GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LPDB-KUMKM Salurkan Rp1,31 Triliun untuk Koperasi hingga Agustus 2024, Sektor Simpan Pinjam Terima Rp650 Miliar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah mencatat bahwa penyaluran dana bergulir untuk koperasi telah mencapai Rp1,31 triliun.
Selasa, 10 September 2024 - 15:09 WIB
Dirut LPDB-KUMKM Supomo berbicara dalam acara Ekspos Kinerja dan Inovasi LPDB-KUMKM.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Hingga Agustus 2024, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah mencatat penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,31 triliun untuk koperasi.

Angka ini menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam mendukung penguatan sektor koperasi dan UMKM di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo, menyampaikan bahwa dari total dana tersebut, Rp663 miliar dialokasikan untuk koperasi di sektor riil.

Sementara, sebanyak Rp650 miliar diberikan kepada koperasi simpan pinjam.

Target Penyaluran Dana Tahun 2024

LPDB-KUMKM menargetkan dapat menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,85 triliun sepanjang tahun 2024.

Rincian target ini meliputi Rp600 miliar untuk sektor riil, dan Rp1,25 triliun untuk koperasi simpan pinjam. Supomo optimis bahwa target ini akan tercapai sebelum akhir tahun. 

"Ini masih terus berjalan. Kami optimis bisa mencapai target hingga akhir tahun,” ujar Supomo dikutip, Selasa (10/9/2024).

Sejak berdiri pada tahun 2008, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir secara kumulatif sebesar Rp18,96 triliun hingga Agustus 2024.

Supomo menambahkan, khususnya untuk sektor riil, penyaluran dana terus mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun.

Pada 2020, dana yang disalurkan mencapai Rp56,8 miliar, meningkat menjadi Rp218 miliar pada 2021, Rp443 miliar pada 2022, Rp491 miliar pada 2023, dan hingga Agustus 2024 mencapai Rp663 miliar.

LPDB-KUMKM merupakan bagian dari Kementerian Koperasi dan UKM yang bertugas mengelola dana bergulir untuk koperasi dan UMKM.

Dana ini disalurkan dalam bentuk pinjaman atau pembiayaan dengan bunga rendah, tanpa agunan, sehingga lebih mudah diakses oleh pelaku usaha kecil yang sering kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan komersial.

Dana bergulir bertujuan untuk memperkuat modal usaha koperasi dan UMKM, serta meringankan beban pelaku usaha yang kerap menghadapi bunga pinjaman tinggi di lembaga keuangan umum. 

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menekankan pentingnya penyaluran dana lebih banyak ke koperasi yang bergerak di sektor produksi, terutama yang memanfaatkan potensi lokal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dorongan bagi UMKM dan Koperasi

Teten berharap hal ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi UMKM di pasar global.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT