GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian ESDM Tepis Temuan Kemendag soal Kecurangan Volume Gas LPG 3 Kg yang Tidak Terisi Penuh: Harus Dibuktikan Ulang

Kementerian ESDM mengatakan bahwa perlu ada pembuktian lebih lanjut terkait dugaan praktik kecurangan LPG 3 kg yang ditemukan oleh Kementerian Perdagangan.
Jumat, 31 Mei 2024 - 21:25 WIB
Potret distribusi gas LPG 3 kilogram.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menepis temuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) soal temuan kecurangan volume gas LPG 3 kilogram.

Kepala Biro Komunikasi, Informasi Layanan Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengatakan bahwa perlu ada pembuktian lebih lanjut terkait dugaan praktik kecurangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi belum bisa dikatakan sebagai kecurangan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) dengan adanya temuan Kemendag," kata Agus melansir dari Antara, Jumat (31/5/2024).

tvonenews

Mewakili Kementerian ESDM, Agus menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) terkait temuan praktik pengurangan volume gas LPG 3 kg.

Agus menilai, istilah yang pas yang dapat digunakan terhadap temuan dari Kemendag tersebut adalah tidak tepat atau tidak pas isi tabungnya.

Pasalnya, Agus merasa bahwa pengawasan terhadap SPBBE sudah dilakukan berlapis, yakni oleh Kementerian ESDM, Pertamina, dan Kemendag.

Khususnya terkait masalah alat pengisian yang digunakan untuk mengisi LPG yang diedarkan ke masyarakat.

“Kalau tidak (tepat), maka harus ada kalibrasi ulang terhadap alat tersebut oleh Kemendag," ujarnya.

Agus menjelaskan, alat pengisian di SPBBE memiliki sistem semi otomatis.

Maka, untuk mengetahui beratnya pas atau tidak, menurutnya perlu ada timbangan di setiap pangkalan, agen, hingga pengecer,

Sehingga, jika berat total dari tabung tersebut tidak mencapai 8 kg yakni tabung 5 kg dan gas 3 kg, maka gas LPG tersebut bisa dikembalikan.

"Termasuk masyarakat, juga bisa lebih kritis untuk ikut mengawasi dengan menimbang di agen ketika membeli, atau jika ada keluhan gasnya cepat habis dari biasanya bisa melaporkan lokasinya di mana untuk dicek. Bisa lapor ke call center Kementerian ESDM 136 atau Pertamina 135," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menemukan volume gas LPG 3 kg tidak sesuai.

Temuan tersebut mengindikasikan adanya dugaan pengurangan volume tabung gas sebesar 200-700 gram.

Zulhas mengungkapkan, pihaknya menemukan ada ada 11 SPBBE yang diduga ada praktik kecurangan. 11 titik itu tersebar di Jakarta, Tangerang, hingga Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ternyata setelah kita cek harusnya masyarakat atau konsumen itu menerima, membeli dengan isi gas 3 kg, setelah dicek rata-rata isinya antara kurangnya antara 200-700 gram," ungkapnya kepada wartawan di SPBE Patra Trading SPPBE Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (25/5).

"Jadi isinya ini rata-rata 2.800 sampai 2.200 gram yang harusnya 3.000 gram kan, kalau 3 kg kan 3.000," tambahnya. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Formula 1 2026 usai GP Kanada: Kimi Antonelli Nyaman di Puncak, Charles Leclerc Nyaris Kudeta George Russell

Klasemen Formula 1 2026 usai GP Kanada: Kimi Antonelli Nyaman di Puncak, Charles Leclerc Nyaris Kudeta George Russell

Klasemen Formula 1 2026 usai GP Kanada, di mana Kimi Antonelli makin sulit dikejar usai menjadi juara di Circuit Gilles-Villeneuve pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB.
Pendaftaran Siswa Baru Sekolah Maung Dibuka, KDM Tegaskan Tak Boleh Ada Budaya 'Titip Menitip'

Pendaftaran Siswa Baru Sekolah Maung Dibuka, KDM Tegaskan Tak Boleh Ada Budaya 'Titip Menitip'

Dedi Mulyadi (KDM) tak segan akan memberhentikan kepala sekolah hingga mengumumkan kepada publik orang tua yang berusaha menitipkan anaknya ke Sekolah Maung.
Berharap Persib Juara Lagi Musim Depan, Dedi Mulyadi: Kalau Empat Kali Jadi Juara Berarti di Atas Luar Biasa Spesial

Berharap Persib Juara Lagi Musim Depan, Dedi Mulyadi: Kalau Empat Kali Jadi Juara Berarti di Atas Luar Biasa Spesial

Usai mencatat hattrick juara Super League, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap Persib bisa meraih juara lagi di musim depan. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan John Herdman usai Jay Idzes Cedera Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Bung Ropan Mulai Curiga dengan John Herdman usai Jay Idzes Cedera Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Bung Ropan curiga dengan keputusan John Herdman usai mendengar kabar Jay Idzes cedera jelang laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Apakah absen?
Orang Terdekat Wanita Tewas di Simpang Yasmin Bogor Beri Kesaksian, Tegaskan Hubungan Korban dan Pelaku

Orang Terdekat Wanita Tewas di Simpang Yasmin Bogor Beri Kesaksian, Tegaskan Hubungan Korban dan Pelaku

Jasad wanita ditemukan di kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat. Orang terdekat tegaskan hubungan korban dan pelaku
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Bacakan Pleidoi Hari Ini, Usai Dituntut 5 Tahun Penjara

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Bacakan Pleidoi Hari Ini, Usai Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan akan membacakan pleidoi atau nota pembelaan terhadap tuntutan lima tahun penjara hari ini..

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT