Profil Rosan Roeslani, Pengusaha Sekaligus Menteri Investasi yang Kini Jadi CEO Danantara, Punya Harga Rp864 Miliar
- tvonenews.com/Abdul Gani Siregar
Kemudian, Rosan juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015-2021.
Rosan Roeslani juga sempat menduduki peringkat ke-87 dalam daftar Orang Terkaya Indonesia versi Forbes 2021 dengan nilai kekayaan US$450 juta.
Sebagai Ketua Umum Kadin, Rosan turut aktif membantu pemerintah dan menduduki beberapa pos, diantaranya menjadi Ketua Satuan Tugas Omnibus Law, Ketua Badan Penasihat Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) 2019-2021, Wakil Ketua Satgas Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) 2020-2021, serta Wakil Ketua Courtesy Board Masyarakat Ekonomi Syariah Indonesia.
Setelah selesai menjabat sebagai Ketua Umum Kadin, Rosan dilantik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada periode 2021-2023.
Dirinya kemudian dipilih untuk mengisi pos Wakil Menteri BUMN pada Juli 2023 menggantikan Pahala N. Mansury yang digeser menjadi Wakil Menteri Luar Negeri. Jabatan Wakil Menteri BUMN tak lama dipegang oleh Rosan.
Dia mengajukan surat pengunduran diri pada 24 Oktober 2023 karena turut terlibat dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 sebagai Ketua Umum TKN.
Harta Kekayaan Rosan Roeslani
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rosan Roeslani tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp864 miliar.
Dia terakhir melaporkan LHKPN-nya itu pada 2024. Harta Rosan mayoritasnya berada di aset tanah dan bangunan sebesar Rp511 miliar. Aset itu tersebar di Surabaya, Lombok Barat, Badung Jakarta Selatan hingga Denpasar.
Kemudian, Rosan juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1,8 miliar. Tercatat, kendaraan yang menunjang mobilitasnya itu yakni Lexus LM35 (2020) senilai Rp1,5 miliar.
Selain itu, Rosan juga memiliki motor Piaggio (2001) Rp9,5 juta dan mobil VW (1962) Rp250 juta. Adapun, Rosan juga memiliki harta bergerak lainnya Rp20 miliar dan surat berharga Rp15 miliar.
Selanjutnya, kas dan setara kas Rp61 miliar dan harta lainnya Rp253,7 miliar. Dalam laporannya itu, Rosan juga tercatat tak memiliki utang. (nba)
Load more