News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahan 1,5 Juta Hektare Disiapkan untuk Dukung Program Makan Siang dan Susu Gratis, Kementan: Sapi Itu Butuh Makan

Kementerian Pertanian RI diminta untuk menyiapkan lahan peternakan sapi perah seluas 1,5 juta hektare untuk mendukung Program Makan Siang dan Susu Gratis.
Jumat, 23 Agustus 2024 - 19:53 WIB
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Kementerian Pertanian Prof Ali Agus berbicara mengenai program susu gratis.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pertanian RI sedang mempersiapkan lahan peternakan sapi perah seluas 1,5 juta hektare untuk mendukung Program Makan Siang dan Susu Gratis.

Lahan seluas itu diminta untuk disiapkan atas inisiatif presiden dan wakil presiden terpilih 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, program andalan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tentu membutuhkan rantai pasok produksi susu yang mendukung.

Hal itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan, Prof. Ali Agus, yang mendapat tugas untuk turut menyukseskan program tersebbut.

"Kami sekarang ditugasi untuk mendukung itu, mencari lahan tidak kurang dari 1,5 juta hektare di berbagai wilayah di Indonesia," kata Ali Agus dikutip dari Antara, Jumat (23/9/2024).

Ali Agus menjelaskan bahwa luas lahan tersebut sudah diperhitungkan berdasarkan kebutuhan pakan untuk 1,5 juta ekor sapi perah yang akan diimpor dari berbagai negara.

Setiap sapi perah membutuhkan sekitar 40 kg rumput per hari, sehingga diperlukan lahan yang cukup luas untuk memenuhi kebutuhan pakan tersebut.

"Sapi itu makan tiap hari. Sapi makan sehari bisa 40 kilogram (kg) rumput dan 40 kg rumput itu harus dihasilkan dari berapa luas lahan. Nah, itu sudah kita hitung," ujar Ali Agus, yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Peternakan UGM.

Saat ini, tim dari Kementerian Pertanian sedang memetakan lahan di berbagai wilayah di Indonesia yang potensial untuk mendukung program tersebut.

Beberapa wilayah yang telah disurvei termasuk dataran tinggi di Kota Palu, Sulawesi Tengah; Berastagi, Sumatera Utara; dan Palembang dekat Muara Enim, Sumatera Selatan.

"Diakui atau tidak, hampir tidak ada lahan yang diperuntukkan khusus untuk menanam rumput. Lahan kita ini kebanyakan untuk hutan, kebun sawit, atau tanaman pertanian," jelas Ali Agus.

Sebagai langkah awal, Kementerian Pertanian telah melakukan sosialisasi kepada petani sawit di Palembang dengan harapan mereka bisa ikut memelihara sapi dan menciptakan integrasi antara sawit dan sapi.

"Kalau kita ingin swasembada susu, harus ada sapi. Sapi ada kalau ada rumput, rumput ada kalau ada tanah, dan lahan harus ditanami rumput. Nah, ini lahan sedang kami perjuangkan," lanjutnya.

Untuk menyiapkan 1,5 juta ekor sapi perah, pemerintah sedang menjajaki impor dari negara-negara seperti Selandia Baru, Australia, Amerika Serikat, dan Brasil.

"Ini sedang kita jajaki untuk peluang impornya dari sana karena sapi kita kurang," kata dia.

Kementerian Pertanian juga berencana melibatkan sektor swasta dan investor dari berbagai negara, sambil terus memetakan lahan yang dibutuhkan. Ali Agus menyebutkan bahwa ada minat dari investor Timur Tengah yang membutuhkan lahan seluas 20 ribu hektare. Selain itu, ada juga minat dari investor China dan Vietnam yang membutuhkan lahan minimal 5 ribu hektare.

Para peternak sapi perah lokal akan dilibatkan dalam program ini, dengan model pembiayaan yang sedang disiapkan. "Peternak silakan, nanti ada fasilitasi kredit misalnya kredit untuk peternakan ada 'grace period' sama ada bunga misalnya, bunganya ini bunga komersial, ada subsidi bunga, nanti ada asuransi ini sudah kita godok terus," tutup Ali Agus. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Pengasuh Ponpes Cabuli Santriwati, Kemenag Tutup Ponpes Al Jaelani di Semarang

Buntut Pengasuh Ponpes Cabuli Santriwati, Kemenag Tutup Ponpes Al Jaelani di Semarang

Buntut pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Al Jaelani di Kota Semarang, Jateng, Achmad Fauzi (39) alias Abah Khan cabuli santriwati. Kini, Kemenag tutup ponpes
Link Live Streaming Final AVC Men's Cup 2026: Malam Ini Timnas Voli Indonesia Hadapi Korea Selatan di Perebutan Gelar Juara

Link Live Streaming Final AVC Men's Cup 2026: Malam Ini Timnas Voli Indonesia Hadapi Korea Selatan di Perebutan Gelar Juara

Link live streaming final AVC Men's Cup 2026, di mana Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Korea Selatan di perebutan gelar juara yang berlangsung di Ahmedabad, India, Minggu (28/6/2026).
Kabar Buruk Bagi Veda Ega Pratama, Alami Crash di Moto3 Belanda

Kabar Buruk Bagi Veda Ega Pratama, Alami Crash di Moto3 Belanda

Pebalap muda Honda Team Asia, Veda Ega Pratama mengalami crash pada lap kedelapan saat sedang bersaing di barisan depan pada seri kesepuluh Moto3 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (28/6/2026).
Detik-detik Bareskrim Ungkap Peredaran Sabu 325 Kg di Jaringan Thailand-Aceh

Detik-detik Bareskrim Ungkap Peredaran Sabu 325 Kg di Jaringan Thailand-Aceh

Baru - baru ini beredar detik-detik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba jenis sabu
KAI Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Jalur Pasar Senen, Ratusan Warga Direlokasi

KAI Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Jalur Pasar Senen, Ratusan Warga Direlokasi

KAI Daerah Operasi 1 Jakarta membongkar puluhan bangunan liar di sepanjang petak jalan Stasiun Pasar Senen-Pasar Gaplok guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Penutupan Bulan Bung Karno, Megawati Disambut Kader di Bali

Penutupan Bulan Bung Karno, Megawati Disambut Kader di Bali

Rangkaian peringatan Bulan Bung Karno secara resmi ditutup Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri  di Sanur, Bali, Minggu

Trending

Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak kandung Yuvita Tri Rezeki atau YTR, Afif Shandi, tegas tolak permintaan maaf Taufik Hidayat dan minta pelaku diserahkan ke keluarga untuk dihakimi sendiri
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Xander Zayas melalui pertarungan selama tujuh ronde yang berlangsung seru dan ketat.
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
PKB Akan Panggil Norbetus Tubani, Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Berujung Bunuh Diri

PKB Akan Panggil Norbetus Tubani, Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Berujung Bunuh Diri

Dokter Icha yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, diduga diintimidasi oleh sejumlah anggota DPRD, salah satunya dari fraksi PKB pada 13 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT