GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum Kadin Anindya Bakrie Ungkap Indonesia dan India Bisa Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Global

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menyampaikan outlook ekonomi Indonesia pada Mayapada Group Executive Gathering 2025.
Selasa, 4 Februari 2025 - 18:59 WIB
Ketum Kadin Anindya Bakrie Ungkap Indonesia dan India Bisa Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Global
Sumber :
  • tvonenews.com, Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menyebut Indonesia dan India akan menjadi penopang perekonomian dunia. Ekonomi dua negara besar di Asia ini konsisten tumbuh rata - rata di atas 5 persen setiap tahunnya.

Di sisi lain, Anin sapaan akrab Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, bahwa China yang sebelumnya menjadi penopang pertumbuhan dunia mulai tumbuh melambat. Sementara Amerika Serikat sebagai negara dengan ekonomi terbesar dunia hanya tumbuh di bawah rata-rata yakni 2,2 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapan dan optimisme terhadap ekonomi Indonesia dan India tersebut, menurut Anin, telah menjadi perbincangan negara lain, termasuk dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos-Kloster, Swiss, beberapa waktu lalu. 

"Amerika (Serikat) lebih cepat, tapi masih di bawah rata-rata dunia, sekitar 2,2 persen lah, dunia kan 3 persenan, India dan Indonesia itu sama-sama di atas 5 persen, India lebih tinggi daripada kita, jadi mereka berpikir ini bisa menjadi penopang pertumbuhan di dunia," kata Anin saat berbicara di Mayapada Group Executive Gathering 2025 di Mayapada Tower 2, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Menurut Anin, peran kedua negara akan semakin penting di tengah meningkatnya sejumlah ketidakpastian pada era Trump 2.0, atau era kepresidenan Donald Trump periode kedua. Keyakinan pelaku bisnis global terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan India, terlihat saat diskusi yang dilakukan salah satu perusahaan konsultan papan atas bersama Direktur Pelaksana WEF.

Anin mengingatkan, salah satu ketidakpastian yang akan dialami negara-negara berkembang adalah volatilitas nilai tukar, seiring penguatan Dollar Amerika Serikat (AS).

Meski menciptakan ketidakpastian global, pada batas tertentu, beberapa keputusan Trump merupakan strategi pemerintah mereka untuk menciptakan kondisi terbaik bagi negara adidaya tersebut dan tidak bisa dihindari.

Tumbuh Inklusif

Meski berpotensi tumbuh di atas 5 persen dan menjadi penopang ekonomi dunia,  Anin mengungkapkan, Indonesia mempunyai target sendiri, bukan hanya bertumbuh, tapi bertumbuh dengan inklusivitas. 

Di sisi lain, Anin menuturkan, bahwa Indonesia memiliki pengalaman pada masa akhir orde baru hinga Reformasi yang sangat optimis dengan pertumbuhan ekonomi namun dengan kehati-hatian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun 1997, 1998, 2020, jadi ketika mengatakan optimis, optimisnya tentunya sangat hati-hati, tapi dunia mengharapkan Indonesia yang maju, dan saya rasa itu bagus untuk kita memanfaatkan peluang," tandasnya. (aha) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

BRI mencatatkan Return on Assets (ROA) naik menjadi 2,8%, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1% pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4% pada Triwulan I 2026.
Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT