News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk! Kinerja Sektor Industri Manufaktur Memburuk Dalam Tiga Bulan Terakhir, Angka PMI Kembali Tunjukkan Kontraksi

Kinerja sektor industri manufaktur Indonesia telah menjunjukan pelemahan sejak angka PMI (Purchasing Manager’s Indeks) di Juli 2024 tercatat sebesar 49,3.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 09:17 WIB
Ilustrasi - Pekerja di sektor industri.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Memburuknya sektor industri manufaktur domestik ternyata masih berlanjut di bulan September 2024. Angka PMI (Purchasing Manager’s Indeks) Indonesia kembali menunjukkan adanya kontraksi selama tiga bulan berturut - turut pada kuartal III-2024.

Angka PMI Indonesia yang dirilis S&P Global pada bulan September 2024 sebesar 49,2.  Meski menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan PMI Agustus 2024 sebesar 48,9, angka PMI ini masih menunjukkan pelemahan di sektor industri manufaktur. (angka PMI di bawah 50 menunjukan kontraksi, sedangkan di atas 50 menunjukkan ekspansi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontraksi yang terjadi pada bulan September 2024 ini sekaligus melanjutkan rapor merah sektor industri yang terjadi dalam tiga bulan berturut - turut. Sektor industri manufaktur Indonesia telah menjunjukan pelemahan sejak angka PMI di Juli 2024 tercatat sebesar 49,3.

 “Kinerja sektor manufaktur Indonesia yang mengecewakan berkaitan dengan kondisi makro ekonomi global yang sedang lesu pada bulan September, dengan penurunan tercepat pada penjualan eksternal dalam dua tahun terakhir,” tulis Economics Direcotr S&P Global Market Intelligence dalam laportan, Selasa (1/10/2024).

Kondisi sektor industri menunjukkan bahwa persediaan perusahaan meningkat, sehingga melakukan pengurangan pembelian untuk menanggapi turunnya permintaan pasar. Angka PMI menggambar penurunan bulanan pada output pesanan baru di September 2024 selama tiga bulan berturut - turut.

Permintaan manufaktur global yang melemah juga ikut membebani penjualan eksternal. Data terkini menunjukkan bahwa ekspor industri baru telah turun sejak bulan November 2024, atau tujuh bulan berturut -turut.

 Meski kondisi pengoperasian mengecewakan, perusahaan manufaktur mencatat kenaikan kecil pada lapangan kerja untuk pertama kali dalam tiga bulan. Sebagian hal ini berkaitan dengan kepercayaan diri yang meningkat, dengan perusahaan dilaporkan sangat mengharapkan keadaan pengoperasian pabrik lebih stabil.

tvonenews

Dampak Nilai Tukar

Selain faktor yang terkait dengan industri, S&P juga mencatat adanya faktor lain yang turut memperburuk kinerja sektor industri di Indonesia. Dua faktor yang turut menekan sektor industri adalah kinerja nilai tukar rupiah dan meningkatnya harga bahan baku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Naiknya biaya bahan baku telah membuat harga bahan pokok sektor industri mengalami kenaikan selama bulan September 2024. Untungnya di sisi lain, tingkat inflasi secara umum masih relatif rendah dan membuat pelaku usaha bisa menghindari kenaikan harga untuk sementara.

“Sebaliknya, menanggapi kondisi pasar yang lesu, perusahaan secara umum sedikit menurunkan harga output untuk pertama kali sejak bulan Juni 2023,” seperti dikutip dari laporan S&P. (hsb)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bongkar Sisi Gelap Ferdy Sambo Cs, Film 'Skenario Sang Jenderal' Hadirkan Kesaksian Eksklusif Tokoh Kunci

Bongkar Sisi Gelap Ferdy Sambo Cs, Film 'Skenario Sang Jenderal' Hadirkan Kesaksian Eksklusif Tokoh Kunci

Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo resmi diangkat ke ..
KPK Temukan Amplop Berisi Uang saat Geledah Kantor BPN Mojokerto

KPK Temukan Amplop Berisi Uang saat Geledah Kantor BPN Mojokerto

KPK menemukan sejumlah amplop berisi uang saat menggeledah Kantor BPN Kota Mojokerto terkait dugaan suap pengurusan HGB lahan Summarecon
Sempat Dibuang AC Milan, Fikayo Tomori Kini Berpeluang Comeback dan Buktikan Diri

Sempat Dibuang AC Milan, Fikayo Tomori Kini Berpeluang Comeback dan Buktikan Diri

Fikayo Tomori sempat berada di ambang pintu keluar AC Milan pada musim panas lalu. Kini, bek asal Inggris itu justru berpeluang kembali mendapat menit bermain.
Intip Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks vs Hyundai Hillstate, Melonjak Tembus Rp3,1 Miliar

Intip Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks vs Hyundai Hillstate, Melonjak Tembus Rp3,1 Miliar

Rincian nilai kontrak pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi bahan perbincangan hangat jelang bergulirnya V-League 2026/2027. Pevol
Keuangan Libra Makin Bersinar, Ramalan Zodiak Oktober 2026

Keuangan Libra Makin Bersinar, Ramalan Zodiak Oktober 2026

Keuangan Libra makin bersinar dalam ramalan zodiak Oktober 2026. Ada peluang kenaikan pendapatan, kabar baik, cinta bergairah, dan lima tanggal hoki.
Comeback Atas China di Final! Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Akhiri Dahaga 28 Tahun Medali Emas di Asian Games

Comeback Atas China di Final! Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Akhiri Dahaga 28 Tahun Medali Emas di Asian Games

Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia berhasil meraih medali emas Asian Games 2026 setelah menaklukan China di partai final yang berlangsung pada Kamis 24 September.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT