tren yang sedang marak yakni, program Affiliates (afiliasi). 

"Berbagai program afiliasi dari para pemain e-commerce menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memilih peruntungannya. Utamanya, komisi merupakan faktor yang paling diperhatikan," tuturnya.

Selain itu, Astrid Wiliandry juga katakan, memiliki keunggulan pada masing-masing faktor dapat memberi keuntungan bagi pemain e-commerce khususnya dalam memperkuat penawarannya sebagai destinasi belanja online untuk masyarakat saat Ramadan nanti. 

"Sehingga dari hasil riset kami ini, kami berharap dapat membantu konsumen dalam memilih platform e-commerce untuk mendapatkan pengalaman belanja Ramadan terbaik, dan juga sebagai motivasi objektif bagi pelaku e-commerce untuk terus meningkatkan layanannya bagi konsumen Indonesia khususnya di musim Ramadan tahun ini," tuturnya.

"Begitu pula bagi penjual atau pemilik bisnis yang turut merasakan manfaat dari e-commerce atau marketplace, terlebih di bulan Ramadan ini. Sebagai perpanjangan tangan untuk masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan secara online, marketplace menjadi platform berjualan yang diandalkan oleh para seller di Indonesia," seambungnya menjelaskan.

Kemudian kembali dia katakan, hasil yang menarik ditemukan oleh Ipsos melalui survei yang melibatkan 220 responden melalui Ipsos Online Panel. 

"Survei ini diikuti oleh para penjual yang berjualan di online marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, ataupun TikTok Shop, satu atau lebih marketplace, setidaknya selama 3 bulan terakhir," paparnya.

Sementara, saat disinggung soal E-commerce berlomba-lomba untuk menghadirkan wadah berjualan yang menguntungkan bagi para seller. Dari hasil survei yang Ipsos lakukan, siapa marketplace yang menjadi pilihan utama penjual dalam memasarkan produk mereka?

Country Service Line Group Leader, Observer, Customer Experience & Channel Performance, Ipsos Indonesia, Andi Sukma menjelaskan, Selain adanya permintaan yang tinggi akan belanja online, berbagai manfaat yang diberikan oleh marketplace menjadi daya tarik bagi para seller, mulai dari fitur-fitur yang dimiliki, kampanye yang dihadirkan, hingga layanan pengiriman yang tersedia. Untuk mengetahui seberapa baik citra platform marketplace menurut para seller, Ipsos menggunakan 3 indikator utama di survei ini.

●    Pada indikator Top Of Mind (TOM), Shopee unggul dibanding marketplace lainnya. Shopee (67%) menempati urutan pertama di benak online seller, diikuti oleh E-commerce 2 (16%), E-commerce 3 (6%), serta E-commerce 4 (6%). Artinya ketika para online seller mendengar platform marketplace, Shopee menjadi merek yang pertama kali muncul di benak mayoritas seller.

●    Berdasarkan indikator Brand Used Most Often (BUMO), platform marketplace yang paling sering digunakan oleh mayoritas online seller adalah Shopee unggul di peringkat pertama dengan angka 80%, disusul oleh E-commerce 2 (10%), E-commerce 3 (6%), dan E-commerce 4 (3%).

●    Selain itu, menggunakan pendekatan Loyalty Ratio, diketahui performa Shopee dinilai sangat baik dengan persentase 84%, diikuti oleh E-commerce 2 (14%), E-commerce 3 (10%), dan E-commerce 4 (6%).

Masih lanjut Andi Sukma jelaskan, dari hasil survei yang didapat berdasarkan beberapa indikator tersebut, ditemukan bahwa Shopee memiliki performa yang unggul menurut para seller. 

Terlebih ia katakan, pada indikator Loyalty Ratio, Shopee mendapatkan skor tertinggi, yang artinya mayoritas online seller menjadikan Shopee sebagai platform marketplace andalannya. 

"Temuan ini sangat menarik, karena keunggulan Shopee semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi belanja online pilihan masyarakat Indonesia," jelasnya.

"Layaknya pembeli, penjual juga memiliki berbagai pertimbangan saat memilih marketplace yang mereka gunakan untuk memasarkan produknya. Melalui hasil riset Ipsos, 95% responden memilih promo menarik sebagai faktor penentu memilih marketplace, terlebih karena promo-promo tersebut dapat meningkatkan omzet dan keuntungan bagi bisnis mereka," sambungnya menjelaskan. 

Lalu, ketika disinggung marketplace apa yang unggul dalam memenuhi berbagai faktor yang menjadi pertimbangan seller dalam menentukan pilihan mereka?

Andi Sukma katakan, semakin selektifnya para online sellers dalam memilih platform andalan mereka, mendorong semakin banyaknya inovasi saling berkesinambungan yang dihadirkan oleh platform marketplace untuk membantu seller dalam mengembangkan bisnis dan mendapatkan keuntungan, serta merasakan manfaat yang maksimal. 

"Melalui survei Ipsos, kami menemukan ada 5 aspek yang menjadi pertimbangan utama seller," jelasnya.

●    Bila dibandingkan antara platform marketplace, lebih dari setengah responden menilai Shopee (62%) sebagai marketplace yang paling banyak menyediakan promo menarik bagi pelanggan, lalu diikuti oleh E-commerce 2(16%), E-commerce 3 (12%), dan E-commerce 4 (6%).
●    Shopee (65%) diasosiasikan sebagai marketplace yang paling memberikan omzet terbesar bagi bisnis para online seller, berada di atas E-Commerce 2 (16%), E-Commerce 3 (9%), beserta E-Commerce 4 (6%).
●    Berdasarkan pilihan responden, Shopee (59%) juga menjadi marketplace di urutan pertama yang paling memberikan keuntungan terbanyak bagi bisnis para  online seller, diikuti oleh E-Commerce 2 (20%) di urutan kedua, dan E-Commerce 3 (8%), dan E-Commerce 4 (7%).
●    Dalam aspek kesesuaian produk yang dijual seller, Shopee juga masih unggul dengan 66%, diikuti dengan E-Commerce 2 (15%), E-Commerce 3 (9%), dan E-Commerce 4 di posisi terakhir (7%).
●    Pada indikator marketplace dengan fitur interaktif terbaik, 60% dari responden memilih Shopee sebagai marketplace dengan fitur interaktif terbaik, disusul oleh E-Commerce 2 (18%), E-Commerce 3 (13%) dan E-Commerce 4 (5%).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andi Sukma jelaskan, sejatinya, online seller mengedepankan aspek-aspek yang dapat memaksimalkan peluang bisnis mereka dalam meraih keuntungan. Ipsos menemukan lebih dari setengah responden menganggap bahwa Shopee unggul di 5 faktor yang menjadi pertimbangan mereka dalam menentukan marketplace pilihan. 

"Penemuan ini mengukuhkan posisi Shopee sebagai marketplace yang memberikan keuntungan serta peluang terbesar bagi seller dalam mengembangkan bisnis mereka,” pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

Berkat perluasan akses pasar, UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet sebesar Rp8,57 miliar sepanjang semester I 2026 melalui berbagai pameran regional hingga internasional.
Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan TKD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar, sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.
Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kementerian Hukum menguji penerapan manajemen talenta berbasis e-voting di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara.

Trending

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT