News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Banggar DPR: PPN 12 Persen Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Dia menerangkan, meskipun ada penyesuaian tarif PPN, negara memastikan bahwa barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat bebas dari PPN. 
Senin, 9 Desember 2024 - 09:18 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah
Sumber :
  • dok. Banggar DPR RI

Jakarta, tvonenews.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengatakan, bahwa kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen dapat menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Said menjelaskan, negara membutuhkan penerimaan yang lebih tinggi untuk mendanai berbagai program.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil, efisien, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Said dalam keterangannya, Senin (9/12/2024).

Dia menerangkan, meskipun ada penyesuaian tarif PPN, negara memastikan bahwa barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat bebas dari PPN. 

Di antaranya beras; gabah; jagung; sagu; kedelai; garam, baik yang beryodium maupun yang tidak beryodium; daging, yaitu daging segar yang tanpa diolah, tetapi telah melalui proses disembelih, dikuliti, dipotong, didinginkan, dibekukan, dikemas atau tidak dikemas, digarami, dikapur, diasamkan, diawetkan dengan cara lain, dan/atau direbus; telur, yaitu telur yang tidak diolah, termasuk telur yang dibersihkan, diasinkan, atau dikemas.

Kemudian susu, yaitu susu perah baik yang telah melalui proses didinginkan maupun dipanaskan, tidak mengandung tambahan gula atau bahan lainnya, dan/atau dikemas atau tidak dikemas; buah-buahan, yaitu buah-buahan segar yang dipetik, baik yang telah melalui proses dicuci, disortasi, dikupas, dipotong, diiris, di-grading, dan atau dikemas atau tidak dikemas.

Serta sayur-sayuran, yaitu sayuran segar yang dipetik, dicuci, ditiriskan, dan/atau disimpan pada suhu rendah, termasuk sayuran segar yang dicacah.

"Selain barang-barang tersebut, semuanya dikenakan PPN menjadi 12 persen, termasuk pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), seperti kendaraan, rumah, dan barang konsumsi kelas atas," kata Said.

Hal itu bertujuan agar masyarakat dengan ekonomi kelas atas bisa berkontribusi lebih banyak terhadap penerimaan negara.

Meski begitu, ia mengamini kontribusi PPnBM terhadap penerimaan negara tidak terlalu signifikan, dengan rata-rata sebesar 1,3 persen sepanjang 2013-2022. 

Artinya, bila PPN 12 persen hanya diterapkan pada barang mewah yang termasuk objek PPnBM, kemungkinan kurang mampu mendongkrak target penerimaan pajak 2025. Sementara kebijakan tersebut berpotensi berdampak terhadap daya beli masyarakat.

Oleh sebab itu, lanjut Said, Banggar DPR meminta pemerintah untuk menjalankan kebijakan mitigasi secara komprehensif.

Dia merekomendasikan delapan kebijakan yang dapat dipertimbangkan pemerintah. Pertama, menambah anggaran perlindungan sosial sambil menambah jumlah penerima dan memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Kedua, subsidi bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan LPG untuk rumah tangga miskin harus dipertahankan, termasuk kepada kelompok pengemudi ojek online (ojol).

Ketiga, memperluas subsidi transportasi kepada moda yang digunakan masyarakat sehari-hari. Keempat, subsidi perumahan perlu dipastikan dimanfaatkan oleh kelompok menengah bawah.

Kelima, mempertebal bantuan dan beasiswa pada perguruan tinggi. Keenam, melakukan operasi pasar rutin setidaknya dua bulan sekali untuk memastikan inflasi terkendali.

Ketujuh, menaikkan porsi belanja pemerintah untuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Terakhir, memberikan program pelatihan dan pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat terdampak agar mereka bisa masuk ke sektor yang berdaya saing. Bahkan, lanjut Said, Pemerintah juga bisa menyinkronkan kebijakan ini dengan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Janice Tjen Masuk Daftar Petenis Unggulan Cincinnati Open 2026, Langsung Lolos Babak Kedua di Nomor Tunggal 

Janice Tjen Masuk Daftar Petenis Unggulan Cincinnati Open 2026, Langsung Lolos Babak Kedua di Nomor Tunggal 

Petenis putri Indonesia Janice Tjen dipastikan akan berlaga pada turnamen WTA 1000 Cincinnati Open 2026 di Lindner Family Tennis Center, Ohio, Amerika Serikat.
Senyuman Sarwendah Saat Ruben Tak Hadir Diungkap Pakar Ekspresi, Disebut Sengaja Ditahan

Senyuman Sarwendah Saat Ruben Tak Hadir Diungkap Pakar Ekspresi, Disebut Sengaja Ditahan

Sarwendah tampak tenang saat Ruben Onsu tak hadir di mediasi hak asuh anak. Pakar ekspresi Kirdi Putra mengungkap makna senyuman Sarwendah.
Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih atas hubungan kerja sama antara pemerintah dengan DPR RI yang semakin sinergis. Hal itu disampaikan dalam
Presiden Prabowo Percepat Optimalisasi Aset BUMN, Ajak Swasta Kelola 300 BUMN Produktif

Presiden Prabowo Percepat Optimalisasi Aset BUMN, Ajak Swasta Kelola 300 BUMN Produktif

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah mempercepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum dimanfaatkan secara optimal melalui
Sebelum Meninggal Kecelakaan, Rivaldo Aulia Reza Maba UNNES Sempat Membuat Video Tugas Ospek di Medsos

Sebelum Meninggal Kecelakaan, Rivaldo Aulia Reza Maba UNNES Sempat Membuat Video Tugas Ospek di Medsos

Seorang mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) bernama Rivaldo Aulia Reza (18) meninggal dunia lantaran mengalami kecelakaan sepulang ospek kampus
20 Tahun Panggil 'Tante', Wanita ini Menyesal usai Temukan Slip Bank Ibu Tiri untuk Biaya Kuliah S1 hingga S2 Viral

20 Tahun Panggil 'Tante', Wanita ini Menyesal usai Temukan Slip Bank Ibu Tiri untuk Biaya Kuliah S1 hingga S2 Viral

Seorang wanita menceritakan kisah sang ibu tiri rela menabung uang untuk pendidikan anak tiri sampai S2 viral. Ia tahu hal itu usai menemukan slip setoran bank.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT