News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinilai Cuma PHP, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Tagih Janji Pemerintah Soal Stabilitas Harga Pangan

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia kecewa dengan janji pemerintah soal stabilitas harga pangan termasuk beras saat ini. Mereka menilai semuanya harapan kosong.
Selasa, 27 Februari 2024 - 12:45 WIB
Iustrasi beras Bulog
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan menyatakan secara tegas janji yang diberikan oleh pemerintah terkait stabilitas harga pangan termasuk beras hanya PHP atau pemberi harapan palsu.

"Beras ini memang kenaikannya bukan hanya terjadi pada saat momentum pemilu jadi kami menilai kenaikan harga beras ini terjadi sudah dari tahun lalu," jelas dia, saat dihubungi media, di Jakarta, Selasa (27/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Bulog mengenai harga pangan termasuk beras di tahun lalu.

"Bahkan kami berkomunikasi dengan Bulog Oktober 2023 tidak terealisasi yang namanya stabilitas-stabilitas pasokan dan harga pangan atau disingkat beras SPHP, malah yang ada kami pedagang yang di-PHP," kata dia menambahkan.

Reynaldi pun berharap menjelang bulan puasa atau Ramadhan hingga Idul Fitri 2024 pemerintah dapat mendistribusikan subsidi beras ke masyarakat.

"Kami berharap di momentum ini persiapan tiga pekan jelang Ramadan harus diguyur beras baik medium dan premium ke pasar tradisional guna untuk menekan harga," tuturnya.

Menurutnya, upaya tersebut dinilai dapat menekan harga beras yang melambung tinggi dalam waktu dekat. Namun, perlu ada perbaikan jangka panjang pula.

"Tapi jangka panjangnya memperbaiki tata niaga pangan kita, memperbaiki tata kelolanya dan jika ada perubahan di penataan ini semestinya dilakukan supaya tidak terjadi lonjakan-lonjakan kebutuhan bahan pokok," tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, Polemik kelangkaan beras yang menyebabkan meningkatnya harga komoditas tersebut meresahkan seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah mengantisipasi dengan melakukan impor beras.

Berdasarkan pengakuan Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan akan ada 500 ribu ton beras yang akan masuk ke Indonesia.

"Info tahun lalu 3,8 juta banyak, tahun ini 2 juta dan 1,6 hampir 3,6 juta. Dalam perjalanan 500 ribu ton sudah masuk," jelas dia, setelah sidak harga beras di Pasar Rakyat Klender, Jakarta Timur, Senin (26/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, untuk beras dalam negeri milik Bulog, politikus yang akrab disapa Zulhas tersebut memastikan stoknya masih banyak.

"Stoknya Bulog kemarin dapat laporan 1,4 juta ton, jadi berasnya banyak, harganya tidak naik tapi beras yang disediakan sama Bulog yaitu beras komersial dan beras subsidi," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT