News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbukti Korupsi Hampir Rp200 Triliun, Bos Real Estate Vietnam Truong My Lan Dihukum Mati

Terbukti korupsi hingga hampir Rp200 triiun, bos real estate di Vietnam, Truong My Lan akhirnya divonis hukuman mati oleh pengadilan di Ho Chi Minh, Vietnam
Kamis, 11 April 2024 - 19:26 WIB
Terbukti Korupsi Hampir Rp200 Triliun, Bos Real Estate Vietnam Truong My Lan Dihukum Mati
Sumber :
  • AP Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Bos real estate di Vietnam, Truong My Lan akhirnya divonis hukuman mati oleh pengadilan di Ho Chi Minh, Vietnam. Pengusaha wanita ini terjerat kasus korupsi keuangan terbesar dalam sejarah di Vietnam.

Pengusaha wanita berusia 67 tahun yang menjadi bos perusahaan Van Thinh Phat ini,  sebelumnya didakwa dengan kasus penggelapan dana senilai 12,5 miliar dolar AS, atau hampir mencapai Rp200 triliun. Nilai ini sekitar 3 persen dari total ekonomi Vietnam di tahun 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Truong My Lan dituduh secara ilegal mengusai perusahaan keuangan, Saigon Joint Stock Commercial Bank antara tahun 2012 dan 2022. Dalam kesempatan ini, dia dituduh menarik 2.500 pinjaman yang menyebabkan bank ini merugi hingga 27 miliar dolar AS. 

Menurut media lokal VnExpress, pengadilan telah meminta dia mengembalikan dana 26,9 miliar dollar AS.

Di Vietnam sendiri, vonis mati ini dinilai cukup berat, mengingat sebelumnya Truong My Lan dinilai sebagai warga negara kelas satu yang banyak memiliki aktivitas sosial dan terkenal sebagai seorang filantropi.

Meski ini merupakan kejahatan pertama Truong My Lan, pengadilan menilai dia menjadi penanggung jawab atas skema kejahatan yang dituduhkan. Apalagi, pengadilan menilai bahwa peluang pengembalian dana kerugian akan sulit.

Korupsi besar yang dilakukan Truong My Lan telah membuat Saigon Joint Stock Commercal Bank (SCB) masuk ke dalam pengawasan khusus, dan membuat bank tersebut kehilangan kepercayaan publik.

Padahal sebelumnya, SCB merupakan salah satu bank komersial dengan aset terbesar di Vietnam. Bank SCB ini merupakan bank hasil merger dari dua bank komersial pada tahun 2011 lalu.

Gerakan Antikorupsi

Selain Truong My Lan, mantan pejabat bank sentral Vietnam Do Thi Nhan juga sebelumnya divonis hukuman seumur hidup pada Selasa (9/4/2024). 

Dia dihukum atas kasus yang sama karena terbukti menerima uang suap senilai 5,2 juta dolar AS, atau setara dengan Rp82 miliar rupiah.

Truong My Lan sebelumnya ditahan pada Oktober 2022, dan menjadi salah satu orang terkemuka yang diincar oleh gerakan antikorpsi yang dilancarkan pemerintah secara besar - besaran pada 2020.

Gerakan antikorupsi yang dikenal dengan "tungku panas" ini juga telah menyasar sejumlah pejabat tinggi dalam perpolitikan Vietnam. 

Mantan presiden Vo Van Thuong bahkan telah mengundurkan diri setelah disinyalir terlibat dalam gerakan tersebut. 

Namun, kasus yang melibatkan Truong My Lan lebih mengguncang negara tersebut. Sebagai bos real estate terkaya di Vietnam, Truong My Lan menguasai banyak proyek - proyek termasuk pembangunan banyak bangunan residensial, perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyusul kasus Truong My Lan ini, para ekonom di Vietnam justru mempertanyakan kondisi bank lainnya akan mengalami kasus serupa, dan memicu kekhawatiran terhadap dampak yang meluas ke sektor keuangan dan mengancam ekonomi secara keseluruhan.

Di sisi lain, sektor real estate di Vietnam telah terpukul parah. Sebanyak 1.300 perusahaan properti bahkan telah gulung tikar dari pasar di tahun 2023. Untuk menarik minat pembeli, para pengembang bahkan telah menawarkan diskon besar dan juga menawarkan emas sebagai hadiah. (AP)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT