GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Luhut Vs KPK soal Sebut Aksi OTT Kampungan, Para Pejabat Malah Riuh Bertepuk Tangan

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan kembali menyebut operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK dalam memberantas korupsi adalah tindakan yang kampungan.
Kamis, 13 Juni 2024 - 09:49 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan kembali menyebut bahwa operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK adalah tindakan yang kampungan.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai KPK dan praktik operasi tangkap tangan (OTT).

Menko Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan bahwa OTT yang dilakukan KPK adalah tindakkan yang kampungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara Pencanangan Hari Kewirausahaan Nasional dan Ulang Tahun HIPMI ke-52 di Jakarta, Senin (10/6), Luhut mengungkapkan alasan mengapa OTT dianggap kuno.

Menurutnya, Indonesia sudah menerapkan sistem digitalisasi yang seharusnya sudah mampu menutup peluang tindak korupsi.

Sebagai contoh, Luhut memberi gambaran mengenai Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (SIMBARA) milik pemerintah. Sistem satu pintu pengelolaan minerba di Indonesia memungkinkan semua pihak bisa mengawasi bisnis batu bara di Indonesia.

"Dulu saya di-bully, dibilang kenapa Pak Luhut enggak setuju OTT? Ya enggak setujulah," kata Luhut dikutip Kamis (13/6/2024).

"Kalau bisa tanpa OTT, kenapa bisa OTT? Kan kampungan itu, nyadap-nyadap telepon," imbuhnya.

Menurutnya, sistem penyadapan dalam operasi tangkap tangan tersebut sangat tidak elok dan dirasa sangat merugikan. 

"Tahu-tahu nyadap dia lagi bicara sama istrinya, 'Wah enak tadi malam Mam', katanya. Kan repot," ucap Luhut berseloroh.

Dalam forum tersebut hadir juga sejumlah pejabat tinggi dan pengusaha. Mendengar pernyataan Luhut yang sebut OTT adalah tindakan kampungan, para hadirin malah menyambut riuh dengan tepuk tangan mereka seolah setuju dengan Menko Marves.

Merespons hal tersebut, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango menyampaikan bahwa digitalisasi yang dimaksud Luhut saat ini tidak lantas kemudian menghapus praktik korupsi.

Nawawi justru mempertanyakan keefektifan sistem digitalisasi pemerintah dalam penertiban tindak korupsi. 

Pasalnya, angka korupsi di Indonesia masih tinggi termasuk di sektor-sektor yang sudah mengalami digitalisasi modern. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nyatanya bahwa digitalisasi belum bisa memberikan jawaban semua. Bahwa negara ini masih ramai soal korupsi, walaupun digitalisasi sudah sedemikian baik," kata Nawawi di Kompleks DPR, Selasa (11/6)

Nawawi mengatakan, pemerintah belum memiliki sistem digital yang benar-benar ampuh untuk membendung korupsi di Tanah Air. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio yang Tiba-tiba Bertemu Jodoh pada 23 Agustus 2026, Shio Monyet Sampai Tak Percaya

3 Shio yang Tiba-tiba Bertemu Jodoh pada 23 Agustus 2026, Shio Monyet Sampai Tak Percaya

Shio, ramalan cinta 23 Agustus 2026 membawa kejutan bagi tiga shio yang berpeluang bertemu jodoh secara tak terduga dan merasakan kisah cinta baru.
Sanksi Ekonomi AS ke Iran Pasti Gagal

Sanksi Ekonomi AS ke Iran Pasti Gagal

Ancaman sanksi ekonomi terbaru dari Amerika Serikat terhadap Iran, diyakini akan gagal. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi.
Kombes Viktor: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Pakai Skema Tukar 3:1

Kombes Viktor: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Pakai Skema Tukar 3:1

Polda Metro Jaya mengungkapkan para sindikat pemalsuan uang pecahan Rp100.000 dengan total nilai konversi Rp36 miliar yang beroperasi di kawasan pergudangan
KAI Services Peduli Frontliner, Berbagi Bersama Porter di Stasiun Bandung

KAI Services Peduli Frontliner, Berbagi Bersama Porter di Stasiun Bandung

KAI Services kembali menunjukkan kepedulian kepada insan yang berada di garis depan pelayanan melalui kegiatan KAI Services Peduli Frontliner di Stasiun Bandung.
Lebih dari Sekadar Gol, Cristiano Ronaldo Torehkan Rekor yang Belum Pernah Dibuat Pemain Lain di Usia 41 Tahun

Lebih dari Sekadar Gol, Cristiano Ronaldo Torehkan Rekor yang Belum Pernah Dibuat Pemain Lain di Usia 41 Tahun

Cristiano Ronaldo kembali mencuri perhatian di usia 41 tahun. Selain mencetak gol ke-977 dalam kemenangan Al Nassr atas Al Riyadh, Ronaldo juga mengukir rekor.
Pascagempa M 7,7 di NTT, Polri dan Umat Gotong Royong Bersihkan Gereja Aeramo Nagekeo

Pascagempa M 7,7 di NTT, Polri dan Umat Gotong Royong Bersihkan Gereja Aeramo Nagekeo

Pascagempa M 7,7 guncang Nagekeo, NTT, tim Polri gerak cepat hadir di tengah Warga. Kini Kapolres Nagekeo pimpin bakti sosial bersihkan Gereja Aeramo, Nagekeo,

Trending

Tak Sekadar Lomba 17-an, Polda Metro Jaya Hadirkan Beragam Layanan untuk Ribuan Mitra Ojol dan Komunitas Motor

Tak Sekadar Lomba 17-an, Polda Metro Jaya Hadirkan Beragam Layanan untuk Ribuan Mitra Ojol dan Komunitas Motor

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia terasa meriah di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, pada Sabtu (22/8/2026).
Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Tampil dominan sepanjang laga, skuad Al Nassr tanpa kesulitan berarti sukses meredam perlawanan Al Riyadh yang tampil tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 23 Agustus 2026: Ada yang Dapat Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 23 Agustus 2026: Ada yang Dapat Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 23 Agustus 2026: Ada yang mendapatkan rezeki tak terduga. Ada zodiakmu?
Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan videonya datang ke NTT. Videonya pun viral di medsos, KDM terbang bersama Wali Kota Depok
Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Taufik menegaskan dugaan korupsi tersebut tidak hanya terkait "jual beli" kursi Fakultas Kedokteran (FK) jalur mandiri, tapi ada juga fakultas lainnya yaitu..
Genjot Pencegahan, Polres OKU Timur Gandeng Pemda Bentuk Posko Karhutla

Genjot Pencegahan, Polres OKU Timur Gandeng Pemda Bentuk Posko Karhutla

Polres OKU Timur terus melakukan serangkaian langkah dalam memitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau ini.
Maulid Nabi Boleh Dirayakan atau Tidak? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Maulid Nabi Boleh Dirayakan atau Tidak? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, boleh atau tidak? Begini penjelasannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT