GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum Kadin Anindya Bakrie Dorong Kolaborasi Strategis Indonesia-India dalam Forum CEO di New Delhi, Paparkan Sektor Pangan hingga 3 Juta Rumah

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, memaparkan pentingnya kolaborasi di berbagai sektor yang dilakukan Indonesia dan India.
Sabtu, 25 Januari 2025 - 16:55 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim S. Djojohadikusumo di India-Indonesia CEOs Forum, New Delhi, Sabtu (25/1/2025).
Sumber :
  • Dok. Kadin Indonesia

New Delhi, tvOnenews.com - Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Indonesia dan India dalam berbagai sektor.

Hal tersebut disampaikan saat berbicara di India-Indonesia CEOs Forum yang diselenggarakan oleh Confederation of Indian Industry (CII) dan Kadin Indonesia di Ballroom Mansigh, Hotel Taj Mahal, New Delhi, India, Sabtu (25/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua negara ingin bekerja sama di sektor ekonomi guna mendukung target menjadi negara ketiga terbesar ekonomi di dunia tahun 2030 untuk India, dan ketujuh ekonomi terbesar di dunia untuk Indonesia di tahun yang sama.

Kolaborasi India-Indonesia yang dimaksud Anindya Bakrie, khususnya berfokus pada pangan, pertanian, energi bersih, teknologi, hingga sumber daya manusia.

“Kita hidup di zaman cerdas, di mana ada lebih banyak hal yang bisa kita lakukan dengan teknologi. Kita juga hidup dalam resesi geopolitik di mana ada banyak polarisasi di dalam wilayah, dan kita juga hidup di masa depan yang berkelanjutan,” ujar Anindya Bakrie.

Dalam forum yang mempertemukan pemimpin usaha dari kedua negara tersebut, Anindya mengungkapkan rasa bangganya atas keterlibatan Indonesia dalam forum ini.

Mengingat sektor pangan dan pertanian menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut, Anindya menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan dan manufaktur melalui kerja sama dengan India.

“Seperti yang disebutkan Mr. Ajay Shriram (Managing Director, DCM Shriram Consolidated Ltd), fokus saat ini adalah di bidang pangan dan pertanian. Indonesia sangat serius dalam bermitra untuk ketahanan pangan dan manufaktur, berkolaborasi untuk pertumbuhan bersama,” jelas CEO Bakrie & Brothers tersebut.

Selain itu, Ketum Kadin Periode 2024-2029 itu juga menyoroti pentingnya kerja sama di bidang kesehatan, farmasi, dan transisi energi.

Anindya yang hadir bersama Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim S. Djojohadikusumo menegaskan, pihak Indonesia sangat serius untuk berpartner.

“Kami melakukan banyak perdagangan dan investasi, dan kami dapat melakukan lebih banyak lagi, termasuk kesehatan dan farmasi melalui sinergi antara India dan Indonesia. Serta transisi energi, beralih ke energi bersih, yang mana kami sangat serius dalam hal ini,” tambahnya.

India-Indonesia CEOs Forum yang di New Delhi, Sabtu (25/1/2025).
India-Indonesia CEOs Forum yang di New Delhi, Sabtu (25/1/2025).
Sumber :
  • Dok. Kadin Indonesia

 

Dalam kesempatan ini, Anindya juga menyampaikan dua isu utama lain yang menjadi perhatian khusus Indonesia, yakni sektor perumahan dan pengembangan sumber daya manusia.

Di hadapan para petinggi bisnis India, Anindya Bakrie juga menyampaikan bahwa Indonesia saat ini sedang merealisasikan program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Pihaknya berharap India dengan berbagai sumber daya yang dimiliki, termasuk SDM, dapat ambil peran dalam program prioritas Indonesia tersebut.

"Kami sedang memulai (pembangunan) 3 juta rumah per tahun, perumahan yang terjangkau di Indonesia. Dan kami membutuhkan banyak kolaborasi dengan India untuk sektor ini,” ujar pengusaha berusia 50 tahun tersebut.

“Kami juga menyoroti sisi sumber daya manusia. Satu hal yang telah kami lihat. Di India, pembangunan sumber daya manusia berjalan dengan sangat baik, dan cukup infrastruktur dalam pengembangan sumber daya manusia, dan itu adalah hal lain yang juga ingin kami fokuskan,” lanjutnya.

Mengakhiri gagasannya, Anindya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. India-Indonesia CEOs Forum kali ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk memperkuat hubungan ekonomi dan mendorong kerja sama yang lebih erat, berkelanjutan dan inklusif. 

Pada acara tersebut, pembahasan sektor pangan dan agrikultur disampaikan oleh Ketua CII Ajay Shriram dan Chairman PT Wali Asia Investama Rico Rustombi.

Sedangkan sektor manufaktur akan dipaparkan oleh Chairman EEPC India Pankaj Chadha, dan CEO Bukaka Teknik Utama, Afifuddin Kalla.

Adapun sektor kesehatan dan farmasi dibuka oleh Executive Director MSN Labs Mandha Nikhil Teja Reddy, serta CEO Mayapada Hospital Jonathan Thahir.

Pembicara di sektor transisi energi adalah Director Indian Oil Senthil Kumar Director yang akan didampingi CEO PT Pertamina Simon A Mantiri.

Sedangkan diskusi mengenai sektor teknologi akan dibawakan oleh  Co-Founder & CEO AIon OS C P Gurnani serta CEO GoTo Group, Patrick Waluyo. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Di balik kegemilangannya di lapangan, situasi kontrak Abdulrahman Ghareeb menciptakan kegelisahan bagi para pendukung Al Nassr. Apakah ia akan perbarui kontrak?
Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyoroti lapangan Aspmyra Stadium setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt. Hasil itu membuat Nerazzurri sulit lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni kini kembali menjabat sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada rapat pleno komisi hari ini, Kamis (19/2/2026).
Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan warga Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, melaporkan R dan K terkait kasus penipuan yang berkedok investasi. 
Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

179 korban penipuan seleksi CPNS bodong sindir gaya hidup mewah Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania yang hedonis tapi belum bayar ganti rugi Rp8,1 miliar.
Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan harga cabai rawit merah di Jakarta merangkak naik saat awal bulan Ramadhan.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT