News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Indonesia Masuk Daftar 6 Besar Negara dengan Upah Minimum Terendah di Dunia, Jadi Faktor Tren Tagar #KaburAjaDulu?

Indonesia masuk negara dengan upah minimum terendah di dunia, bahkan jauh lebih rendah dari negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) yang lain, kecuali Filipina.
Senin, 24 Februari 2025 - 05:08 WIB
Indonesia Masuk Daftar 6 Besar Negara dengan Upah Minimum Terendah di Dunia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia masuk dalam daftar enam besar negara dengan upah minimum terendah di dunia tahun 2025.

Menurut laporan Velocity Global, Indonesia dimasukkan dalam daftar tersebut berdasarkan upah minimum provinsi (UMP) terendah yang ada di Tanah Air, yakni UMP Jawa Tengah yang hanya sekitar Rp2 jutaan saja per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun bukan berdasarkan upah minimum rata-rata, laporan tersebut berupaya menunjukkan disparitas upah yang signifikan di negara-negara maju dan negara berkembang.

Jika dilihat berdasarkan rata-rata, upah minimum di Indonesia juga memang tidak terlalu besar karena hanya Rp3,69 juta per bulan dari tahun 2012 hingga 2025 (data Trading Economics).

Diketahui, Velocity Global sendiri merupakan perusahaan konsultan sumber daya manusia dan manajemen tenaga kerja internasional, yang sering menganalisis data upah minimum serta pendapatan rata-rata pekerja berbagai negara di dunia.

Beberapa negara di Asia dan Afrika mendominasi daftar negara dengan upah minimum paling rendah.

Oleh karena itu, rendahnya upah pekerja masih menjadi tantangan besar bagi sebagian negara, khususnya Indonesia, meskipun pemerintah mengklaim perekonomian RI tetap kuat dan stabil.

Pada tahun 2025, pemerintah sejatinya telah memukul rata kenaikan upah minimum hingga sebesar 6,5% dari UMP dan UMK tahun 2024.

Namun, upah di Indonesia tetap masuk dalam nominasi terendah di antara negara-negara lain di dunia. Bahkan, upah minimum Indonesia jauh lebih rendah dari negara-negara Asia Tenggara yang lain, kecuali Filipina.

Berikut adalah daftar negara dengan upah minimum terendah di dunia berdasarkan laporan Velocity Global 2025, termasuk dengan asumsi kurs Rp16.300/dolar:

1. Nigeria - US$42 setara Rp684.600

2. India - US$64 setara Rp1.043.200 

3. Uzbekistan - US$90 setara Rp1.467.000

4. Pakistan - US$115 setara Rp1.874.500

5. Filipina - US$121 setara Rp1.972.300

6. Indonesia - US$128 setara Rp2.086.400 (Provinsi Terendah: Jawa Tengah)

7. Vietnam - US$137 hingga US$196 setara Rp2.233.100 hingga Rp3.194.800 (Upah Minimum Regional – Pegawai Swasta)

8. Kazakhstan - US$170 setara Rp2.771.000 

9. Armenia - US$193 setara Rp3.145.900

10. Ukraina - US$193 setara Rp3.145.900

Upah Rendah Jadi Faktor Tren Tagar #KaburAjaDulu?

Beberapa waktu terakhir, tagar #KaburAjaDulu menjadi trending di berbagai media sosial.

Jika ditelaah, tren ini sebetulnya menjadi sebuah alarm sosial yang menunjukkan keresahan kolektif masyarakat Indonesia.

Isu yang menyertai tren tagar #KaburAjaDulu antara lain adalah kejenuhan masyarakat luas yang mulai pesimis dengan harapan untuk mendapatkan hidup yang lebih baik di negeri sendiri.

Salah satu yang menjadi faktor ramainya tagar #KaburAjaDulu adalah soal kecilnya upah atau gaji yang diterima pekerja di Indonesia, serta minimnya lapangan kerja.

Hingga pada akhirnya, tidak sedikit netizen yang membagikan perbandingan upah dan kelayakan hidup di Indonesia dan negara-negara lain.

Namun, tren tegar #KaburAjaDulu rupanya bukan sekadar urusan lesunya ekonomi masyarakat, melainkan sebuah rasa frustasi mendalam terhadap arah kebijakan dan berbagai kepelikan yang ada di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, sebagian pemangku kepentingan justru memberikan tanggapan 'kurang peka' terhadap esensi keresahan masyarakat.

Misalnya, hal itu terlihat dari beberapa anggota Kabinet Merah Putih di Istana yang justru mempersilakan warga yang ingin kabur ke luar negeri.

“Kalau mau merantau itu bagus, lho. Kalau mau merantau,” Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, di Istana Kepresidenan, Senin (17/2/2025).

Hasan hanya mengingatkan bahwa WNI yang ingin mencari peluang di luar negeri harus memiliki keterampilan yang mumpuni serta harus paham prosedur di negara luar.

Suara Hasan itu tak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel.

"Hastag-hastag enggak apa-apa lah, masak hastag kami peduliin," kata Wamenaker Noel di Jakarta Pusat, pada Senin, (17/2).

Noel justru mempersilahkan WNI yang ingin pergi dari Indonesia, sekaligus mengimbau agar mereka tidak kembali perlu lagi ke Indonesia.

"Mau kabur, kabur aja lah. Kalau perlu jangan balik lagi," ucapnya seolah tak acuh.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, juga memberikan tanggapan yang mirip.

Namun, Nusron juga menyayangkan sejumlah WNI di luar negeri yang seolah mengajak masyarakat kabur dari Indonesia.

"Kita di sini ngajak orang, ayo yang di luar, ayo kita kembali bangun Indonesia baru, bangun Indonesia bareng-bareng. Kita memanggil putra-putra terbaik Indonesia untuk membangun Indonesia ke depan ini. Kok malah menginstruksikan, yuk kita cabut aja. Ya kalau kamu mau cabut, ya cabut aja," kata Nusron saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (21/2).

Namun demikian, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai tren #KaburAjaDulu sebenarnya memang tantangan bagi pemerintah, terutama untuk menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Menaker juga menilai tagar #KaburAjaDulu perlu menjadi perhatian dan catatan bagi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini tantangan buat kami kalau memang itu adalah terkait dengan aspirasi mereka. Ayo pemerintah create better jobs, itu yang kemudian menjadi catatan kami dan concern kami," kata Yassierli saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2).

Menurutnya, tren #KaburAjaDulu bukan berarti ajakan untuk kabur, tetapi keinginan masyarakat agar mendapatkan peluang lebih dalam memperoleh pekerjaan, upah lebih baik, serta kepastian hidup yang dijamin negara. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pidato Prabowo Bikin Rupiah Menguat ke Rp17.827 per Dolar AS, Investor Soroti Target RAPBN 2027

Pidato Prabowo Bikin Rupiah Menguat ke Rp17.827 per Dolar AS, Investor Soroti Target RAPBN 2027

Rupiah menguat 50 poin ke Rp17.827 per dolar AS setelah pidato RAPBN 2027 Presiden Prabowo. Investor menilai target pertumbuhan ekonomi, rupiah, dan defisit masih dapat diterima.
Tepis Cewek Baju Putih di Booth Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Nadhea Devi: Saya Panik

Tepis Cewek Baju Putih di Booth Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Nadhea Devi: Saya Panik

Nadhea Devi membantah sebagai cewek berbaju putih dalam kasus penistaan agama di booth brand Newport lewat challenge hafalan surah Al-Quran berhadiah miras.
Daniel Cormier Ungkap Alasan Khabib Nurmagomedov Lebih Layak Jadi GOAT daripada Jon Jones dan Anderson Silva

Daniel Cormier Ungkap Alasan Khabib Nurmagomedov Lebih Layak Jadi GOAT daripada Jon Jones dan Anderson Silva

Rekor sempurna 29-0 membuat Khabib Nurmagomedov punya alasan kuat untuk disebut sebagai GOAT UFC. Daniel Cormier pun menilai tidak ada petarung lain yang mampu.
Pesan Menohok Prabowo untuk Pemerintah Pusat dan Daerah: Daripada Foya-foya untuk Ultah, Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

Pesan Menohok Prabowo untuk Pemerintah Pusat dan Daerah: Daripada Foya-foya untuk Ultah, Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

Presiden Prabowo Subianto berikan pesan menohok kepada jajarannya, agar seluruh pemerintah baik pusat maupun daerah untuk tidak mudah membuang-buang anggaran.
Legenda Belanda Setuju 100 Persen, Eks Pelatih Timnas Indonesia Layak Jadi Asisten Xavi

Legenda Belanda Setuju 100 Persen, Eks Pelatih Timnas Indonesia Layak Jadi Asisten Xavi

Legenda Belanda menilai eks pelatih Timnas Indonesia sangat ideal menjadi asisten Xavi karena dipercaya penuh, fasih bahasa, dan paham sepak bola Belanda kini.
Presiden Prabowo Apresiasi Langkah Danantara dalam Buktikan Kinerja, Pengamat: Sangat Mungkin Diteruskan di Masa Depan

Presiden Prabowo Apresiasi Langkah Danantara dalam Buktikan Kinerja, Pengamat: Sangat Mungkin Diteruskan di Masa Depan

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah Danantara dalam melakukan perampingan jumlah badan usaha milik negara (BUMN)

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT