News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil 8 Taipan Indonesia yang Hadir di Istana, Boy Thohir Jadi yang Termuda

Delapan taipan hadir di Istana: Prajogo, Salim, Aguan, Widjaja, Tahir, Riady, Winata, Thohir. Mereka berperan di sektor pangan, energi, properti, dan kesehatan.
Jumat, 7 Maret 2025 - 11:52 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto temui pengusaha Sugianto Kusuma (Aguan), Anthony Salim, Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Franky Widjaja, Dato Sri Tahir, James Riady, dan Tomy Winata di Istana Kepresidenan RI.
Sumber :
  • Instagram/@sekretariat.kabinet

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menerima delapan konglomerat Indonesia dalam sebuah pertemuan strategis di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 6 Maret 2025. 

Agenda utama diskusi mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, serta pengelolaan investasi nasional melalui Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran para taipan ini mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Mengenal Para Konglomerat dan Urutan Usia Mereka

Delapan pengusaha besar yang hadir dalam pertemuan ini merupakan tokoh-tokoh berpengaruh dalam dunia bisnis Indonesia. 

Berikut profil singkat mereka berdasarkan urutan usia serta perkiraan kekayaan mereka berdasarkan data terbaru:

  1. Prajogo Pangestu (79 tahun) - Kekayaan: USD 48,5 miliar
    Pendiri Barito Pacific Group ini awalnya berkecimpung di industri kayu sebelum merambah ke petrokimia dan energi. Ia juga berkontribusi dalam pengembangan industri hijau dan keberlanjutan lingkungan di Indonesia.

  2. Dato Sri Tahir (72 tahun) - Kekayaan: USD 4,6 miliar
    Pendiri Mayapada Group ini memiliki bisnis di perbankan, rumah sakit, dan properti. Ia dikenal sebagai filantropis yang telah menyumbangkan dana besar untuk pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial di Indonesia serta luar negeri.

  3. Anthony Salim (75 tahun) - Kekayaan: USD 10,4 miliar
    Sebagai CEO Salim Group, Anthony Salim mengendalikan berbagai sektor bisnis, termasuk makanan, ritel, dan perbankan. Ia juga berperan dalam pengembangan industri pangan nasional, memastikan ketahanan pangan melalui produksi beras dan mi instan yang terjangkau.

  4. Sugianto Kusuma (Aguan) (71 tahun) - Kekayaan: Tidak dipublikasikan secara luas
    Dikenal dengan nama Aguan, ia merupakan pendiri Agung Sedayu Group, pengembang properti ternama yang membangun perumahan, pusat perbelanjaan, dan kawasan komersial prestisius di Indonesia. Ia juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur kota besar di Indonesia.

  5. Tomy Winata (67 tahun) - Kekayaan: Tidak dipublikasikan secara luas
    Pendiri Artha Graha Group ini memiliki bisnis di bidang perbankan, properti, dan infrastruktur. Ia aktif dalam berbagai inisiatif sosial, termasuk bantuan kebencanaan dan pelestarian lingkungan.

  6. Franky Widjaja (66 tahun) - Kekayaan: USD 9,7 miliar
    Sebagai salah satu pemimpin Sinar Mas Group, Franky Widjaja mengelola berbagai bisnis, mulai dari pulp dan kertas hingga agribisnis dan jasa keuangan. Ia memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan hutan lestari dan keberlanjutan industri sawit.

  7. James Riady (65 tahun) - Kekayaan: Tidak dipublikasikan secara luas
    Sebagai CEO Lippo Group, James Riady mengembangkan bisnisnya di sektor properti, kesehatan, pendidikan, dan teknologi digital. Ia telah mendirikan sejumlah rumah sakit dan universitas untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan di Indonesia.

  8. Garibaldi 'Boy' Thohir (59 tahun) - Kekayaan: USD 2,6 miliar
    Boy Thohir merupakan Presiden Direktur Adaro Energy, perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Selain sektor energi, ia juga aktif berinvestasi di perbankan dan teknologi. Ia berkontribusi dalam pengembangan energi bersih dan proyek transisi energi di Indonesia.

Kontribusi Taipan terhadap Pembangunan Indonesia

Para taipan yang hadir dalam pertemuan ini tidak hanya berperan dalam dunia bisnis, tetapi juga turut serta dalam berbagai program sosial dan pembangunan nasional:

  • Pendidikan: James Riady dan Dato Sri Tahir telah mendirikan sekolah dan universitas guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

  • Kesehatan: Franky Widjaja dan Dato Sri Tahir aktif dalam pembangunan rumah sakit serta penyediaan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

  • Infrastruktur dan Perumahan: Sugianto Kusuma dan Tomy Winata berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur kota serta penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat kelas menengah dan bawah.

  • Ketahanan Pangan: Anthony Salim berperan besar dalam industri pangan, memastikan pasokan makanan bagi masyarakat Indonesia.

  • Keberlanjutan dan Lingkungan: Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja mengembangkan industri hijau serta inisiatif keberlanjutan dalam bisnis mereka.

Sinergi Strategis untuk Masa Depan Indonesia

Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Dengan keterlibatan para taipan ini, diharapkan berbagai program strategis seperti MBG dan swasembada pangan dapat terwujud lebih cepat dan efektif. 

Investasi yang dikelola melalui BPI Danantara juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sinergi antara sektor publik dan swasta ini menunjukkan bahwa pembangunan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi aktif dari dunia usaha. 

Dengan kolaborasi yang erat, Indonesia dapat melangkah lebih jauh menuju kesejahteraan dan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT