News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banggar DPR Ketok Pagu TKD 2027 Rp735 Triliun, Ini Rincian Dana untuk Daerah

Banggar DPR menyepakati anggaran Transfer ke Daerah 2027 sebesar Rp735 triliun. Simak rincian DBH, DAU, DAK, Dana Desa hingga insentif fiskal.
Rabu, 9 September 2026 - 17:00 WIB
Banggar DPR RI, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan perwakilan Bappenas saat Rapat Kerja (Raker) di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (18/09/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) menyepakati rincian anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam rapat panitia kerja (panja) TKD pada Rabu, 9 September 2026. Anggaran TKD 2027 disepakati sebesar Rp735 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Banggar DPR Wihadi Wiyanto mengatakan besaran tersebut merupakan hasil kesepakatan antara DPR dan pemerintah. Pagu TKD yang disepakati juga tidak berubah dari rencana yang telah tercantum dalam RAPBN 2027.

"Kita naikkan kesepakatan TKD pada 2027, di mana hasil kesepakatan, TKD dalam RAPBN 2027 mencapai Rp735 triliun, bagaimana dari Pemerintah? Kita ketok palu," kata Wihadi dalam rapat panja TKD, Rabu (9/9/2026).

Dengan keputusan tersebut, anggaran yang akan ditransfer kepada pemerintah daerah pada 2027 mengalami peningkatan dibandingkan outlook realisasi TKD pada 2026.

Anggaran TKD 2027 Naik 5,5 Persen

Anggaran TKD 2027 tercatat naik 5,5 persen dibandingkan outlook realisasi TKD 2026 yang mencapai Rp696,9 triliun.

Kenaikan tersebut menjadi bagian dari rancangan kebijakan fiskal pemerintah untuk mendukung kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai kebutuhan belanja serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesepakatan Banggar DPR dan pemerintah, komponen TKD mencakup sejumlah jenis transfer, mulai dari Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Otonomi Khusus, hingga Dana Desa.

Berikut rincian anggaran TKD 2027 yang disepakati:

  • Dana Bagi Hasil (DBH): Rp63,64 triliun

  • Dana Alokasi Umum (DAU): Rp415 triliun

  • Dana Alokasi Khusus (DAK): Rp159,44 triliun

  • DAK Fisik: Rp5 triliun

  • DAK Non-Fisik: Rp150,83 triliun

  • Dana Otonomi Khusus (Otsus): Rp16,85 triliun

  • Dana Keistimewaan: Rp1.100 triliun

  • Transfer Hibah: Rp3.529,5 triliun

  • Dana Desa: Rp77 triliun

  • Dana Insentif Fiskal: Rp2.250 triliun

Rincian tersebut menjadi bagian dari pagu TKD yang disepakati dalam pembahasan RAPBN 2027.

TKD Diprioritaskan untuk Belanja Pokok Daerah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa anggaran TKD pada 2027 akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan belanja pokok pemerintah daerah.

Prioritas tersebut mencakup belanja pegawai, belanja operasional pemerintah daerah, serta pemenuhan pelayanan dasar publik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan tiga unit kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk menggelar operasi pencarian intensif terhadap lima awak media yang dilaporkan putus kontak saat menjalankan tugas liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari kedua pencarian 5 jurnalis hilang kontak di Selat Sunda, Tim SAR perluas area pencarian dengan tim gabungan usai terkendala abu vulkanik dan gelombang tinggi.
Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK setelah sempat dicari orang yang mengenalnya karena khawatir. Polisi masih memeriksa barang bukti
Erick Thohir Ungkap Hasil Pertemuan dengan Kedutaan Besar Jepang, Tim Indonesia Siap Tampil di Asian Games

Erick Thohir Ungkap Hasil Pertemuan dengan Kedutaan Besar Jepang, Tim Indonesia Siap Tampil di Asian Games

Bersama NOC Indonesia dan Chef de Mission (CdM) Todotua Pasaribu, Erick Thohir ingin memastikan Tim Indonesia siap tampil di Asian Games dengan pelayanan dari tuan rumah. 

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT