GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Economic Summit (IES) 2025 Dihadiri 1.500 Tamu Lintas Negara, Menteri hingga Eks Wapres Gandeng Swasta: Ini yang Dihasilkan

Indonesia Economic Summit (IES) 2025 jadi ajang kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif.
Selasa, 18 Februari 2025 - 14:35 WIB
Menko Airlangga Hartarto, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wapres RI 2009-2014 Boediono, dan Ketua Dewas IBS Arsjad Rasjid bersama sejumlah pengusaha membuka Indonesia Economic Summit (IES 2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.comIndonesia Economic Summit (IES) 2025 resmi digelar di Jakarta dengan lebih dari 1.500 peserta dari 48 negara.

Acara ini diselenggarakan oleh Indonesian Business Council (IBC) selama dua hari di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 18-19 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seminar ekonomi yang digelar secara akbar ini menghadirkan 100 pembicara yang terdiri dari pemangku kebijakan, pemimpin bisnis, pakar ekonomi, serta akademisi.

Forum ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar sektor dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif.

Ketua Dewan Pengawas IBC, Arsjad Rasjid, menegaskan bahwa IES 2025 berfokus pada dua tema utama, yaitu growth dan prosperity. Kedua tema ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi langkah-langkah konkret di berbagai sektor.

“Kami berharap IES 2025 bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan menjadi titik balik bagi gagasan-gagasan besar yang bisa diwujudkan dalam aksi nyata. Kami ingin memastikan bahwa setiap diskusi dalam IES 2025 memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Arsjad dalam pidato pembukanya, Selasa (18/2/2025).

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif hanya bisa dicapai jika ada kerja sama yang erat di semua sektor.

Oleh karena itu, IES 2025 juga bertujuan memperkuat sinergi dengan pemerintah guna mendorong kebijakan yang ramah investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, CEO IBC Sofyan Djalil menekankan bahwa IES 2025 harus menjadi momentum untuk meningkatkan peran sektor swasta dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, hal ini hanya bisa terjadi jika ada kebijakan publik yang mendukung daya saing bisnis dan mempermudah aktivitas ekonomi.

“IES 2025 akan menjadi wadah bagi pemimpin bisnis, pakar ekonomi, dan pembuat kebijakan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menciptakan kebijakan publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Sofyan.

IES 2025 menghadirkan diskusi mengenai tantangan dan peluang ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa topik yang dibahas dalam acara ini antara lain adalah strategi ekonomi untuk pertumbuhan berkelanjutan, yang membutuhkan visi dan kebijakan yang jelas.

Tak hanya itu, seminar ini juga menyoroti kebijakan moneter dan keuangan guna menjaga stabilitas ekonomi makro sambil tetap mendorong pertumbuhan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember memperkuat pemahaman pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan energi nasional.
Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. 
Kolaborasi dengan Korsel, Kemendagri Genjot Penguatan NTPD 112

Kolaborasi dengan Korsel, Kemendagri Genjot Penguatan NTPD 112

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan penguatan dan pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.
Kasus Penusukan Pelajar di Kawasan SMAN 3 Yogyakarta Dipastikan Bukan Klitih, Dipicu Duel Antar Geng

Kasus Penusukan Pelajar di Kawasan SMAN 3 Yogyakarta Dipastikan Bukan Klitih, Dipicu Duel Antar Geng

Aparat kepolisian memastikan insiden penusukan yang menewaskan seorang pelajar di kawasan SMAN 3 Yogyakarta bukan merupakan aksi kekerasan jalanan atau klitih. 
Pevoli Amerika Ini Kirim Pesan Menyentuh untuk Megawati Hangestri jelang Duetnya di Hyundai Hillstate

Pevoli Amerika Ini Kirim Pesan Menyentuh untuk Megawati Hangestri jelang Duetnya di Hyundai Hillstate

Antusiasme tinggi mengiringi langkah baru pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi di kancah V-League Korea Selatan. Rekan barunya Jordan Wilson asal
Pramono Resmikan Arena Ring Tinju dan Skate Park di Kolong Flyover Pasar Rebo Jaktim

Pramono Resmikan Arena Ring Tinju dan Skate Park di Kolong Flyover Pasar Rebo Jaktim

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena ring tinju dan skate park di kolong Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Senin (18/5/2026). Peresmian

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT