News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh, Zulhas Ungkap Bahan Peledak Impor Milik PT Pindad Masih Tertahan di Pelabuhan: Tadi Dirut Datang Mengadu, Bea Cukai Susah

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menerima keluhan dari Dirut PT Pindad (Persero) bahwa masih ada bahan peledak impor yang tertahan di pelabuhan peti kemas.
Jumat, 31 Mei 2024 - 22:43 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Penumpukan kontainer di pelabuhan membuat salah satu barang pentingb sekaligus berbahaya, yakni bahan peledak milik PT Pindad (Persero) masih tertahan.

Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas setelah menerima keluhan dari Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi menerima tamu datang dari Dirut PT Pindad. Mengadu karena mendesak, jadi saya terima. Rupanya ada impor bahan peledak, enggak bisa keluar dari pelabuhan," ujar Zulhas saat menjelaskan keterlambatannya di peluncuran Trade Expo Indonesia di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Jumat (31/5/2024).

tvonenews

Zulhas menyampaikan, bahan peledak impor PT Pindad telah tiba sejak Maret 2024.

Namun, persetujuan impor (PI) dari perusahaan tersebut baru keluar April 2024.

Selain itu, terlambatnya surat PI terjadi karena Pertimbangan Teknis (Pertek) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian cukup lama.

"Itu sama-sama susah, dia susah barangnya enggak bisa keluar, Bea Cukai susah, karena takut meledak. Saya tanya kenapa enggak bisa keluar, katanya barang datang Maret, ngurus izinnya baru April, jadi ada selisih," katanya.

Diketahui, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor telah menyebabkan 26.415 kontainer tertahan di Jakarta Internasional Containee Terminal (JICT) Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Tertahannya kontainer tersebut karena dalam Permendag 36/2023 mensyaratkan aturan teknis seperti laporan surveyor dan Pertek.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan sebanyak 16.451 kontainer yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak telah dibebaskan. Jumlah itu setara dengan 62,3 persen dari total 26.415 kontainer yang tertahan.

"Sejak penerbitan Permendag 8/2024 dan kunjungan kami bersama Pak Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat ini sudah diselesaikan sebanyak 16.451 atau 62,3 persen total kontainer yang tertahan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2024 di Jakarta, Senin (27/5).

Kontainer yang tertahan di Tanjung Priok telah dibebaskan sebanyak 9.444 kontainer dari 17.304 kontainer (54,6 persen).

Sementara di Tanjung Perak telah diselesaikan sebanyak 7.007 kontainer dari 9.111 kontainer (76,9 persen).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, sebanyak 15.662 kontainer telah selesai urusan kepabeanan, 73 kontainer direekspor, dan 716 kontainer dalam pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Zulhas berharap, pihak-pihak terkait segera menyelesaikan persolan-persoalan tersebut, khususnya yang menyangkut hal-hal penting dan berbahaya. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Di tengah perkembangan digitalisasi atau derasnya arus kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, IHBS memilih
Kabar Terbaru Misteri Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra, Keluarga Bilang Begini

Kabar Terbaru Misteri Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra, Keluarga Bilang Begini

Budhi Purwa, paman Nadira Az-Zahra (21) menegaskan pihak keluarga dan polisi masih mencari keberadaan mahasiswi Prodi S1 SIKC, Telkom University angkatan 2023.
Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan sebagian besar anak diketahui memalsukan usia demi tetap bisa mengakses medsos.
Komnas Perempuan Desak Investigasi Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Papua Tengah

Komnas Perempuan Desak Investigasi Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Papua Tengah

Kasus ibu hamil, Melkiana Duwitau (MD) yang tewas tertembak di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Kini jadi sorotan sebagian publik, bahkan Komnas Perempuan
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 6 Juli 2026: Aquarius Dapat Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 6 Juli 2026: Aquarius Dapat Dana Ekstra

Hari Senin, 6 Juli 2026, diprediksi menjadi momen yang membawa angin segar bagi sejumlah zodiak dalam urusan keuangan. Siapa saja yang bakal bercuan deras?
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Prabowo di Jakarta 6 Juli, Bahas Kerja Sama Bilateral

PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Prabowo di Jakarta 6 Juli, Bahas Kerja Sama Bilateral

Perdana Menteri Singapura (PM Singapura), Lawrence Wong, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Jakarta pada Senin (6/7/2026) besok. Kunjungan ini dilakukan

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT