GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Defisit Membengkak, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBN 2024 Naik Hingga Mencapai Rp45,4 Triliun

Di tengah membengkaknya pembiayaan anggaran untuk menutup defisit, sisa lebih pembiayaan anggaran atau SILPA di 2024 justru naik lebih dari dua kali lipat.
Senin, 6 Januari 2025 - 17:59 WIB
Meski Defisit Membengkak, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBN 2024 Naik Mencapai Rp45,4 Triliun
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Di tengah melonjaknya realiasi defisit pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024, jumlah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) di tahun lalu ternyata melonjak hingga mencapai Rp45,4 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers Realisasi APBN KiTa 2024 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita mengalami SILPA Rp45,4 triliun, ini juga karena ada beberapa dari sisi pembiayaan yang terus kita lakukan,” kata Sri Mulyani.

Dia mengungkapkan, jumlah SILPA tahun 2024 sebesar Rp45,4 triliun tersebut mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan realisasi SILPA tahun 2023 sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp19,4 triliun.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pemerintah mencatat realisasi belanja negara dari APBN 2024 mencapai Rp3.350,3 triliun, meningkat 7,3 persen secara tahunan (year on year). Angka ini bahkan melampaui target awal APBN 2024 sebesar Rp3.325,1 triliun.

“Dari sisi belanja negara, realisasi sementara belanja negara mencapai Rp3.350,3 triliun,” ungkap Sri Mulyani.

Meski melebihi target awal, realisasi belanja ini sedikit lebih rendah dari prediksi laporan semester yang sebesar Rp3.412,2 triliun. Dengan demikian, belanja negara 2024 terealisasi 100,8 persen dari target awal dan 98,2 persen dari prediksi laporan semester.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jaga Stabilitas

Lebih lanjut dijelaskan, belanja negara di 2024 dioptimalkan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi. Wakil Menteri Keuangan I juga menyoroti peran APBN sebagai “shock absorber” yang melindungi stabilitas ekonomi nasional.

“Belanja negara juga sebagai shock absorber untuk menjaga stabilitas ekonomi. Di antaranya digunakan untuk bantuan pangan, stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) atau operasi pasar, subsidi energi seperti BBM, listrik, LPG, pupuk, hingga bansos PKH, PIP, KIP kuliah, sembako, PBI JKN, serta program KUR dan dukungan sektor perumahan,” papar Wakil Menteri Keuangan I Suhasil Nazara.

Sri Mulyani menyebutkan, belanja negara tidak hanya berperan dalam mendorong pembangunan, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan global.

“APBN dirancang untuk menjadi instrumen pembangunan sekaligus penjaga stabilitas di masa sulit,” jelasnya. Dengan realisasi belanja negara yang tinggi, pemerintah optimistis menghadapi tantangan global di 2025 dengan fondasi ekonomi yang lebih kuat. (hsb)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT