News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Terancam! Kemenko Marves Sebut Ekonomi Bisa Terpuruk jika Gagal Lakukan Transisi Energi

Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi memperingatkan masa depan ekonomi Indonesia bisa dalam bahaya jika tidak segera melakukan transisi energi.
Kamis, 15 Agustus 2024 - 22:05 WIB
Ilustrasi - Transisi energi menjadi keharusan setiap negera-negara di dunia, termasuk Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) memperingatkan masa depan ekonomi Indonesia bisa dalam bahaya jika tidak segera melakukan transisi energi.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin, memperingatkan bahwa masa depan ekonomi Indonesia bisa dalam bahaya jika tidak segera melakukan transisi energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu transisi energi menurutnya bukan hanya soal lingkungan, tapi juga bisa berdampak besar pada stabilitas ekonomi negara. 

Rachmat saat berbicara dalam acara IDX Channel ESG 2024 Conference di Jakarta menjelaskan, perubahan iklim dan transisi energi saat menjadi isu yang sangat kritis bagi Indonesia.

"Buat Indonesia sendiri, tentunya climate issues dan energi transisi ini menjadi sesuatu yang sangat-sangat critical, bisa berdampak dari sisi ekonomi. Kalau kita tidak berenergi transisi, kondisi ekonomi kita tentunya akan bisa terganggu,” kata Rachmat, Kamis (15/8/2024).

Saat ini, negara-negara maju terutama di Eropa telah memperkenalkan mekanisme baru bernama Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM).

Dengan adanya aturan ini, produk Indonesia bisa menjadi lebih mahal dan kurang kompetitif jika tidak didukung oleh transisi energi yang efektif.

Hal ini bisa membuat barang-barang dari Indonesia kesulitan bersaing di pasar internasional.

Rachmat menyoroti bahwa transisi energi sebenarnya membuka peluang besar bagi ekonomi.

Salah satunya adalah dalam penerapan konsep ESG (Environmental, Social, and Governance), yang mendorong perusahaan untuk menjalankan program-program berkelanjutan.

"ESG kadang-kadang kita anggap ini sebagai suatu biaya, tapi sebenarnya ke depan bisa menjadi satu investasi dan mungkin (jika perusahaan) tidak melakukan ESG, bahkan akan menjadi lebih mahal karena dampak-dampak ekonominya akan menjadi lebih mahal lagi jika kita tidak patuh. Jadi, lebih bagus kita patuhi sekarang, mungkin lebih efisien, mungkin lebih berguna buat kita,” kata Rachmat.

Dia juga menekankan bahwa Indonesia harus memperkuat kemandirian dalam ketahanan energi. Menurutnya, sangat berisiko jika negara ini terlalu bergantung pada energi yang diimpor dari luar.

Walaupun saat ini Indonesia masih menjadi pengekspor energi fosil seperti batu bara, tetapi transisi energi harus dipersiapkan agar sesuai dengan perkembangan global.

“Saat ini juga kita import 60 % BBM (bahan bakar minyak) kita untuk kita pakai buat transportasi. Jadi ini juga menjadi risiko jika kita tidak punya kekuatan dalam negerinya. Belum lagi nanti ke depan walaupun kita menggunakan renewable energy (energi baru terbarukan), kita harus pastikan kita punya supply chain (rantai pasok) di Indonesia. Kalau tidak, nanti jangan sampai kita mau pakai solar panel tapi sedikit-sedikit harus impor,” jelasnya.

Transisi energi bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang besar bagi Indonesia. Jika dilakukan dengan benar, ini bisa meningkatkan daya saing ekonomi dan memastikan keberlanjutan di masa depan.

Namun, kegagalan dalam melakukan transisi ini dapat membawa risiko besar, terutama dalam hal ketergantungan pada impor energi dan kehilangan daya saing di pasar global. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skandal Amplop Raja Juli, KPK Menduga Bupati Kuansing Siapkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut

Skandal Amplop Raja Juli, KPK Menduga Bupati Kuansing Siapkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut

Budi menjelaskan uang tersebut mulanya dikumpulkan dalam bentuk rupiah dari kepala desa ataupun camat, serta koperasi unit desa yang beranggotakan para petani.
Prabowo Mau Bangun Industri Kapal Nasional, Kampus Diminta Kuasai Teknologi Perkapalan

Prabowo Mau Bangun Industri Kapal Nasional, Kampus Diminta Kuasai Teknologi Perkapalan

Presiden Prabowo Subianto mengarahkan, percepatan pengembangan industri kapal nasional dengan menggandeng perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan penguasaan teknologi perkapalan.
Buntut Bentrokan Maut di Matraman, Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Buntut Bentrokan Maut di Matraman, Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi usai bentrokan maut di kawasan Matraman & Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Ramalan Zodiak 29 Juli 2026: Libra Ketiban Durian Runtuh, Capricorn Harus Sabar

Ramalan Zodiak 29 Juli 2026: Libra Ketiban Durian Runtuh, Capricorn Harus Sabar

Ramalan zodiak keuangan 29 Juli 2026 lengkap dengan angka keberuntungan. Simak ramalan zodiak setiap bintang untuk melihat peluang finansial hari ini.
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah RI Berawan Tebal Hari Ini

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah RI Berawan Tebal Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini, Selasa, di sebagian besar wilayah Indonesia akan diselimuti awan tebal.
Selisih Beberapa Hari Sebelum dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship di Lampung Timur Dikabarkan Meninggal Dunia

Selisih Beberapa Hari Sebelum dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship di Lampung Timur Dikabarkan Meninggal Dunia

Tidak diduga dokter internship di Lampung, bernama yang meninggal dunia 5 hari sebelum dr. Siti Zahra Maghfira. Kabar ini mencuri perhatian publik di medsos

Trending

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Ibu Dokter Intern yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen di Kalibata Alami Syok, Polisi: Belum Bisa Dimintai Keterangan

Ibu Dokter Intern yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen di Kalibata Alami Syok, Polisi: Belum Bisa Dimintai Keterangan

Ibu dokter intern yang tewas jatuh dari lantai 1 apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) lalu mengalami syok.
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Ini Jawaban Penasehat Hukum Febrie Adriansyah

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Ini Jawaban Penasehat Hukum Febrie Adriansyah

Penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) oleh Tim Sembilan Kejaksaan Agung untuk kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dipertanyakan kuasa hukum tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah.
Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan

Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman terlihat menyaksikan jalannya pertandingan dari tribun pada awal laga sebelum akhirnya turun ke area bench dengan Steven Vitoria memberikan arahan pemain
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT