GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pandemi Covid-19, Produksi Teh Kelor Rumahan di Pati Naik 300 Persen

Banyaknya permintaan teh kelor dimasa pandemi, membuat perajin teh kelor rumahan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kewalahan memenuhi pesanan yang naik 300 persen
Selasa, 30 November 2021 - 13:36 WIB
Pekerja menjemur daun kelor di rumah produksi teh kelor Desa Kedungbulus, Gembong, Pati, Jawa Tengah, Selasa (30/11/2021).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Pandemi covid-19 yang belum usai membuat banyak masyarakat yang mencari minuman ramuan tradisional untuk menangkal virus corona.

Salah satu minuman yang banyak dicari masyarakat dimasa pandemi adalah teh kelor, yang selama ini dikenal mempunyai banyak khasiat untuk imun tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyaknya permintaan membuat perajin teh kelor rumahan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kewalahan memenuhi pesanan yang melonjak hingga tiga ratus persen dibanding hari biasa.

Salah seorang produsen teh kelor rumahan di Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, Pati, Jawa Tengah, Muryati, mengaku dirinya kewalahan memenuhi pesanan teh kelor dari berbagai kota di pulau Jawa, sejak ramai pemberitaan tentang corona di Indonesia.

Jika biasanya per hari hanya mampu menjual seratus bungkus teh kelor, namun sejak merebaknya wabah corona, pesanan meningkat hingga tiga kali lipat.

“Untuk teh kelor terutama yang tubruk itu meningkat sekitar tiga ratus persen. Kalo hari hari biasa sebelum ada wabah corona penjualan per hari sekitar kurang lebih seratus bungkus, dan sejak adanya wabah corona penjualan menaik sekitar tiga ratusan bungkus per hari,” ujar Muryati, Selasa (30/ 11/ 2021).

Untuk memenuhi banyaknya pesanan, Muryati terpaksa mendatangkan daun kelor dari luar desanya.

“Untuk memenuhi pesanan ini saya harus mencari bahan baku ke luar desa. Karena stok daun kelor di desa kami sudah menipis. Apalagi ini musim penghujan, untuk proses produksi kita tidak bisa berproduksi maksimal karena untuk pengeringan daun kelor kami mengandalkan panas matahari,” jelasnya.

Untuk membuat teh daun kelor cukup sederhaha. Pertama daun kelor yang masih segar diambil dari pohonnya. setelah dipetik, kemudian dijemur.

Setelah daun layu, kemudian dikemas dengan plastik kedap udara. teh kelor pun siap dipasarkan.

Muryati menjual satu bungkus teh kelor tubruk kemasan paper bag isi 40 gram dengan harga Rp 15.000. Sementara itu, teh kelor kemasan tabung isi 20 pack dijual Rp 20.000.

Selain dipasarkan secara online, teh kelor produksi rumahan ini juga banyak dijual di toko toko dan apotik di pati dan kota-kota sekitar Pati.

Pandemi virus corona atau Covid-19, membuat masyarakat berinisiatif membuat penangkalnya.

Selain jamu, salah satu minuman berbahan herbal dari tumbuhan yang banyak dicari masyarakat untuk melindungi tubuh dari serangan virus corona adalah teh kelor.

Manfaat daun kelor memang telah lama digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Daun tersebut kaya akan antioksidan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat melindungi sel dari kerusakan.

Daun kelor mengandung banyak vitamin dan mineral penting. contohnya vitamin c yang 7 kali lebih banyak daripada jeruk dan kalium yang 15 kali lebih banyak daripada pisang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daun kelor juga memiliki kalsium, kalium, protein, zat besi, dan asama amino yang membantu tubuh menyembuhkan serta membangun otot.

Secara tradisional, khasiat daun kelor telah dimanfaatkan sebagai obat untuk diabetes, peradangan jangka panjang, infeksi bakteri, virus dan jamur, nyeri sendi, kesehatan jantung, serta kanker. (Abdul Rohim/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT