News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produk Sawit Indonesia Terancam Masuk Uni Eropa, Presiden Jokowi Minta Menteri Norwegia Ubah Persepsi Uni Eropa Dalam Aturan EUDR

Presiden Jokowi mengungkapkan kekecewaan pemerintah terkait rencana Uni Eropa yang  melarang masuknya produk sawit dan turunannya asal Indonesia dalam EUDR.
Minggu, 2 Juni 2024 - 19:25 WIB
Produk Sawit Indonesia Terancam Masuk Uni Eropa, Presiden Jokowi Minta Menteri Norwegia Ubah Persepsi Uni Eropa Dalam Aturan EUDR
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekecewaan pemerintah terkait rencana Uni Eropa yang  melarang masuknya produk sawit dan turunannya asal Indonesia dalam aturan produk anti deforestasi atau European Union on Deforestation-free Regulation (EUDR) . 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Negara saat bertemu dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (2/6/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan, pertemuan Presiden Jokowi dan Menteri Eriksen juga membahas aturan Uni Eropa terkait produk bebas deforestasi atau European Union on Deforestation-free Regulation (EUDR). 

"Presiden juga appeal (memberi pembelaan) kepada Norwegia untuk memberi pemahaman dan persepsi yang tepat agar tidak terjadi disriminasi terkait dengan sawit," kata Siti Nurbaya. 

Meski bukan menjadi salah satu anggota dari negara Uni Eropa,Presiden  Jokowi berharap dukungan Norwegia, untuk mendorong kejelasan persepsi rantai suplai dalam aturan itu, terutama terkait produk sawit Indonesia.

"Terkait dengan itu saya juga melaporkan bahwa EUDR, European Union, sedang mengintroduksi alat untuk mengukur inventori lahan dan forest. Saya bilang kalau yang dipakai metode GFW (Global Forest Watch) maka error-nya cukup berat kalau di Indonesia," kata Menteri Siti Nurbaya.

Sementara itu, Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen mengapresiasi berbagai upaya dan keberhasilan pemerintah untuk sektor lingkungan. 

"Indonesia telah mencapai hasil yang signifikan dan luar biasa dalam upaya deforestasi beberapa tahun terakhir, apa yang sudah dicapai disini adalah upaya mengurangi reforestasi hingga 90 persen," katanya dalam kesempatan yang sama. 

Larangan Impor

Sebelumnya, regulasi EUDR diuraikan dalam Komunikasi Komisi Uni Eropa tahun 2019. Ide awalnya adalah untuk mencegah dan meminimalkan risiko deforestasi dan degradasi hutan di seluruh dunia. Dengan membatasi produk - produk yang yang terkait deforestasi, Uni Eropa harus bisa lebih berperan dalam menjaga lingkungan global. 

Regulasi EUDR ini akhirnya disetujui dan ditetapkan Uni Eropa pada 29 Juni 2023. Selanjutnya, para pemasok tujuh kelompok barang terkait, diberi waktu 18 bulan untuk memenuhi sejumlah regulasi yang ditetapkan. Jika gagal memenuhi persyaratan, maka produk - produk tersebut tidak boleh lagi dijual di Uni Eropa mulai 30 Desember 2024.

Namun, aturan ini dipandang tidak masuk akal, karena para penghasil tujuh komoditas yang diatur wajib menyertakan geolokasi untuk memastikan produk tersebut bukan datang dari lahan deforestasi.

"Selain itu, EUDR juga tidak memperhatikan kondisi kemampuan setempat seperti petani kecil, peraturan negara produsen yang berdaulat seperti ketentuan skema sertifikasi sawit yang berkelanjutan, hingga ketentuan mengenai perlindungan data pribadi," kata Airlangga Hartarto. 

Apalagi, regulasi EUDR tersebut dinilai sebagai bentuk diskriminasi dari Uni Eropa, dan menjadi bentuk hukuman terhadap 7 komoditas dalam EUDR. Ditambah lagi, kebijakan ini berpotensi tidak sejalan dengan ketentuan World Trade Organization (WTO). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjadi negara yang bakal terancam regulasi EUDR, Indonesia bersama Malaysia terus menyuarakan keberatan terhadap kebijakan EUDR tersebut. Sejak Mei 2023, kedua negara telah berupaya melobi agar rancangan aturan EUDR tidak sampai ditetapkan. 

Gagal melobi berbagai pihak untuk mengalir rancangan regulasi EUDR saat itu, Indonesia dan Malaysia kembali berupaya mengungkapkan kekhawatirannya sebelum pelaksanaan EUDR akan mulai berlaku efektif pada Januari 2025. (hsb/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Manuver Kilat AC Milan! Sudah Resmikan Amorim, Kini Incar Eks Petinggi Dortmund untuk Jadi Dirtek Baru Musim Depan

Manuver Kilat AC Milan! Sudah Resmikan Amorim, Kini Incar Eks Petinggi Dortmund untuk Jadi Dirtek Baru Musim Depan

AC Milan terus bergerak menyusun fondasi baru untuk hadapi musim 2026/2027. Setelah menunjuk Ruben Amorim, Rossoneri kini fokus mencari sosok direktur teknis.
Terus Gempur Lebanon karena Tak Punya perjanjian, Pakar Strategi PPAU Nilai Israel Geer akan Dimanjakan AS

Terus Gempur Lebanon karena Tak Punya perjanjian, Pakar Strategi PPAU Nilai Israel Geer akan Dimanjakan AS

Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati menyoroti keputusan Israel menyerang Lebanon usai kesepakatan perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran.
Bupati Masinton Pasaribu Sambut Jemaah Haji yang Pulang dari Tanah Suci

Bupati Masinton Pasaribu Sambut Jemaah Haji yang Pulang dari Tanah Suci

Bupati Masinton Pasaribu menyambut kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut), di Bandara Dr. Ferdinand Lumbantobing, Pinangsori.
BI Rate Naik Tiga Kali, Perbankan Dinilai Masih Punya Ruang Tahan Bunga Kredit

BI Rate Naik Tiga Kali, Perbankan Dinilai Masih Punya Ruang Tahan Bunga Kredit

Kenaikan BI Rate sebanyak tiga kali dalam kurun waktu kurang dari satu bulan mulai menjadi perhatian pelaku usaha dan industri keuangan.
Tak Hanya Piala Dunia 2026! TVRI Jelaskan Cakupan Hingga Proses Distribusi Hak Siar FIFA Hingga Tahun 2027

Tak Hanya Piala Dunia 2026! TVRI Jelaskan Cakupan Hingga Proses Distribusi Hak Siar FIFA Hingga Tahun 2027

Televisi Republik Indonesia (TVRI) memberikan penjelasan terkait pengelolaan hak siar FIFA yang berlaku hingga tahun 2027.
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden RI Ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kabupten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (20/6/2026).

Trending

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Target 10 Juta Peserta, Dedi Mulyadi Gunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangi Kemiskinan

Target 10 Juta Peserta, Dedi Mulyadi Gunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangi Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menetapkan target ambisius untuk melindungi 10 juta pekerja informal dan kelompok rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. 
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 21 Juni 2026 diprediksi menjadi salah satu momentum paling panas dalam pergerakan energi keuangan bagi beberapa zodiak. Ini zodiak yang bercuan deras.
Jadwal AVC Men's Cup 2026: Resmi Dimulai dari Hari Ini! Timnas Voli Indonesia Langsung Berjumpa Korea Selatan

Jadwal AVC Men's Cup 2026: Resmi Dimulai dari Hari Ini! Timnas Voli Indonesia Langsung Berjumpa Korea Selatan

Jadwal AVC Men's Cup 2026 di Ahmedabad, India yang akan dimulai dari hari ini Sabtu, 20 Juni, dengan duel Qatar vs Oman menjadi laga pembuka.
Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau: Dukung Penuh Naturalisasi Demi Kejayaan Sepak Bola Nasional

Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau: Dukung Penuh Naturalisasi Demi Kejayaan Sepak Bola Nasional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh segala upaya yang bertujuan memajukan prestasi sepak bola Indonesia, termasuk dalam hal naturalisasi pemain keturunan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT