GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Gelombang PHK, Masih Banyak Peluang Kerja yang Menanti

Maraknya PHK di sektor manufaktur memicu kekhawatiran. Namun, pemerintah optimistis banyak peluang kerja yang baru tersedia, termasuk di Garut dan dari Huawei.
Sabtu, 1 Maret 2025 - 04:35 WIB
Ilustrasi PHK
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur belakangan ini memicu kekhawatiran di kalangan pekerja. Namun, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan optimistis bahwa masih banyak lapangan kerja yang tersedia bagi mereka yang terdampak.

“Kita akan mencari industri yang membuka lapangan pekerjaan. Hari Senin, saya akan datang ke Garut, Jawa Barat. Di situ ada penerimaan lapangan pekerjaan sekitar sepuluh ribu,” ujar Immanuel saat ditemui di Jakarta, Jumat (28/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei, juga akan membuka sekitar 30 ribu lowongan kerja di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para pencari kerja di tengah gelombang PHK yang sedang melanda.

Meski demikian, Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terus mendesak pemerintah untuk melindungi buruh dari ancaman PHK massal yang kian mengkhawatirkan. Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, menjelaskan bahwa gelombang PHK massal menjadi alasan utama rencana aksi unjuk rasa yang bertujuan menyelamatkan industri nasional dan menekan angka pengangguran.

PHK bertahap yang terjadi di PT Sanken Indonesia hingga Juni 2025 menjadi contoh nyata dari ancaman PHK di sektor industri elektronik. Tidak hanya itu, perusahaan elektronik asal Jepang, PT Yamaha Music Indonesia, di Cibitung, Kabupaten Bekasi, juga telah memberhentikan 400 orang pekerja pada akhir Desember 2024.

“Ini menjadi alarm darurat ancaman PHK puluhan ribu karyawan pada sektor industri elektronik dan lainnya,” ujar Said Iqbal.

Partai Buruh dan KSPI mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk bekerja sama secara maksimal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri nasional dan menghindari PHK besar-besaran, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Di tengah situasi yang menantang ini, pemerintah optimistis bahwa masih banyak peluang kerja yang bisa dimanfaatkan, terutama di sektor yang sedang berkembang. “Kami akan terus berusaha membuka peluang kerja baru untuk menyerap tenaga kerja yang terdampak PHK,” tegas Immanuel.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan pekerja, diharapkan krisis PHK dapat teratasi dan perekonomian nasional tetap kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun gelombang PHK masih membayangi, kehadiran lapangan kerja baru dari berbagai sektor memberikan harapan bagi para pekerja. Bagi mereka yang terdampak, ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan keterampilan dan beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Pemerintah dan pelaku industri diharapkan terus bersinergi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih stabil dan berkelanjutan, sehingga para pekerja tetap memiliki peluang untuk berkembang dan berkontribusi pada perekonomian nasional. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Sabtu 16 Mei: Kuasai Sesi Latihan, KTM Siap Tebar Ancaman pada Ducati dan Aprilia di Barcelona

Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Sabtu 16 Mei: Kuasai Sesi Latihan, KTM Siap Tebar Ancaman pada Ducati dan Aprilia di Barcelona

Jadwal MotoGP Catalunya 2026 Sabtu 16 Mei akan menyuguhkan sesi kualifikasi dan Sprint Race yang diprediksi menghadirkan persaingan ketat.
Presiden Prabowo akan Resmikan Museum Ibu Marsinah dan Panen Raya Jagung Nasional

Presiden Prabowo akan Resmikan Museum Ibu Marsinah dan Panen Raya Jagung Nasional

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda nasional pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Provinsi Jawa Timur.
Jukir di Jakarta Bakal Ditangkap Polisi Jika Lakukan Ini

Jukir di Jakarta Bakal Ditangkap Polisi Jika Lakukan Ini

Polda Metro Jaya mengimbau warga untuk melapor bila ada unsur pungutan liar atau pemalakan oleh juru parkir atau jukir.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT