GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menghitung Kenaikan Beban Buruh setelah PPN 12 Persen, Benarkah Pekerja dengan Gaji UMR Makin Boncos?

Kebijakan PPN 12 persen per Januari 2025 dinilai akan menimbulkan efek domino dan mempengaruhi kenaikan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat umum.
Jumat, 20 Desember 2024 - 04:48 WIB
Ilustrasi - Buruh atau kelas pekerja dinilai akan menanggung dampak signifikan atas PPN 12 persen.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen yang akan mulai diterapkan per 1 Januari 2025 mendapatkan banyak penolakan dari masyarakat.

Meski pemerintah menyatakan PPN 12% hanya akan dikenakan untuk barang/jasa mewah, tetapi hal itu tetap dinilai akan memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat, khususnya kelas pekerja atau buruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, naiknya PPN menjadi 12 persen dinilai akan menimbulkan efek domino dan mempengaruhi kenaikan harga barang dan jasa yang dikonsumsi publik secara umum.

Kenaikan pajak pada barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat, akan membuat harga barang dan jasa juga ikut naik.

Hal itu secara tidak langsung akan mempengaruhi daya beli buruh, terutama bagi yang memiliki penghasilan tetap seperti UMP atau UMR.

Sebab, pekerja dengan upah minimum harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli barang-barang yang sama.

Mengutip dari riset Center of Economics and Law Studies (Celios), kelas pekerja atau buruh menjadi salah satu pihak yang akan merasakan dampak signifikan dari PPN 12 persen.

"Bagi buruh dengan gaji Rp5 juta per bulan, pengeluaran per bulan meningkat hingga Rp357 ribu," tulis Celios dalam risetnya, dikutip Minggu (20/12/2024).

Menghitung Kenaikan Beban Buruh setelah PPN 12 Persen

Untuk melihat gambaran apakah PPN 12 persen akan membuat boncos masyarakat kelas bawah atau tidak, Celios juga memaparkan simulasi kenaikan beban yang akan ditanggung oleh pekerja atau buruj.

Sebagai contoh, buruh dengan gaji sebesar Rp5.000.000 per bulan dan memiliki pengeluaran bulanan tetap sekitar Rp4.500.000 untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, transportasi, dan kebutuhan lainnya, akan merasakan dampak dari kenaikan tarif PPN.

Guna melihat dampak PPN dan inflasi, maka dapat dihitung  perubahan pengeluaran bulanan buruh.

Dengan kenaikan tarif PPN sebesar 1 persen (dari 11% menjadi 12%), maka asumsinya harga barang dan jasa yang mereka konsumsi akan naik sebesar 1% persen juga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan tersebut menambah pengeluaran sebesar Rp45.000, yang dihitung sebagai 1 persen dari Rp4.500.000.

Maka setelah kenaikan tarif PPN, pengeluaran bulanan buruh atau pekerja akan menjadi Rp4.545.000.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes akhirnya jalani latihan perdana bersama Ajax setelah izin kerja terbit. Kiper Timnas Indonesia itu langsung dijuluki “Tembok” dan siap bersaing.
Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Ilias Alhaft kembali mencuri perhatian usai tampil impresif di Asia. Simak 6 keuntungan jika winger berdarah Solo ini dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Simon Tahamata Minta Suporter Timnas Indonesia Tidak Beri Tekanan Berlebihan ke Skuad U17: Mereka Baru 16 Tahun

Simon Tahamata Minta Suporter Timnas Indonesia Tidak Beri Tekanan Berlebihan ke Skuad U17: Mereka Baru 16 Tahun

Kepala Pemandu Bakat PSSI Simon Tahamata memberikan pesan tegas kepada Timnas U17 Indonesia jelang tampil di Piala Asia U17 2026. Menurutnya, skuad Garuda Asia
Buat Efek Jera! DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Beri Sanksi Tegas ke Parkir Liar

Buat Efek Jera! DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Beri Sanksi Tegas ke Parkir Liar

Sebagai efek jera bagi pelaku parkir liar di DKI Jakarta, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Kevin Wu meminta Pemprov DKI Jakarta beri sanksi tegas.
Kata Betrand Peto Kini Lebih Pilih Tinggal dengan Ruben Onsu Ketimbang Sarwendah

Kata Betrand Peto Kini Lebih Pilih Tinggal dengan Ruben Onsu Ketimbang Sarwendah

Betrand Peto ungkap alasannya yang kini lebih pilih tinggal bersama dengan Ruben Onsu ketimbang Sarwendah. Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut!
Dijamin Negara dan Mudah Diakses, Ini 5 Keuntungan Investasi ORI029 di BRImo

Dijamin Negara dan Mudah Diakses, Ini 5 Keuntungan Investasi ORI029 di BRImo

Kemenkeu menerbitkan ORI seri terbaru ORI029 yang menawarkan dua pilihan tenor 3 tahun dan 6 tahun. Menariknya, kini ORI029 juga bisa dibeli dengan mudah melalui aplikasi BRImo.

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT