News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonomi Daerah Terdongkrak! Tol Laut dan Jembatan Udara Ubah Peta Harga di Indonesia, Moga Simatupang: Gerai Maritim Turunkan Disparitas

Gerai Maritim yang memanfaatkan tol laut dan jembatan udara berhasil menurunkan harga barang lebih baik dibandingkan jalur komersial dalam 10 tahun terakhir.
Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:09 WIB
Ilustrasi - Melalui tol laut dan jembatan udara, Gerai Maritim sukses turunkan harga barang pokok di daerah terpencil dalam 10 tahun terakhir.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Program Gerai Maritim yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan telah berhasil meningkatkan konektivitas logistik di seluruh Indonesia.

Program ini juga memainkan peran besar dalam menurunkan harga barang di luar Pulau Jawa selama satu dekade terakhir, mulai dari 2015 hingga 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengaruhnya sangat terasa dengan penurunan harga rata-rata barang kebutuhan pokok, barang penting, serta barang lainnya.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Moga Simatupang, menyatakan bahwa Gerai Maritim yang memanfaatkan tol laut dan jembatan udara berhasil menurunkan harga barang lebih baik dibandingkan jalur komersial.

"Melihat hal tersebut, Gerai Maritim telah menjadi aspek penting dalam memperkuat logistik nasional,” kata Moga dalam keterangan yang diterima, Selasa (8/10/2024).

Ia menambahkan, program ini sangat membantu dalam menghubungkan logistik di wilayah Indonesia bagian timur, tengah, dan barat.

Selain itu, Moga menekankan efektivitas Gerai Maritim dapat dilihat dari penurunan disparitas dan peningkatan stabilitas harga kebutuhan pokok selama sepuluh tahun terakhir.

"Berdasarkan koefisien variasi sebagai indikator pengukuran untuk disparitas harga antarwilayah dan antarwaktu, disparitas harga semakin turun dan harga-harga semakin terjaga stabil. Data ini berdasarkan laporan dinas yang membidangi perdagangan di daerah yang dihimpun dalam Sistem Informasi Gerai Maritim (SIGM),” ujar Moga.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Moga  Moga Simatupang.
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Moga Moga Simatupang.
Sumber :
  • Dok. FMB9

 

Moga memaparkan bahwa secara umum terdapat penurunan koefisien variasi harga kebutuhan pokok antarwilayah dan waktu selama 2015 hingga 2024.

Meskipun sempat ada peningkatan disparitas pada tahun 2022 dan 2023 akibat dampak commodity supercycle setelah pandemi Covid-19, situasi membaik pada tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koefisien variasi harga antarwilayah menunjukkan seberapa besar perbedaan harga antarwilayah. Selama satu dekade terakhir, tren menunjukkan bahwa disparitas harga antarwilayah semakin mengecil, terlihat dari penurunan angka koefisien variasi dari 14,02 pada 2015 menjadi 10,15 pada Triwulan II 2024.

Sementara itu, untuk stabilitas harga, angka koefisien variasi antarwaktu turun dari 6,3 pada 2015 menjadi 3,23 pada Triwulan II 2024, menandakan harga yang lebih stabil dari waktu ke waktu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT