Tutup Menu
LIVESTREAM
Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim
Sulawesi Lainnya
Artikel
OJK catat investor pasar modal melonjak jadi 6,8 juta
Sumber :
  • ANTARA FOTO

OJK: Investor Pasar Modal Melonjak Jadi 6,8 Juta

Senin, 6 Desember 2021 - 13:53 WIB

Jakarta - Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, investor pasar modal meningkat signifikan menjadi 6,8 juta pada Oktober 2021. “Investasi sekarang bisa menggunakan teknologi dari mana saja, jumlahnya kecil-kecil juga bisa. Mayoritas merupakan investor ritel berusia di bawah 30 tahun,” kata Wimboh saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin.

OJK mencatat, pertumbuhan jumlah investor pasar modal selama pandemi meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2019 yang berjumlah 2,6 juta investor. Begitu juga dengan dominasi investor muda yang pada Desember 2020 berjumlah 54,90 persen pada Oktober 2021 bertambah menjadi 59,50 persen. Tingginya antusiasme tersebut dikarenakan adanya pembatasan mobilitas selama pandemi Covid-19 yang membuat investor muda memilih untuk mengalihkan uangnya ke pasar modal.

Wimboh menilai, penanganan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih lebih baik dibandingkan krisis pada 1997-1998 dan 2008, karena cukup terbantu dengan kehadiran teknologi. "Ini suatu laboratorium ekonomi yang 100 tahun lagi belum pasti terjadi, jadi ini tidak kita ciptakan tapi real dan teknologi membantu," ujarnya.

Selain itu, penghimpunan dana di pasar modal di 2021 telah melampaui nilai pada 2020. Hingga 30 November 2021, telah mencapai Rp321,8 triliun dari 169 penawaran umum (PU). "Masih terdapat 9 PU Rp6,51 triliun yang masih dalam pipeline, diperkirakan target 2021 tercapai," tuturnya.

Tak hanya itu, kinerja baik pasar modal juga tercermin dari IHSG yang terus bergerak positif setelah mencapai titik terendahnya pada 24 Maret 2020, yaitu 3.937,63. OJK mengeluarkan kebijakan stabilisasi pasar berupa pelarangan short selling, trading halt, penyesuaian auto rejection limit, dan buyback saham tanpa RUPS. "Dengan kebijakan tersebut, IHSG terus bergerak ke arah positif di mana pada 2 Desember 2021 berada pada level 6.583,82," kata Wimboh. (ari/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Guru Sanggar Tari di Malang Tega Cabuli 7 Anak Didiknya. Mayoritas Korban Siswi SMP

Guru Sanggar Tari di Malang Tega Cabuli 7 Anak Didiknya. Mayoritas Korban Siswi SMP

YR berusia 37 tahun, warga Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur merupakan pelaku persetubuhan dan pencabulan terhadap tujuh orang anak di wilayah tersebut.
Ormas Pemuda Sesalkan Pemberian Nama Ibu Kota Tidak Libatkan Tokoh Dayak

Ormas Pemuda Sesalkan Pemberian Nama Ibu Kota Tidak Libatkan Tokoh Dayak

Ketua Bidang Kaderisasi PDKB Srilinus lino mengatakan, pemberian nama ibu kota Nusantara terkesan Jawa sentris dan pemakaian nama ibu kota baru hanya mewakili dominasi pikiran elit. 
Heboh Soal Bahasa Sunda, Fraksi PDIP DPR Akan Panggil Arteria Dahlan

Heboh Soal Bahasa Sunda, Fraksi PDIP DPR Akan Panggil Arteria Dahlan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Utut Adianto mengatakan fraksinya akan memanggil anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan terkait pernyataannya yang mempermasalahkan penggunaan bahasa Sunda oleh seorang pejabat.
Viral Parkir 350 Ribu di Utara Malioboro, Pemkot Yogyakarta: Tindak Tegas Pelaku

Viral Parkir 350 Ribu di Utara Malioboro, Pemkot Yogyakarta: Tindak Tegas Pelaku

Viral soal biaya parkir bus wisata di sekitaran kawasan di utara Malioboro atau Jalan Margo Mulyo langsung mendapat tanggapan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Pelaku Bekap Korban Sampai Mati Lemas Usai Berhubungan Badan karena Minta Cerai

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Pelaku Bekap Korban Sampai Mati Lemas Usai Berhubungan Badan karena Minta Cerai

Warsoni warga Duren Sawit, Jakarta Timur, tega membunuh istrinya, Senti, usai berhubungan badan. Pelaku membekap hidung dan mulut korban hingga mati lemas.
Terdegradasi Akibat Penebangan Liar, Masyarakat Adat Perjuangkan Penyelamatan Hutan di Tamblingan-Bali

Terdegradasi Akibat Penebangan Liar, Masyarakat Adat Perjuangkan Penyelamatan Hutan di Tamblingan-Bali

Masyarakat Adat Catur Desa Dalem Tamblingan di wilayah Kecamatan Banjar dan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, terus memperjuangkan penyelamatan Hutan Merta Jati di sekitar Danau Tamblingan.
Trending
Dekat Jalur Kereta Api, Puluhan Bangunan Liar di Depan Roxy Mall Jember Dibongkar PT KAI 

Dekat Jalur Kereta Api, Puluhan Bangunan Liar di Depan Roxy Mall Jember Dibongkar PT KAI 

PT KAI Daop 9 Jember melakukan pembongkaran bangunan liar yang berada di Ruang Pengawasan Jalur Kereta Api (Ruwasja)
Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Dibekuk Polisi

Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Dibekuk Polisi

Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ditangkap oleh Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Jeneponto.
Akibat Kencing Tikus, Dua Warga Gunungkidul Terinfeksi, Satu Meninggal

Akibat Kencing Tikus, Dua Warga Gunungkidul Terinfeksi, Satu Meninggal

Leptospirosis karena infeksi kencing tikus terjadi di Gunungkidul. Dinas Kesehatan merilis, ada dua orang terkena Leptospirosis, satu di antaranya meninggal.
Polisi Ungkap Motif Perampokan dan Pembunuhan Siang Bolong Bermodus Servis Televisi di Jember

Polisi Ungkap Motif Perampokan dan Pembunuhan Siang Bolong Bermodus Servis Televisi di Jember

Motif perampokan dan pembunuhan di Jember, Jawa Timur, yang dilakukan pelaku adalah karena Ita tidak memberi uang pinjaman dan ingin menguasai harta korban
Viral Pernikahan Wanita Dengan Keris di Gianyar Bali, Ini Kisahnya

Viral Pernikahan Wanita Dengan Keris di Gianyar Bali, Ini Kisahnya

Sang pengantin pria membatalkan adat nyentana dua hari sebelum hari pernikahan tiba. Adat nyentana adalah istilah perkawinan Bali dimana perempuan yang meminang laki-laki dan upacara perkawinannya dilaksanakan di rumah perempuan.
KPK: Hakim, Panitera, dan Pengacara Terjaring OTT di Pengadilan Negeri Surabaya

KPK: Hakim, Panitera, dan Pengacara Terjaring OTT di Pengadilan Negeri Surabaya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/1).
Miris, Sebanyak 3,93 Juta Warga di Jawa Tengah Masih Miskin dan Perlu Penanganan Serius

Miris, Sebanyak 3,93 Juta Warga di Jawa Tengah Masih Miskin dan Perlu Penanganan Serius

Angka kemiskinan di Jateng masih tinggi, Komisi A DPRD Jateng mencatat hingga September 2021, masih ada 11,25 persen atau sekitar 3.930.000 warga Jateng yang miskin dan perlu penanganan serius.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Ragam Perkara
16:00 - 17:00
Kabar Petang Pilihan
17:00 - 18:30
Kabar Petang
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Dua Sisi
21:00 - 22:00
Kabar Utama
Selengkapnya