News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Dihapus pada 2025, Pemerintah Ungkap Nasib-nasib Honorer yang Gagal pada Seleksi PPPK Tahun 2024 Tahap 1 Dan 2

Penghapusan honorer sesuai dengan UU Nomor 20 tahun 2023.
Rabu, 1 Januari 2025 - 16:32 WIB
ilustrasi CPNS 2023, simak berapa gaji PNS lulusan SMA dan SMK
Sumber :
  • ANTARA/Dokumentasi Diskominfo Sumbar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah resmi menghentikan seluruh tenaga honorer pada semua instansi pemerintahan pada tahun 2025.

Penghapusan honorer sesuai dengan UU Nomor 20 tahun 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam UU tersebut, mengatur tenggat waktu penghapusan status honorer pada Desember 2024.

Meski sudah dihapus, pemerintah juga memberikan kabar baik.

tvonenews

Kabar tersebut berkaitan dengan peralihan status honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Diketahui, seleksi PPPK tahun 2024 adalah sarana terakhir agar hononorer bisa terbebas dari PHK akibar penghapusan honorer.

Dalam seleksi PPPK tahun 2024, pemerintah memberikan peluang besar untuk honorer bisa lolos.

Namun, pemerintah tidak memberikan jaminan akan honorer bisa lolos 100 persen.

Honorer peserta selelsi PPPK 2024 yang bersatus TMS alias tidak memenuhi syarat pada seleksi tidak bisa diangkat sebagai pegawai PPPK.

Diketahui, ada dua tahap yang dihadirkan pemerintah dalam seleksi PPPK 2024.

Pengumuman hasil seleksi PPPK 2024 tahap 1 sudah diumumkan pada 24-31 Desember 2024.

Sedangkan, seleksi tahap ke II untuk honorer memiliki kesempatan terakhir menjadi PPPK, proses pendaftaran peserta seleksi akan berakhir pada 31 Desember 2024, yang kemudian diperpanjang hingga 7 Januari 2025.

Lalu, bagaimana jika honorer gagal dalam kedua tes tersebut?

Pemerintah tidak memberikan pengangkatan otomatis kepada honorer untuk menjadi PPPK, baik itu dalam seleksi tahap 1 maupun tahap 2.

Apabila honorer tidak lolos, maka pemerintah tidak akan menjadikannya tenaga PPPK.

Namun, pemerintah tidak akan serta-merta memberhentikan honorer.

Untuk menyelamattkan honorer dari PHK karena penghapusan honorer, pemerintah memberikan opsi PPPK paruh waktu.

Opsi tersebut dihadirkan untuk mereka yang gagal dalam dua tahap seleksi yang dihadirkan.

Sayangnya, PPPK paruh waktu memiliki perbedaan cukup signifikan dibanding PPPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan itu mencakum cam kerja yang lebih terbatas, upah yang lebih sedikit dan tunjangannyang juga tak sebesar PPPK.

Meski demikian perbedaan itu belum dirampungkan dalam bentuk kebijakan hingga saat ini. (vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Kagum saat Sambangi Rumah Warga di Indramayu, Puji Suami-istri yang Setia Rawat Ortu: Saya Bantu Rp50 Juta

Dedi Mulyadi Kagum saat Sambangi Rumah Warga di Indramayu, Puji Suami-istri yang Setia Rawat Ortu: Saya Bantu Rp50 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengguyur uang Rp50 juta untuk kebutuhan renovasi rumah usai mendengar kisah suami istri rela merawat ortu di Indramayu.
Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad

Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad

Saepul (26) mengungkap detik-detik dirinya nekat menghabisi nyawa dan mutilasi pria berinisial K (51).
Merepresentasikan Gen Z, Boy Group K-Pop TREASURE Didapuk Jadi Brand Ambassador Snack Indonesia

Merepresentasikan Gen Z, Boy Group K-Pop TREASURE Didapuk Jadi Brand Ambassador Snack Indonesia

Ada banyak idol K-Pop yang menjadi idola anak-anak hingga orang dewasa, salah satunya adalah TREASURE
AMS XII Medan Gandeng Polrestabes Cegah Narkoba, Sasar Pelajar dan Generasi Muda

AMS XII Medan Gandeng Polrestabes Cegah Narkoba, Sasar Pelajar dan Generasi Muda

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Angkatan Muda Sisingamangaraja XII (AMS XII) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Polrestabes Medan dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai tindak kriminalitas, khususnya yang menyasar generasi muda.
Bos Ferrari Ungkap Target Mereka di Paruh Musim Kedua F1 2026, Fred Vasseur Fokus Pada Pengembangan Mobil

Bos Ferrari Ungkap Target Mereka di Paruh Musim Kedua F1 2026, Fred Vasseur Fokus Pada Pengembangan Mobil

Ferrari menatap paruh kedua F1 2026 dengan target jelas. Team Principal Fred Vasseur ingin mereka menjaga laju pengembangan mobil hingga akhir musim.
Wamendagri Bima Instruksikan Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wamendagri Bima Instruksikan Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menginstruksikan para kepala daerah untuk membangun ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT