News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Terima Pelaporan Gratifikasi hingga Rp88,39 Miliar sepanjang 2020-2024, Baru Rp21,03 Miliar yang Ditetapkan Menjadi Milik Negara

Dari 15.516 pelaporan yang masuk ke KPK, sebanyak 5.815 pelaporan di antaranya telah ditetapkan KPK menjadi milik negara dengan nilai mencapai Rp21,03 miliar.
Rabu, 25 Desember 2024 - 17:25 WIB
Ilustrasi - Logo KPK
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat ada 15.516 pelaporan gratifikasi sepanjang periode 2020-2024 dengan nilai pelaporan mencapai Rp88,39 miliar.

Hal itu disampaikan KPK dalam pelaporan capaian kinerja KPK sampai dengan 16 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melewati berbagai proses telaah dan analisis, sebanyak 5.815 pelaporan di antaranya telah ditetapkan KPK menjadi milik negara dengan nilai Rp21,03 miliar.

Pimpinan KPK Johanis Tanak saat sesi Konferensi Pers Capaian Kinerja KPK Periode 2019-2024 di Jakarta, Selasa (17/12), merinci data pelaporan dalam 4 tahun terakhir.

“Pada 2020, KPK menerima 1.839 pelaporan gratifikasi. Kemudian meningkat pada 2021 sebesar 2.127 pelaporan dan 3.903 pelaporan pada 2022. Sementara pada 2023 tercatat 3.703 pelaporan dan per 16 Desember 2024 telah mencapai 3.944 pelaporan. Tren peningkatan (penerimaan pelaporan gratifikasi) diproyeksikan akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2024,” kata Johanis Tanak, dikutip Rabu (25/12/2024).

Secara rinci, nilai Rp88,39 miliar tersebut mencakup pelaporan pada 2020 senilai Rp25,80 miliar, 2021 senilai Rp8 miliar, 2022 senilai Rp16,7 miliar, 2023 senilai Rp20,84 miliar, dan 2024 (per 16 Desember) senilai Rp17,05 miliar.

Sebagai bentuk akuntabilitas, KPK melakukan analisis atas setiap pelaporan gratifikasi yang diterima.

KPK kemudian menetapkan status dari pelaporan gratifikasi tersebut, apakah menjadi milik negara atau milik penerima.

Berdasarkan hasil analisis pelaporan gratifikasi KPK, pada 2020 terdapat 916 pelaporan yang telah ditetapkan sebagai milik negara dengan nilai Rp2,74 miliar.

Kemudian pada 2021 terdapat 931 pelaporan berstatus milik negara, yaitu senilai Rp2,4 miliar.

Pada 2022 terdapat 1.308 pelaporan berstatus milik negara senilai Rp4 miliar, lalu 2023 terdapat 1.228 pelaporan sebesar Rp4,8 miliar, dan pada 2024 per 16 Desember 2024 sebanyak 1.432 pelaporan berstatus milik negara senilai Rp7,09 miliar.

Dengan demikian, total laporan gratifikasi berstatus milik negara dalam kurun waktu Pimpinan KPK Jilid V ini mencapai 5.815 atau senilai Rp21,03 miliar.

KPK terus mendorong para aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara negara, maupun pejabat negara untuk menolak gratifikasi pada kesempatan pertama.

Apabila terlanjur menerima, maka wajib melaporkannya kepada KPK dengan tenggat waktu paling lambat 30 hari sejak penerimaan gratifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaporan dapat diajukan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di setiap instansi terkait.

Selain itu, pelaporan juga dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) pada tautan https://gol.kpk.go.id, atau melalui email pelaporan.gratifikasi@kpk.go.id .

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Igor Tolic Bongkar Rahasia Persib Permalukan Viettel FC di ACL 2, Ternyata Ada Sesuatu di Ruang Ganti!

Igor Tolic Bongkar Rahasia Persib Permalukan Viettel FC di ACL 2, Ternyata Ada Sesuatu di Ruang Ganti!

Igor Tolic mengungkap rahasia kemenangan Persib atas Viettel FC di ACL 2. Pelatih Maung Bandung itu menyoroti kondisi ruang ganti dan semangat juang pemainnya.
Polisi Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat Bukan dari Dapur MBG

Polisi Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat Bukan dari Dapur MBG

Polisi masih mendalami soal insiden ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10).
Tak Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia, Eks Anak Asuh Indra Sjafri Ini Menggila di Kompetisi Eropa dan Jadi Top Skor

Tak Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia, Eks Anak Asuh Indra Sjafri Ini Menggila di Kompetisi Eropa dan Jadi Top Skor

Gagal bela Timnas Indonesia karena aturan FIFA tak membuat Mauresmo Hinoke kehilangan semangat. Kini, pemain berdarah Maluku itu tampil tajam di Liga Belanda.
Gus Lilur Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK

Seorang tokoh Nahdatul Ulama (NU) HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur mendatangi Gedung Merah Putih KPK. Kedatangannya guna melaporkan dugaan ... -
Astra Dorong Ekspor UMKM Lokal Lewat Trade Expo Indonesia 2026, Hadirkan Produk Unggulan Daerah

Astra Dorong Ekspor UMKM Lokal Lewat Trade Expo Indonesia 2026, Hadirkan Produk Unggulan Daerah

Astra menghadirkan produk unggulan UMKM lokal di Trade Expo Indonesia 2026 untuk memperluas pasar ekspor, memperkuat daya saing, dan mendorong ekonomi Indonesia.
Hitung-hitungan Poin Persib Lolos ke 16 Besar ACL 2 usai Kalahkan The-Chong Viettel FC

Hitung-hitungan Poin Persib Lolos ke 16 Besar ACL 2 usai Kalahkan The-Chong Viettel FC

Persib Bandung memuncaki Grup E ACL 2 dengan enam poin. Simak hitung-hitungan lolos ke 16 besar, termasuk skenario dua kemenangan lagi atas Melbourne Victory.

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kaops Damai Cartenz Imemastikan penegakan hukum yang dilakukan terhadap anggota Kelompok Kriminal bersenjata di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sudah sesuai standar operasional presedur
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT