GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program BRI Menanam - Grow & Green di Tanjung Prepat Berau Serap Karbon 2.987 CO2e (Kg) per Tahun dan Dorong Ekonomi Masyarakat

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan program BRI Menanam - Grow & Green yang dilaksanakan di lahan kritis yang terletak kampung Tanjung Prepat, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
Rabu, 12 Februari 2025 - 13:13 WIB
Program BRI Menanam - Grow & Green
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - BRI terus memberikan kontribusi nyata dalam melawan perubahan iklim. Tak sekedar membuat bumi tetap asri, langkah menjaga lingkungan ikut memberikan nilai secara ekonomi. 

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan program BRI Menanam - Grow & Green yang dilaksanakan di lahan kritis yang terletak kampung Tanjung Prepat, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di atas lahan kritis seluas 28 Ha tersebut, BRI Peduli melalui program BRI Menanam - Grow & Green menyalurkan bantuan 2.500 bibit tanaman durian yang telah ditanam Juni 2023. Di sela-sela penanaman bibit durian, juga dilakukan penanaman tanaman produktif seperti jagung, cabai dan sayuran lainnya.

Hasilnya, sejak dilakukan pada Juni 2023, tercatat sebanyak 85% tanaman utama masih bertahan hidup dengan rata-rata pertumbuhan mencapai satu meter per tahun dan berkontribusi terhadap penyerapan karbon sebanyak 2.987 CO2e (Kg). 

Tanaman durian yang mati karena kondisi cuaca dan hama dilakukan penyulaman secara berkala.

Keberhasilan ini tidak lepas dari praktik penanaman berkelanjutan yang dilakukan oleh BRI Peduli yang berkolaborasi bersama Yayasan Bakau Manfaat Universal (BakauMU) dan  Kelompok Tani (KT) setempat yaitu KT Berkah Usaha Sejahtera. 

Program ini tidak hanya mencakup penanaman bibit pohon durian namun juga dilakukan penyulaman bila terdapat bibit yang gagal tumbuh, melakukan monitoring tanaman, hingga perhitungan penyerapan karbon.

“Program ini memberikan tantangan sekaligus mengubah pola pikir masyarakat tentang pemanfaatan lahan melalui tanaman produktif, serta meningkatkan kapasitas kelompok dalam manajemen waktu dan tanggung jawab kelembagaan”, ujar pendamping Lapangan Program BRI Menanam Grow & Green Tanjung Prepat Sufriady Syam, dalam keterangannya, Rabu (12/2/2025). 

Selain keberhasilan tanaman yang masih bertahan hidup, program BRI Menanam - Grow & Green di Tanjung Prepat juga berhasil medorong perekonomian masyarakat melalui keberadaan tanaman sela. 

Pada januari 2025, KT Berkah Usaha Sejahtera berhasil melakukan panen 62 kg jagung manis, 160 kg jagung pakan, dan 60 kg cabai. 

“Kami mendapatkan banyak manfaat dari program ini, mulai dari peningkatan kapasitas teknologi hingga metode modern dalam pertanian. Program ini juga meningkatkan pendapatan kelompok melalui pemanfaatan tanaman sela seperti jagung dan cabai” ungkap Sekretaris KTH Berkah Usaha Sejahtera Samsul Bahri.

Samsul mengaku banyak manfaat atau keuntungan yang diperoleh dengan adanya program ini, di mana petani bisa mendapatkan penghasilan/upah kerja dan tentunya ada keuntungan dari penjualan yang mereka tanam. Program ini memberikan dampak positif pada peningkatan pendapatan petani sebesar 15%.

“Nantinya tanaman durian yang dipanen akan dibagi juga keuntunganya. Saat program sudah selesai, kami pastikan akan terus melanjutkan perawatan kebun”, tegasnya.

Pada kesempatan terpisah Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa BRI terus berupaya memperluas program-program keberlanjutan lingkungan yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat. Hal ini menjadi langkah konkret menuju terciptanya ekosistem yang lestari sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

“Kelompok tani setempat tentunya akan mendapatkan manfaat yang besar dari program ini seperti peningkatan kapasitas kelompok melalui program pendampingan, pemahaman mendalam tentang praktek pertanian berkelanjutan, serta akses terhadap modal dan pelatihan untuk mengelola tanaman sela seperti jagung dan cabai”, ungkapnya.

Ia menegaskan, Program BRI Menanam - Grow & Green yang telah dimulai sejak 2022 ini telah memberikan dampak yang secara nyata dapat membantu mengatasi perubahan iklim dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui berbagai aktivitas yang mendukung upaya pemulihan ekosistem baik di laut maupun di darat.

“Ini adalah bentuk komitmen BRI dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan kinerja berkelanjutan yang berbasis Environment, Social and Governance (ESG).  Program ini menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan yang memiliki tujuan untuk melestarian lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatan perekonomian”, ungkap Catur.

Program BRI Menanam - Grow & Green di Tanjung Prepat merupakan salah satu bagian dari Program Grow & Green Reforestation yang merupakan penanaman pohon di lahan-lahan kritis, yang memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar sekaligus pemberdayaan kelompok masyarakat di sekitar. 

Sejak dilaksanakan pada 2022, program ini telah menanam sebanyak 1.056.927 tanaman produktif dan bakau dengan potensi penyerapan karbon sebanyak 18.946,2 ton CO2e per tahun.

“Kegiatan penanaman pohon produktif juga merupakan upaya nyata dalam membantu pemerintah mengurangi dampak buruk dari lahan kritis seperti banjir, longsor, dan kekeringan, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi dan adaptasi perubahan iklim”, tegasnya. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Tak Sabar Hadapi MotoGP Brasil 2026 Akhir Pekan Ini, Joan Mir Yakin Dirinya Bisa dengan Mudah untuk.....

Sudah Tak Sabar Hadapi MotoGP Brasil 2026 Akhir Pekan Ini, Joan Mir Yakin Dirinya Bisa dengan Mudah untuk.....

Rider Honda, Joan Mir, menatap MotoGP Brasil 2026 dengan penuh optimisme usai menjalani race yang mengecewakan pada seri pembuka di Thailand.
Kembali Dipanggil, Beckham Putra Buka Suara soal Persaingan Ketat di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Kembali Dipanggil, Beckham Putra Buka Suara soal Persaingan Ketat di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Beckham Putra Nugraha kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Pemain Persib Bandung itu menyadari persaingan ketat di lini sayap
Pedagang Mie Ayam Ditabrak Mobil di Kelapa Gading, Gerobak Rusak dan Barang Dagangan Berserakan

Pedagang Mie Ayam Ditabrak Mobil di Kelapa Gading, Gerobak Rusak dan Barang Dagangan Berserakan

Seorang pedagang mie ayam ditabrak mobil di sekitar Boulevard Raya Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (19/3/2026). 
Jalang Putusan Isbat, Kemenag: Ketinggian Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Kriteria MABIMS

Jalang Putusan Isbat, Kemenag: Ketinggian Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Kriteria MABIMS

Tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS)
Tambah Skuad Lokal, Malaysia Tanpa 7 Pemain Naturalisasi di Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027 Kontra Vietnam

Tambah Skuad Lokal, Malaysia Tanpa 7 Pemain Naturalisasi di Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027 Kontra Vietnam

Malaysia sudah dipastikan tersingkir setelah AFC memberikan sanksi kalah WO di dua laga melawan Vietnam dan Nepal imbas tampilnya tujuh pemain naturalisasi di Kualifikasi Piala Asia 2027. 
Dihantam Cedera ACL, Miliano Jonathans Tuai Simpati di Belanda

Dihantam Cedera ACL, Miliano Jonathans Tuai Simpati di Belanda

Miliano Jonathans harus mengakhiri musim lebih cepat setelah mengalami cedera ACL saat membela Excelsior Rotterdam. Dukungan pun mengalir di Belanda untuknya.

Trending

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT