GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Minta Revisi EUDR, Bahaya Geo-location dan Keamanan Jadi Sorotan

Indonesia meminta Uni Eropa untuk merevisi Regulasi Anti-Deforestasi (EUDR), yang selama ini menjadi perhatian bagi negara-negara penghasil komoditas terkait.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 23:51 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia secara tegas meminta Uni Eropa untuk merevisi Regulasi Anti-Deforestasi (EUDR), yang selama ini menjadi perhatian penting bagi negara-negara penghasil komoditas terkait.

Langkah ini dipandang perlu karena kebijakan tersebut mempengaruhi kepentingan Indonesia di sektor komoditas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya, implementasi EUDR akan ditunda selama setahun, sebagaimana diumumkan oleh Komisi Eropa.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, penundaan ini merupakan hasil dari tekanan yang diberikan oleh Indonesia, didukung pula oleh AS, Jerman, dan Sekretaris Jenderal WTO.

“Bagi Indonesia, yang penting adalah implementasi kebijakannya, bukan hanya sekadar ditunda,” tegas Airlangga dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Sejak tahun lalu, Indonesia telah mengusulkan agar kebijakan ini dibahas secara lebih mendalam melalui pembentukan joint task force (JTF) yang melibatkan Indonesia, Uni Eropa, dan Malaysia.

Hal ini dilakukan agar ada dialog yang lebih konstruktif mengenai kekhawatiran Indonesia.

Airlangga juga menjelaskan beberapa kekhawatiran Indonesia terkait regulasi ini, salah satunya adalah permintaan Uni Eropa agar Indonesia memberikan informasi geo-location yang detail untuk komoditas yang diekspor.

Sebenarnya, Indonesia sudah memiliki dashboard nasional yang memungkinkan Uni Eropa memeriksa data komoditas tersebut, namun mereka tetap menuntut data koordinat yang lebih spesifik.

“Kalau negara kita diakses secara koordinat oleh pihak asing, itu jadi masalah keamanan. Kita keberatan. Kita sudah punya sistem, tapi mereka masih merasa kurang,” tambahnya.

Selain masalah keamanan, Indonesia juga merasa tidak nyaman dengan Uni Eropa yang bertindak seolah-olah sebagai lembaga pemeringkat (rating agency), padahal fungsi tersebut biasanya dilakukan oleh lembaga lain yang lebih berkompeten. 

Indonesia juga keberatan dengan isu standardisasi yang diterapkan oleh Uni Eropa. Indonesia sendiri sudah memiliki standar keberlanjutan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), sedangkan Malaysia memiliki MSPO, dan Eropa menggunakan RSPO. Namun, Uni Eropa tampaknya enggan mengakui standar-standar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, ini tiga isu yang terus kami perjuangkan bersama Malaysia dalam JTF,” ujarnya.

Jika sesuai rencana, kebijakan EUDR akan mulai berlaku pada 30 Desember 2024.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duh, Viking Putuskan Jaga Jarak dari Bonek, Slogan “Viking Bonek Satu Hati” Diistirahatkan

Duh, Viking Putuskan Jaga Jarak dari Bonek, Slogan “Viking Bonek Satu Hati” Diistirahatkan

Kelompok suporter Persib Bandung Viking Persib Club mengambil sikap tegas dengan memutuskan menjaga jarak dari suporter Persebaya Surabaya Bonek. Mereka juga -
Upaya Tekan Aksi Tawuran Saat Ramadan, Polres Tangsel Gelar Balap Lari di Malam Hari

Upaya Tekan Aksi Tawuran Saat Ramadan, Polres Tangsel Gelar Balap Lari di Malam Hari

Masyarakat di wilayah hukum Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak memadati Jalan Promotor, Serpong pada Jumat (6/3/2026) malam.
Kata-kata Beckham Putra untuk Febri Hariyadi yang Alami Cedera di Persis, Pelatih Persib Bojan Hodak​​​​​​​ Bilang Begini

Kata-kata Beckham Putra untuk Febri Hariyadi yang Alami Cedera di Persis, Pelatih Persib Bojan Hodak​​​​​​​ Bilang Begini

Pelatih Persib Bojan Hodak dan pemain Maung Bandung Beckham Putra memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Febri Hariyadi yang tengah mengalami cedera ... -
Relakan Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Beri Sindiran Pedas untuk Inara Rusli: Silakan Ambil, Saya Tidak Mau Bekas-Bekas

Relakan Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Beri Sindiran Pedas untuk Inara Rusli: Silakan Ambil, Saya Tidak Mau Bekas-Bekas

Wardatina Mawa dengan tegas tak ingin kmbali kepada Insanul Fahmi setelah pengkhiatan yang dilakukannya. Ia juga beri sindiran pedas untuk Inara Rusli. Simak!
Persib Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Persik Kediri! Bojan Hodak: Ruang Ganti Solid, Tapi Saya Bingung Pilih Starter

Persib Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Persik Kediri! Bojan Hodak: Ruang Ganti Solid, Tapi Saya Bingung Pilih Starter

Bojan Hodak menyebut atmosfer di ruang ganti skuad Maung Bandung sedang sangat positif, sesuatu yang bisa menjadi modal penting dalam menghadapi tekanan kompetisi.
Terpopuler: Tanpa Megawati Hangestri Manisa Hampir Juara, Legenda Belanda Tak Habis Pikir, 6 Pemain Asing Ingin Bela Timnas Indonesia

Terpopuler: Tanpa Megawati Hangestri Manisa Hampir Juara, Legenda Belanda Tak Habis Pikir, 6 Pemain Asing Ingin Bela Timnas Indonesia

Sejumlah kabar menarik dari dunia olahraga kembali menyita perhatian publik. Mulai dari kiprah eks klub Megawati Hangestri hingga pemain keturunan Indonesia.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT