News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Anjlok Hingga 5 Persen Lebih, Harga Bitcoin Masih Naik Turun di Level Bawah

Harga Bitcoin masih berada di level zona merah. Harga Bitcoin masih naik turun di level bawah usai anjlok 5 persen lebih.
Minggu, 27 Oktober 2024 - 17:57 WIB
Usai Anjlok Hingga 5 Persen Lebih, Harga Bitcoin Masih Naik Turun di Level Bawah
Sumber :
  • antara/reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Harga Bitcoin (BTH) naik turun berada di kisaran US$67.000 pada Minggu (27/10/2024).

Bergeraknya harga Bitcoin di level itu, setelah sebelumnya sempat anjlok hingga titik terendah sebesar US$65.530 pada 25 Oktober lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga Bitcoin merujuk indeks harga terakhir ada di US$67.020, masih turun sebesar 2,03 persen dibanding seminggu terakhir. Namun lebih baik dari tiga hari terakhir.

Walau sudah mengalami kenaikan harga, Bitcoin masih berada di leveel bawah, alias zona merah. Bitcoin masih belum kembali menunjukan tajinya.

Namun, banyak pengamat pasar masih yakin akan investasi pada jenis kripto ini.

Penurunan yang terjadi diklaim karena sederet tekanan, mulai dari konflik timur tengah hingga laporan Wall Street.

tvonenews

Melansir dari investing yang mengutip coinpage, ketegangan timur tengah memengaruhi tren "Uptuber", yang biasanya tren kripto pada Oktober selalu mengalami kenaikan harga. Namun hal itu musnah setelah adanya serangan militer Israel terhadap Iran.

Tindakan itu disebut menarik protes kalangan masyarakat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedangkan laporan Wall Street menyebutkan nahwa Departemen Kehakiman Amerika sedang menyidiki Tether," tulis analisa coinpage.

Dalam konfirmasi terpisah, CEO Tether, Paoo Ardonio sempat membantah indikasi Wall Street itu. Akan tetapi reaksi pasar sudah terlanjur negatif. (vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger Penganiayaan Tokoh Agama Usia 70 Tahun di Tasikmalaya, Pelaku Oknum Ormas Serahkan Diri ke Polisi

Geger Penganiayaan Tokoh Agama Usia 70 Tahun di Tasikmalaya, Pelaku Oknum Ormas Serahkan Diri ke Polisi

Pelarian terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya berakhir. 
Dedi Mulyadi Dipaksa Beli Tanah oleh Ibu yang Diuber Rentenir, Tegas Tolak dan Beri Pesan Menohok

Dedi Mulyadi Dipaksa Beli Tanah oleh Ibu yang Diuber Rentenir, Tegas Tolak dan Beri Pesan Menohok

​​​​​​​Dedi Mulyadi dipaksa beli tanah oleh ibu paruh baya yang diuber rentenir. Ia menolak tegas dan hanya bersedia membantu urusan kesehatan, bukan utang.
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Program Jaga Desa Jadi Alat Monitor Transparansi dan Pembangunan Wilayah

Program Jaga Desa Jadi Alat Monitor Transparansi dan Pembangunan Wilayah

Program Jaga Desa yang diinisiasi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) terus diperkuat sebagai upaya meningkatkan transparansi dan pengawasan pembangunan di tingkat desa.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.

Trending

Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors

Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors

Aksi tidak terpuji dilakukan oleh oknum pelajar di Purwakarta yang kedapatan mengacungkan jari tengah kepada gurunya di sekolah. Dedi Mulyadi selaku Gubernur -
Dedi Mulyadi Gerebek Truk Overload 1,7 Ton, Tegas Akan Tegur Perusahaan Pengangkut

Dedi Mulyadi Gerebek Truk Overload 1,7 Ton, Tegas Akan Tegur Perusahaan Pengangkut

​​​​​​​Dedi Mulyadi gerebek truk overload 1,7 ton dan ungkap dugaan galian ilegal. Ia juga menegaskan akan menegur perusahaan pengangkut yang terlibat.
Dedi Mulyadi Sebut Warga Jawa Barat Bisa Berobat Gratis Asalkan Penuhi Syarat Ini

Dedi Mulyadi Sebut Warga Jawa Barat Bisa Berobat Gratis Asalkan Penuhi Syarat Ini

​​​​​​​Dedi Mulyadi sebut warga Jawa Barat bisa berobat gratis lewat KIS. Ia jelaskan syarat penerima dan bantu warga yang butuh biaya operasi anaknya.
Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Sapu Bersih, Erwin Rusni Bilang Begini..

Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Sapu Bersih, Erwin Rusni Bilang Begini..

Jakarta LavAni menaklukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-20, 25-15, 18-25, 25-22) di laga terakhir Final Four Proliga 2026.
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, blak-blakan soal kegagalan skuad Garuda Muda ke semifinal Piala AFF 2026.
Hashim Ungkap Alasan Prabowo Ngotot Wujudkan Program MBG: Resah Kondisi Stunting Anak Indonesia Sejak 2006

Hashim Ungkap Alasan Prabowo Ngotot Wujudkan Program MBG: Resah Kondisi Stunting Anak Indonesia Sejak 2006

Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menanggapi terkait kendala yang muncul dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT