News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi WNA Ukraina Dirampok Mafia Rusia Pakai Mobil Alphard di Bali, Korban Disekap dan Dihajar hingga Kripto di Binance Dikuras

Dugaan perampokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh komplotan turis Rusia terhadap korban WNA Ukraina berinisial II di Bali kini serius ditangani Polisi.
Jumat, 31 Januari 2025 - 04:53 WIB
WNA Ukraina Dirampok Mafia Rusia Pakai Mobil Alphard di Bali.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus sorang warga Ukraina menjadi korban perampokan dan penganiayaan oleh sekelompok Warga Negara Asing (WNA) Rusia di kawasan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, viral menjadi sorotan.

Dugaan perampokan yang dilakukan oleh komplotan turis Rusia terhadap korban asal Ukraina berinisial II itu ternyata telah terjadi pada 15 Desember 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sampai saat ini Kepolisian Daerah Bali masih memburu komplotan WNA Rusia yang diduga berjumlah 9 orang tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, menjelaskan kronologi kejadian dugaan perampokan yang disertai dengan kekerasan tersebut.

Diketahui, korban bersama sopirnya berinisial A saat itu sedang melintas sekitar Jalan Tundun Penyu Dipal, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan dengan mengendarai mobil BMW warna putih.

Namun, mobil mereka tiba-tiba mereka dihadang oleh dua unit mobil yang salahh satunya merupakan kendaraan Alphard dan memblokade jalan dari depan, serta satu lainnya  dari arah belakang.

Berdasarkan video rekaman kamera di badan mobil, terlihat korban dihadang oleh gerombolan pelaku bertopeng dan berpakaian serba hitam.

Empat orang pelaku yang membawa senjata pisau, palu dan pistol kemudian memaksa korban dan sopirnya untuk naik ke  salah satu mobil dengan posisi tangan diborgol.

Selain itu, korban juga ditutup dengan ditutup dengan penutup kepala warna hitam.

Korban Dihajar hingga Berdarah dan Kripto Dikuras

Selanjutnya, korban dan sopirnya dibawa pelaku ke sebuah vila di daerah Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Saat tiba di vila, para pelaku mengambil secara paksa ponsel korban, memukul korban agar bersedia mentransfer aset uang kripto ke dua akun yang diduga milik pelaku

Sementara itu, bagian belakang juga dihadang oleh mobil pelaku lainnya. Pelaku yang diduga bersenjata memukul dan memaksa korban masuk ke dalam mobil pelaku.

Korban kemudian dibawa ke sebuah villa di kawasan Ubud, Gianyar. Selama disekap, korban dipaksa membuka akses dompet kripto (binance) miliknya dan diminta mentransfer aset kripto ke pelaku senilai Rp3,4 miliar.

"Mereka melakukan pemukulan serta memaksa pelapor untuk memberikan akun binance pelapor untuk diambil secara paksa aset kripto pelapor senilai 214.429,13808500 dolar AS atau sekitar Rp3.496.790.194," kata Kombes Pol Ariasandy, dikutip Jumat (31/1/2025).

Setelahnya, pelaku meninggalkan korban dalam keadaan terikat di villa. Beruntung, korban bisa menyelamatkan diri dan ditemukan warga dalam keadaan kotor dan terluka di tepi jalan. Diduga selama disekap, korban dianiaya oleh pelaku.

Hal itu dituturkan juga oleh salah satu warga yang menjadi saksi dan sempat menolong korban.

"Mulutnya dilakban, terus tangannya diborgol, dan ditutupi handuk. Polisi datang dengan cepat setelah dipanggil, karena letak kejadian tidak jauh dari Polsek Ubud. Dia (korban) tidak bisa Bahasa Inggris. Dia dalam keadaan kotor dan berdarah, mungkin jatuh di selokan karena mungkin kakinya sebelumnya diikat," ujar saksi bernama Gede Eka ke tvOne.

Saat ini, korban bersama kuasa hukumnya telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Bali. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

"Kasusnya sementara ditangani Ditreskrimum Polda Bali dan pelaku masih dalam lidik," imbuh Kombes Pol Ariasandy.

Korban diketahui mengalami luka di bagian telinga kanan yang berdarah, pergelangan kedua tangan, luka lebam di tangan kiri, luka lebam pada mata sebelah kiri, luka lebam di kepala belakang dan luka lebam pada pinggang sebelah kanan.

Kasus ini tentunya menimbulkan kekhawatiran di kalangan wisatawan asing dan masyarakat setempat.

Pihak berwenang di Bali saat ini sedang meningkatkan pengawasan dan keamanan di kawasan wisata untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Persib Rilis Jersey Khusus ASEAN Club Championship 2026-2027

Resmi! Persib Rilis Jersey Khusus ASEAN Club Championship 2026-2027

Persib resmi merilis jersey khusus ASEAN Club Championship 2026-2027 dengan desain Home dan Away. Ada makna khusus di balik motif serta harga yang ditawarkan.
TNI AL Gagalkan Rokok Ilegal dan Pupuk Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,8 Miliar

TNI AL Gagalkan Rokok Ilegal dan Pupuk Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,8 Miliar

TNI AL melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V gagalkan dua pengiriman barang ilegal yang berpotensi merugikan negara lebih dari Rp1,8 miliar rupiah.
Cristiano Ronaldo Masih Dipanggil Setelah Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Portugal Bongkar Alasannya

Cristiano Ronaldo Masih Dipanggil Setelah Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Portugal Bongkar Alasannya

Pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, berbicara soal alasan masih memanggil Cristiano Ronaldo. Sang megabintang sempat mengindikasikan hendak pensiun pada Piala Dunia 2026.
Resmi! Berikut Daftar Hari Libur Nasional 2027 yang Jumlahnya Ada 26 Hari

Resmi! Berikut Daftar Hari Libur Nasional 2027 yang Jumlahnya Ada 26 Hari

Wah tahun belum berganti, tetapi informasi daftar hari libur nasional 2027 sudah bisa diketahui. Hal ini sudah diumumkan Pemerintah, masyarakat bisa mengetahui.
Calon Jemaah Umrah Jombang Desak Kepastian Refund Usai PT Annisa Ahmada Travelindo Diblokir Kemenhaj RI

Calon Jemaah Umrah Jombang Desak Kepastian Refund Usai PT Annisa Ahmada Travelindo Diblokir Kemenhaj RI

Harapan berangkat ke Tanah Suci pada Oktober 2026 kini berubah menjadi penantian kepastian bagi sejumlah calon jemaah umrah asal Jombang.
Herlin Aprilin Lali Raih Perunggu Asian Games 2026, Medali Pertama dari Cabor Kano Indonesia

Herlin Aprilin Lali Raih Perunggu Asian Games 2026, Medali Pertama dari Cabor Kano Indonesia

Atlet kano Indonesia, Herlin Aprilin Lali, berhasil mengamankan medali perunggu pada Asian Games 2026 setelah tampil di nomor canoe single (C1) 200 meter putri.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Megawati Hangestri Akhirnya Blak-blakan soal Jordan Wilson, Ungkap Pertama Kali Bertemu

Megawati Hangestri Akhirnya Blak-blakan soal Jordan Wilson, Ungkap Pertama Kali Bertemu

Megawati Hangestri blak-blakan soal pertemuan pertamanya dengan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate. Sempat dikira pendiam, ternyata Wilson justru bikin Mega terkejut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT