News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prediksi BRI: Kemenangan Trump di AS Bisa Guncang Ekonomi Global dan Pertumbuhan Ekonomi RI Terancam Melambat?

Dirut PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Sunarso, menyebut kemenangan Trump akan membawa dampak besar bagi ekonomi global, khususnya likuiditas domestik.
Rabu, 13 November 2024 - 16:44 WIB
Dampak Donald Trump Terpilih Sebagai Presiden AS untuk Perekonomian Indonesia 
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) diperkirakan bisa membawa dampak besar bagi ekonomi global, khususnya bagi likuiditas domestik dan internasional.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Sunarso, menyampaikan bahwa kebijakan proteksionisme Trump kemungkinan besar bisa mempengaruhi arus perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak dari kebijakan ini, menurut Sunarso, akan terasa oleh negara-negara mitra dagang AS, termasuk Indonesia.

Sunarso menjelaskan,  kebijakan proteksionisme yang lebih ketat ini dapat mengurangi aktivitas perdagangan AS secara global.

"Lebih protektif ini akan mengkontraksi perdagangan AS secara global. (Perdagangan AS) itu akan terkontraksi sekitar 8,5% dan itu dampaknya nanti adalah terhadap negara-negara yang kita anggap mitra dagangnya," ujar Sunarso saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (13/11/2024).

Berdasarkan simulasi yang dilakukan tim ekonom BRI, Sunarso menyebut kebijakan proteksionisme dari Trump bisa memicu peningkatan inflasi di AS, yang berpotensi berimbas pada kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed Fund Rate).

Selain itu, risiko dari kemenangan Trump juga bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sunarso memperingatkan bahwa ketegangan dalam perang dagang antara AS dan China berpotensi semakin tajam pasca-kemenangan Trump, dan hal ini dinilai dapat berdampak negatif terhadap perekonomian nasional.

Dalam analisis tim ekonom BRI, Sunarso memaparkan ada dua skenario utama yang bisa terjadi. Pada skenario pertama, jika China merespons dengan balasan dalam perang dagang AS-China, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan melambat di kisaran 4,73% hingga 5,03% pada 2025.

Pada skenario kedua, jika China dan beberapa negara lain melakukan serangan balik yang intensif dalam perang dagang ini, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bisa turun lebih dalam, yakni berada di kisaran 4,62% hingga 4,92%.

Lebih lanjut, Sunarso menjelaskan bahwa korelasi ekonomi Indonesia dengan China tercatat pada indeks 0,351, sementara dengan AS sebesar 0,347.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Artinya, setiap kenaikan atau penurunan pertumbuhan ekonomi di China itu lebih berpengaruh signifikan terhadap kita, daripada perubahan pertumbuhan ekonomi di Amerika," jelas Sunarso.

Dirut BRI itu lantas mengingatkan sektor perbankan agar mempersiapkan diri menghadapi risiko yang mungkin muncul di masa depan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda
Viral! Bobol Rumah Warga, Maling di Lampung Malah Ketiduran di Kamar hingga Dikepung Warga

Viral! Bobol Rumah Warga, Maling di Lampung Malah Ketiduran di Kamar hingga Dikepung Warga

Viral maling bobol rumah warga di Pringsewu, Lampung, malah tertidur pulas di kamar. Pelaku IM (21) akhirnya ditangkap warga dan dijerat Pasal 477 KUHP
Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Adapun saksi yang diperiksa diantaranya saksi MNH, IDMAKN selaku Tenaga Ahli pada BGN, MK selaku Mitra SPPG Pejaten Barat, dan GW selaku Staff Keuangan PT NGS.
PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI telah menyiapkan sebanyak 13 atlet atletik yang akan tampil di Asian Games 2026, yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan sinyal kuat bahwa dua tembok kokoh lini belakang Skuad Garuda, Kevin Diks dan Jay Idzes, dipastikan masuk dalam
Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

IRARI Jatim akhirnya buka suara terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret TFR. Organisasi membentuk tim independen dan menegaskan keselamatan

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT