GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wah! Roro Esti Diundang Jadi Pembicara di Pertemuan IMF - Bank Dunia, Begini Penjelasan Politisi Cantik Asal Golkar Ini...

Anggota DPR RI Dyah Roro Esti mendapat kehormatan diundang menjadi salah satu pembicara dalam pertemuan IMF - World Bank di Washington DC, Amerika Serikat. 
Jumat, 19 April 2024 - 19:56 WIB
Wah! Roro Esti Diundang Jadi Pembicara di Pertemuan IMF - Bank Dunia, Begini Penjelasan Polisi Cantik Asal Golkar Ini...
Sumber :
  • instagram@dyahroroestiwp

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi sektor  energi, Dyah Roro Esti mendapat kehormatan diundang menjadi salah satu pembicara dalam pertemuan IMF - World Bank (Dana Moneter Internasional - Bank Dunia) di Washington DC, Amerika Serikat

Dalam pertemuan bergengsi ini, Roro Esti bahkan menjadi pembicara di forum Global Parlimentary Forum 2024, yang merupakan rangkaian dari acara IMF - World Bank Spring Meeting. Ajang tahunan ini diikuti menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari seluruh dunia, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan langka ini, Roro Esti berbicara tentang pentingnya sektor ekonomi hijau. Menjadi anggota DPR RI sejak usia 26 tahun, wanita kelahiran Jakarta ini memang sangat peduli tentang isu - isu lingkungan. 

"Sektor hijau merupakan sektor baru yang dapat menampung banyak pekerjaan," kata  Roro Esti saat acara Global Young MP Initiative, yang mengusung tema "Planting Seeds of Growth: Creating Green Jobs for Young People and the Planet", Selasa (16/4/2024).

Roro Esti yang merupakan politisi asal Partai Golkar ini, memandang peran penting pemerintah serta organisasi-organisasi dunia seperti World Bank dalam menumbuhkan sektor hijau.

Politisi muda berusia 31 ini mengambil contoh kesuksesan proyek panel surya di Bangladesh. Bukan hanya positif bagi persoalan iklim dunia, proyek ini juga berhasil menyerap banyak lapangan pekerjaan dan secara bersamaan.

Roro Esti, yang juga menjabat sebagai Steering Committee mewakili East Asia and Pacific dalam Global Young MP Initiative ini, mengatakan sebagai negara dengan proyeksi bonus demografi yang cukup besar, saat ini semakin banyak anak muda Indonesia dalam posisi mencari pekerjaan.

"Hal ini merupakan isu penting dan perlu diantisipasi. Adanya sektor hijau akan berdampak pada kebutuhan tenaga kerja baru, sehingga bonus demografi dapat teratasi dengan peluang kerja baru yang lebih luas," ungkap wanita cantik berusia 31 tahun ini.

Roro Esti juga melihat kesulitan generasi muda mendapatkan pekerjaan. Oleh sebab itu, anggota legislatif asal daerah pemilihan Gresik dan Lamongan  menyerukan agar setiap negara dengan demografi yang muda seperti Indonesia, harus bisa memperbaiki kondisi lapangan pekerjaannya.

Dalam pertemuan IMF - World Bank kali ini, turut dihadirkan para anggota parlemen muda dunia untuk terlibat dengan pimpinan IMF, World Bank serta para pemimpin dunia. Legislator - legislator muda dari seluruh dunia ini diharapkan mendapat perspektif baru tentang ekonomi hijau untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem di berbagai penjuru dunia.

Fokus Sektor Energi

Menjadi pembicara di kancah internasional, sebenarnya bukan hal baru bagi Roro Esti. Wanita yang tercatat sebagai penerima beasiswa LPDP Kementerian Keuangan tahun 2015 ini, telah beberapa kali hadir dalam forum internasional. 

Sebelumnya, Roro Esti juga turut diundang dalam KTT G-20 yang dilaksanakan di Bali, akhir tahun 2023 lalu. Di awal tahun ini, Roro Esti juga menghadiri acara "9th Global Conference of Young Parliamentarians" di Hanoi, Vietnam.

Bergaul dengan para warga, pejabat dan pengusaha di luar negeri, sebenarnya bukan menjadi hal baru bagi Roro Esti. Pasalnya,sejak kecil, dia banyak menghabiskan waktu sekolahnya berpindah-pindah di beberapa negara mulai dari Amerika Serikat, Inggris, hingga Vietnam.

Masa kecil Roro Esti harus berpindah sekolah untuk mengikuti pekerjaan Sang Ayah yang merupakan pekerja di sektor pertambangan. 

Ayah Roro Esti, Satya Widya Yudha ternyata bukanlah orang sembarangan. Berkarier di perusahaan tambang global di masa mudanya, Satya Widya Yudha sempat menjadi anggota DPR RI dua periode. 

Satya Widya Yudha yang dikenal sebagai salah satu tokoh Partai Golkar ini, bahkan sempat menjadi Ketua Komisi VII DPR RI. Saat ini, dia masih menjabat sebagai anggota Dewan Energi Nasional (DEN) untuk periode 2000 - 2025.

Ketertarikan Roro Esti terhadap sektor energi tampaknya berasal dari Sang Ayah. Di Komisi VII DPR RI, wanita ini dikenal cukup vokal.

Dalam satu kesempatan rapat, dia bahkan mengusulkan agar Komisi VII dibubarkan saja, mengingat banyaknya patner kerja di komisinya yang dialihkan ke komisi lain. 

Tetap Semangat

Di luar kesibukannya sebagai anggota DPR RI, Roro Esti juga aktif di berbagai ormas, mulai dari pengurus di Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), hingga pengurus di DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Sukses menjadi Anggota DPR RI di usia muda, ternyata tidak membuat dia berpuas diri.  Roro Esti banyak menghabiskan waktunya di daerah asal pemilihannya, yakni Gresik dan Lamongan, Jawa Timur. 

Kembali menjadi Calon Legislatif nomor urut 1 dari Partai Golkar saat Pemilu 2024 lalu, Roro Esti yang menjadi Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini, juga bekerja keras untuk menarik suara pemilih saat masa kampanye. 

Meski berhasil menambah perolehan suaranya di Pemilu 2024 lalu, nasib baik tampaknya belum menghapiri Roro Esti. Dia diperkirakan gagal melaju ke DPR RI untuk periode mendaang. 

Kendati kurang sukses dalam Pemilu 2024 lalu, Roro Esti ternyata tidak patah semangat. Setelah menunaikan ibadah umroh bersama Sang Suami beberapa waktu lalu, dia telah mulai aktif berkegiatan sebagai anggota DPR RI. 

Bukan menjadi anggota DPR tampaknya tidak menjadi masalah bagi wanita yang berkuliah di Inggris ini. Setelah lulus S1 dari University of Manchester 2013, dia juga telah meraih gelar S2 dari Imperial College di London tahun 2016. 

Di luar parlemen, Roro Esti sebelumnya telah berkarier di sejumlah tempat. Setelah menjadi mentor di JIS Academy Summer Program (2009), wanita yang hobi olah raga ini sempat bekerja sebagai analis di DPR (2014), sebelum di Exxon Mobil sebagai Government and Public Affairs. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selepas dari Exxon di tahun 2016, wanita pemenang Manchester's Got Talent University of Mancester (2013) ini, bekerja Veolia, sebagai Waste Management Project Analyst. 

Bahkan sebelum terpilih menjadi anggota DPR RI, Roro Esti juga sempat ikut mendirikan Indonesia Energi and Environmental Institute. Lembaga nirlaba ini fokus menyuarakan isu- terkait pemanasan global dan perubahan iklim.   (ant)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta masih menjadi ibu kota negara sebelum terbitnya Keputusan Presiden (Keppres).
Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya angkat bicara soal aksi penjambretan yang menimpa Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT