News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampah Sungai Citarum yang Viral Baru Bisa Bersih dalam 1,5 Bulan, Sekda Jawa Barat Sebut Sampah Sampai Mengendap Dasar Sungai

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengungkap, pembersihan sampah di kawasan Sungai Citarum yang viral baru bisa selesai dalam 1,5 bulan.
Selasa, 18 Juni 2024 - 22:59 WIB
Viral potret lautan sampah menutupi seluruh muka Sungai Citarum di Kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pembersihan sampah di Sungai Citarum tepatnya di kawasan Jembatan Babakan Sapaan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, terjanyata membutuhkan upaya ekstra.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengungkapkan, pembersihan sampah di kawasan yang viral tersebut mungkin baru bisa selesai dalam 1,5 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, Pemprov Jabar ingin benar-benar memastikan kebersihan Sungai Citarum hingga 500 meter ke arah barat dan timur dari kawasan Jembatan Babakan Sapaan.

"In syaa Allah, kita ikhtiarkan bersama berbagai stakeholder. Ini sudah didiskusikan strateginya," kata Herman di Bandung, Selasa (18/6/2024).

"Dibutuhkan waktu tambahan tuntas sekitar bulan Juli, bisa clear 1,5 bulan waktunya. Jadi radius 500 meter ke arah barat dan timur kita upayakan akan clear dan kita dorong radius lebih dari itu," imbuhnya.


Foto: Sekda Jabar meninjau kondisi pembersihan sampah di Sungai Citarum, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat.

Diketahui, jenis sampah di kawasan tersebut ternyata tidak melulu hanya baru, melainkan banyak juga sampah yang sudah lama terpendam di dasar sungai.

Oleh sebab itu, memerlukan waktu sekitar satu bulan untuk mengangkat sampah yang sempat menutupi seluruh permukaan sungai tersebut.

"Mengapa perlu waktu satu bulan tambahan, karena karakter sampahnya di sektor ini bukan sampah baru saja, relatif banyak itu justru sampah lama yang di dalam, ketika ada angin naik ke atas," tutur Herman.

"Maka dari itu kita tangani sarana prasarana yang ada agar satu minggu ini bersih di area 500 meter ke barat dan timur," tambahnya.

Pemprov Jabar bersama BBWS Citarum nantinya akan memasang jaring di hulu Sungai Citarum sebagai filter sampah.

"Termasuk kita akan pasang jaring di hulu sehingga sampah baru bisa kita filter tidak masuk ke arah hilir. Kuncinya kolaborasi semua pihak untuk Citarum Harum, makanya kita undang kabupaten kota di Cekungan Bandung," ucap Herman.

Sebelumnya pada Rabu (12/6) lalu, Penjabat (pj)Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama jajaran terkait turun tangan langsung mengecek kondisi Sungai Citarum.

Bey Machmudin mengatakan, menumpuknya sampah di sekitar jembatan babakan disebabkan karena turunnya volume air dan adanya sedimen.

"Dan terutama juga sampah ini kan kembali lagi pada kedisiplinan warga, jadi kami mohon masyarakat jangan membuang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya," kata Bey diberitakan tvOnenews.com, Jumat (13/6/2024).

"Ya ini akibatnya, biasanya kalau alirannya lancar itu ketahannya di ujung. Cuman karena ini sudah meninggi dan ada sedimen, tertahan di sini," imbuhnya.

Bey mengatakan bahwa penyebab utama banyaknya sampah di Citarum adalah masyarakat yang sangat tidak disiplin.

Oleh karena itu, Bey berharap masyarakat sadar dan tidak hanya menyalahkan pemerintah saja.

Lautan sampah di Sungai Citarum adalah potret tidak disiplinnya masyarakat serta tidak adanya kesadaran diri untuk menjaga lingkungan.

"Ini bukan beban pemerintah semata, masyarakat juga harus sadar dan terlibat dalam penanganan ini," kata Bey.

"Jadi tidak bisa melulu menyalahkan pemerintah, ini kan sampah bukan dari pemerintah. Ini dari masyarakat yang tidak disiplin membuang sampahnya," tambahnya.

Bey mengklaim, kiriman sampah tersebut juga berasa dari wilayah hulu, seperti Kota Bandung dan Cimahi. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Pulau Jawa Bakal Diselimuti Awan

BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Pulau Jawa Bakal Diselimuti Awan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya bakal diselimuti awan pada Rabu.
Pria yang Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anjing di Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologinya

Pria yang Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anjing di Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologinya

Pria berinisial OL (24) yang melakukan pelecehan seksual terhadap anjing di toko hewan peliharaan di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya ditangkap pada Senin (1/6/2026).
Disebut Sindir Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Ungkap Alasan di Balik Unggahan 200 Juta vs Waktu Bersama Anak

Disebut Sindir Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Ungkap Alasan di Balik Unggahan 200 Juta vs Waktu Bersama Anak

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, buka suara soal unggahan kontroversial 200 juta vs waktu bersama anak yang disebut sindir Sarwendah. 
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link live streaming Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Aljazair, di mana Lionel Messi bakal mencetak rekor bersejarah bersama Albiceleste.
Bukan Sekadar Sindiran, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Repost Video Giorgio Antonio

Bukan Sekadar Sindiran, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Repost Video Giorgio Antonio

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, ungkap alasan sebenarnya di balik repost video iklan Giorgio Antonio, kekasih baru Sarwendah terkait rumah gono-gini.

Trending

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT